Detail Katalog

ID: 29628
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

MARKETING POLITIK PARTAI NASDEM DALAM MENINGKATKAN KETERLIBATAN ANAK MUDA UNTUK MENJADI ANGGOTA PARTAI POLITIK DI PROVINSI GORONTALO / A. Reza ardika yasin

Pengarang:
A. Reza ardika yasin ; Heru Rochmansjah
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
partai politik
Deskripsi Fisik:
16 : Ilus
Nomor Panggil:
324.259 843 A. m
Control Number:
INLIS000000001192857
BIB ID:
0010-0126001302
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat keterlibatan anak muda dalam keanggotaan partai politik di Indonesia, sebagaimana terlihat dari berbagai survei nasional. Namun, Partai NasDem di Provinsi Gorontalo justru menunjukkan capaian berbeda, dengan persentase anggota partai dari kalangan anak muda mencapai 40%. Tingginya partisipasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai marketing politik seperti apa yang diterapkan oleh Partai NasDem hingga mampu menarik keterlibatan anak muda secara signifikan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis marketing politik Partai NasDem dalam meningkatkan keterlibatan anak muda sebagai anggota partai politik di Provinsi Gorontalo, serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam proses tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih melalui teknik purposive dan snowball sampling. Data dianalisis menggunakan teori marketing politik Firmanzah (2012) dengan pendekatan bauran marketing politik 4Ps (Product, Price, Promotion, Place), serta segmentasi dan positioning. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa marketing Partai NasDem meliputi penawaran produk politik berupa ideologi restorasi tanpa mahar, program “NasDem Memanggil”, dan kegiatan pelatihan serta festival yang menyasar anak muda. Strategi promosi dilakukan melalui media sosial dan kegiatan langsung. Harga didefinisikan dalam bentuk efisiensi anggaran dan pendekatan emosional, seperti penggunaan sapaan “Kakak”. Distribusi dilakukan merata hingga ke pelosok melalui pendekatan komunitas. Segmentasi dibagi berdasarkan karakteristik geografis dan demografis, sementara positioning dibangun melalui citra eksklusif namun inklusif. Hambatan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan akses internet, persepsi negatif anak muda terhadap partai politik, keterbatasan anggaran, dan tantangan dalam produksi konten digital yang menarik. Kesimpulan: marketing politik Partai NasDem di Provinsi Gorontalo dinilai cukup berhasil dalam meningkatkan keterlibatan anak muda menjadi anggota partai. Namun, beberapa hambatan struktural dan teknis masih perlu diatasi melalui penguatan kapasitas digital, edukasi politik, dan pencitraan partai yang konsisten agar keterlibatan anak muda dapat dipertahankan dan ditingkatkan ke depannya. Kata Kunci: Marketing Politik, Partai NasDem, Anak Muda, Keterlibatan Politik, Bauran Politik 4Ps
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07237/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192857 1
005 _ _ 20260129124846 2
035 # # $a 0010-0126001302 3
245 1 # $a MARKETING POLITIK PARTAI NASDEM DALAM MENINGKATKAN KETERLIBATAN ANAK MUDA UNTUK MENJADI ANGGOTA PARTAI POLITIK DI PROVINSI GORONTALO /$c A. Reza ardika yasin 4
100 _ # $a A. Reza ardika yasin 5
300 # # $a 16 : $b Ilus 6
700 _ # $a Heru Rochmansjah 7
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 8
082 # # $a 324.259 843 9
084 # # $a 324.259 843 A. m 10
650 # 4 $a partai politik 11
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat keterlibatan anak muda dalam keanggotaan partai politik di Indonesia, sebagaimana terlihat dari berbagai survei nasional. Namun, Partai NasDem di Provinsi Gorontalo justru menunjukkan capaian berbeda, dengan persentase anggota partai dari kalangan anak muda mencapai 40%. Tingginya partisipasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai marketing politik seperti apa yang diterapkan oleh Partai NasDem hingga mampu menarik keterlibatan anak muda secara signifikan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis marketing politik Partai NasDem dalam meningkatkan keterlibatan anak muda sebagai anggota partai politik di Provinsi Gorontalo, serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam proses tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih melalui teknik purposive dan snowball sampling. Data dianalisis menggunakan teori marketing politik Firmanzah (2012) dengan pendekatan bauran marketing politik 4Ps (Product, Price, Promotion, Place), serta segmentasi dan positioning. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa marketing Partai NasDem meliputi penawaran produk politik berupa ideologi restorasi tanpa mahar, program “NasDem Memanggil”, dan kegiatan pelatihan serta festival yang menyasar anak muda. Strategi promosi dilakukan melalui media sosial dan kegiatan langsung. Harga didefinisikan dalam bentuk efisiensi anggaran dan pendekatan emosional, seperti penggunaan sapaan “Kakak”. Distribusi dilakukan merata hingga ke pelosok melalui pendekatan komunitas. Segmentasi dibagi berdasarkan karakteristik geografis dan demografis, sementara positioning dibangun melalui citra eksklusif namun inklusif. Hambatan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan akses internet, persepsi negatif anak muda terhadap partai politik, keterbatasan anggaran, dan tantangan dalam produksi konten digital yang menarik. Kesimpulan: marketing politik Partai NasDem di Provinsi Gorontalo dinilai cukup berhasil dalam meningkatkan keterlibatan anak muda menjadi anggota partai. Namun, beberapa hambatan struktural dan teknis masih perlu diatasi melalui penguatan kapasitas digital, edukasi politik, dan pencitraan partai yang konsisten agar keterlibatan anak muda dapat dipertahankan dan ditingkatkan ke depannya. Kata Kunci: Marketing Politik, Partai NasDem, Anak Muda, Keterlibatan Politik, Bauran Politik 4Ps 12
856 # # $a - 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name