Detail Katalog
ID: 29782Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
EFEKTIVITAS PENERAPAN SISTEM INFORMASI PEMERINTAH DAERAH SEBAGAI PENUNJANG KINERJA KEUANGAN BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA DENPASAR PROVINSI BALI : - / aditya teken, I ketut
Edisi: -
Pengarang:
I Ketut Aditya Teken ; Arina Romarina
I Ketut Aditya Teken ; Arina Romarina
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Keuangan Daerah
Deskripsi Fisik:
12 : Ilus ; - -
12 : Ilus ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
352.485 986 221 I K e
352.485 986 221 I K e
Control Number:
INLIS000000001193011
INLIS000000001193011
BIB ID:
0010-0226000095
0010-0226000095
Catatan
Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD)
adalah sistem inovatif yang disusun oleh Pemerintah Pusat untuk mendukung
penyelenggaraan pemerintahan daerah pada pengelolaan keuangan daerah. Namun,
dalam penerapannya sering terjadi gangguan dan kendala teknis. Tujuan: Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efektivitas penerapannya,
menganalisis faktor penghambat dan upaya yang dilakukan, serta upaya yang dilakukan
agar penerapan sistem menjadi efektif. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan
deskriptif dengan metode kualitatif, dan teknik pengumpulan data mencakup wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Penulis melakukan beberapa langkah untuk menganalisis
data yang telah dikumpulkan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.
Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, menunjukkan bahwa
penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) belum efektif karena
kurangnya sosialisasi, pelatihan, dan diklat, kurangnya keahlian tenaga pendamping dan
sumber daya manusia dalam penggunaan sistem, lambatnya tanggapan dari Pemerintah
Pusat terhadap masalah yang dilaporkan oleh dinas, serta sistem pengelolaan keuangan
yang belum berjalan seluruhnya. Upaya yang dilakukan dengan tetap menjalin koordinasi
dan kolaborasi dengan pemerintah pusat, mengikuti pelatihan dan bimbingan teknis, serta
menggunakan sistem pendamping dalam pembuatan laporan keuangan. Kesimpulan:
Dengan demikian, sistem ini belum efektif dalam penerapannya dan diperlukannya
pelatihan rutin pendampingan dan penyempurnaan aplikasi kembali agar pelaksanaannya
efektif.
adalah sistem inovatif yang disusun oleh Pemerintah Pusat untuk mendukung
penyelenggaraan pemerintahan daerah pada pengelolaan keuangan daerah. Namun,
dalam penerapannya sering terjadi gangguan dan kendala teknis. Tujuan: Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efektivitas penerapannya,
menganalisis faktor penghambat dan upaya yang dilakukan, serta upaya yang dilakukan
agar penerapan sistem menjadi efektif. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan
deskriptif dengan metode kualitatif, dan teknik pengumpulan data mencakup wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Penulis melakukan beberapa langkah untuk menganalisis
data yang telah dikumpulkan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.
Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, menunjukkan bahwa
penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) belum efektif karena
kurangnya sosialisasi, pelatihan, dan diklat, kurangnya keahlian tenaga pendamping dan
sumber daya manusia dalam penggunaan sistem, lambatnya tanggapan dari Pemerintah
Pusat terhadap masalah yang dilaporkan oleh dinas, serta sistem pengelolaan keuangan
yang belum berjalan seluruhnya. Upaya yang dilakukan dengan tetap menjalin koordinasi
dan kolaborasi dengan pemerintah pusat, mengikuti pelatihan dan bimbingan teknis, serta
menggunakan sistem pendamping dalam pembuatan laporan keuangan. Kesimpulan:
Dengan demikian, sistem ini belum efektif dalam penerapannya dan diperlukannya
pelatihan rutin pendampingan dan penyempurnaan aplikasi kembali agar pelaksanaannya
efektif.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00201/IPDN/2026 |
352.485 986 221 I K e |
Baca di tempat | Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 16 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193011 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260203124753 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000095 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a EFEKTIVITAS PENERAPAN SISTEM INFORMASI PEMERINTAH DAERAH SEBAGAI PENUNJANG KINERJA KEUANGAN BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA DENPASAR PROVINSI BALI : $b - /$c aditya teken, I ketut | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a I Ketut Aditya Teken | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 12 : $b Ilus ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17161 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Arina Romarina | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 352.485 986 221 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 352.485 986 221 I K e | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Keuangan Daerah | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) adalah sistem inovatif yang disusun oleh Pemerintah Pusat untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah pada pengelolaan keuangan daerah. Namun, dalam penerapannya sering terjadi gangguan dan kendala teknis. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efektivitas penerapannya, menganalisis faktor penghambat dan upaya yang dilakukan, serta upaya yang dilakukan agar penerapan sistem menjadi efektif. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif, dan teknik pengumpulan data mencakup wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penulis melakukan beberapa langkah untuk menganalisis data yang telah dikumpulkan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, menunjukkan bahwa penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) belum efektif karena kurangnya sosialisasi, pelatihan, dan diklat, kurangnya keahlian tenaga pendamping dan sumber daya manusia dalam penggunaan sistem, lambatnya tanggapan dari Pemerintah Pusat terhadap masalah yang dilaporkan oleh dinas, serta sistem pengelolaan keuangan yang belum berjalan seluruhnya. Upaya yang dilakukan dengan tetap menjalin koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat, mengikuti pelatihan dan bimbingan teknis, serta menggunakan sistem pendamping dalam pembuatan laporan keuangan. Kesimpulan: Dengan demikian, sistem ini belum efektif dalam penerapannya dan diperlukannya pelatihan rutin pendampingan dan penyempurnaan aplikasi kembali agar pelaksanaannya efektif. | 15 |
| 990 | # |
# |
$a 00201/IPDN/2026 | 1 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 03 Feb 2026