Detail Katalog
ID: 29643Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
EVALUASI PELAKSANAAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAN PERBAIKAN INFRASTRUKTUR JALAN DI KABUPATEN GARUT PROVINSI JAWA BARAT / Redi Herawan
Pengarang:
Redi Herawan ; Lambelanova, Rossy
Redi Herawan ; Lambelanova, Rossy
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Teknik Jalan Raya
Deskripsi Fisik:
13
13
Nomor Panggil:
625.759 824 41 RED e
625.759 824 41 RED e
Control Number:
INLIS000000001192872
INLIS000000001192872
BIB ID:
0010-0126001317
0010-0126001317
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Garut yang masih banyak mengalami kerusakan, meskipun telah menjadi prioritas kebijakan dengan dukungan anggaran dan perencanaan yang cukup besar, menunjukkan adanya kesenjangan antara perencanaan dan realisasi di lapangan yang berdampak pada terganggunya mobilitas, konektivitas wilayah, dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan kebijakan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan serta menelaah dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis evaluasi pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Garut. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi serta informan menggunakan teknik purposive sampling dari instansi terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Garut, dan masyarakat dengan menggunakan teori evaluasi kebijakan yang dikemukakan oleh William N. Dunn (2003) dengan enam dimensi analisis: efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat peningkatan dalam kualitas jalan setiap tahunnya, pelaksanaan kebijakan masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan anggaran, kondisi geografis yang sulit, serta koordinasi lintas sektor yang belum optimal.
Kesimpulan: Pelaksanaan kebijakan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Garut menunjukkan hasil yang belum optimal. Meskipun terdapat alokasi anggaran yang signifikan, banyak ruas jalan masih dalam kondisi kurang baik, terutama di daerah terpencil.
Kata Kunci: Evaluasi Kebijakan, Infrastruktur Jalan, Pembangunan Daerah
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan kebijakan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan serta menelaah dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis evaluasi pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Garut. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi serta informan menggunakan teknik purposive sampling dari instansi terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Garut, dan masyarakat dengan menggunakan teori evaluasi kebijakan yang dikemukakan oleh William N. Dunn (2003) dengan enam dimensi analisis: efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat peningkatan dalam kualitas jalan setiap tahunnya, pelaksanaan kebijakan masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan anggaran, kondisi geografis yang sulit, serta koordinasi lintas sektor yang belum optimal.
Kesimpulan: Pelaksanaan kebijakan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Garut menunjukkan hasil yang belum optimal. Meskipun terdapat alokasi anggaran yang signifikan, banyak ruas jalan masih dalam kondisi kurang baik, terutama di daerah terpencil.
Kata Kunci: Evaluasi Kebijakan, Infrastruktur Jalan, Pembangunan Daerah
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
07249/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192872 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260130020144 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126001317 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a EVALUASI PELAKSANAAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAN PERBAIKAN INFRASTRUKTUR JALAN DI KABUPATEN GARUT PROVINSI JAWA BARAT /$c Redi Herawan | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Redi Herawan | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 13 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24268 | 7 |
| 700 | 3 |
# |
$a Lambelanova, Rossy | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 625.759 824 41 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 625.759 824 41 RED e | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Teknik Jalan Raya | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Garut yang masih banyak mengalami kerusakan, meskipun telah menjadi prioritas kebijakan dengan dukungan anggaran dan perencanaan yang cukup besar, menunjukkan adanya kesenjangan antara perencanaan dan realisasi di lapangan yang berdampak pada terganggunya mobilitas, konektivitas wilayah, dan pertumbuhan ekonomi lokal. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan kebijakan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan serta menelaah dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis evaluasi pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Garut. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi serta informan menggunakan teknik purposive sampling dari instansi terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Garut, dan masyarakat dengan menggunakan teori evaluasi kebijakan yang dikemukakan oleh William N. Dunn (2003) dengan enam dimensi analisis: efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat peningkatan dalam kualitas jalan setiap tahunnya, pelaksanaan kebijakan masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan anggaran, kondisi geografis yang sulit, serta koordinasi lintas sektor yang belum optimal. Kesimpulan: Pelaksanaan kebijakan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Garut menunjukkan hasil yang belum optimal. Meskipun terdapat alokasi anggaran yang signifikan, banyak ruas jalan masih dalam kondisi kurang baik, terutama di daerah terpencil. Kata Kunci: Evaluasi Kebijakan, Infrastruktur Jalan, Pembangunan Daerah | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 29 Jan 2026