Detail Katalog
ID: 29886Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
MANAJEMEN KONFLIK ANTARA WARGA RELOKASI PASCA GEMPA DENGAN WARGA KAMPUNG PASIR SEMBUNG DI KABUPATEN CIANJUR, PROVINSI JAWA BARAT / Nabila Halimatul Rahmawati
Edisi: -
Pengarang:
Nabila Halimatul Rahmawati ; Riyan Jaelani
Nabila Halimatul Rahmawati ; Riyan Jaelani
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Manajemen Konflik
Deskripsi Fisik:
8 hlm : - ; - -
8 hlm : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
658.405 359 824 16 NAB m
658.405 359 824 16 NAB m
Control Number:
INLIS000000001193115
INLIS000000001193115
BIB ID:
0010-0226000199
0010-0226000199
Catatan
Penelitian ini mengkaji manajemen konflik yang diterapkan oleh
Pemerintah Desa Sirnagalih dalam mengatasi konflik antara warga relokasi dengan warga sekitar
terkait perebutan wilayah memulung di TPA Pasir Sembung. Tujuan: Tujuan daripada penelitian
ini untuk menganalisis manajemen konflik yang dilakukan Pemerintah Desa Sirnagalih. Metode:
Mengacu pada teori Manajemen Konflik oleh Siti Asiah Tjabolo (2017), penelitian ini
menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi,
dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan Pemerintah Desa Sirnagalih telah
melakukan upaya manajemen konflik dengan cukup optimal. Akan tetapi penanganan masih
berfokus pada penutupan lokasi konflik dan program peningkatan ekonomi warga relokasi.
Sementara itu, upaya rekonsiliasi dan pemulihan hubungan dengan warga sekitar masih terbatas.
Faktor pendukung dalam manajemen konflik meliputi motivasi warga relokasi untuk
meningkatkan perekonomian dan adanya lahan kosong milik Desa. Sedangkan faktor
penghambatnya adalah kurangnya perhatian pada kepentingan warga sekitar dan minimnya peran
aktif dari Kecamatan. Upaya preventif telah dilakukan seperti penutupan TPA, program ketahanan
pangan, dan budidaya ternak. Kesimpulan: Langkah-langkah yang diambil telah sesuai dengan
prosedur manajemen konflik, meski terdapat kekurangan dalam hal implementasi, dukungan
kepada warga sekitar, serta kontribusi dari Kecamatan.
Pemerintah Desa Sirnagalih dalam mengatasi konflik antara warga relokasi dengan warga sekitar
terkait perebutan wilayah memulung di TPA Pasir Sembung. Tujuan: Tujuan daripada penelitian
ini untuk menganalisis manajemen konflik yang dilakukan Pemerintah Desa Sirnagalih. Metode:
Mengacu pada teori Manajemen Konflik oleh Siti Asiah Tjabolo (2017), penelitian ini
menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi,
dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan Pemerintah Desa Sirnagalih telah
melakukan upaya manajemen konflik dengan cukup optimal. Akan tetapi penanganan masih
berfokus pada penutupan lokasi konflik dan program peningkatan ekonomi warga relokasi.
Sementara itu, upaya rekonsiliasi dan pemulihan hubungan dengan warga sekitar masih terbatas.
Faktor pendukung dalam manajemen konflik meliputi motivasi warga relokasi untuk
meningkatkan perekonomian dan adanya lahan kosong milik Desa. Sedangkan faktor
penghambatnya adalah kurangnya perhatian pada kepentingan warga sekitar dan minimnya peran
aktif dari Kecamatan. Upaya preventif telah dilakukan seperti penutupan TPA, program ketahanan
pangan, dan budidaya ternak. Kesimpulan: Langkah-langkah yang diambil telah sesuai dengan
prosedur manajemen konflik, meski terdapat kekurangan dalam hal implementasi, dukungan
kepada warga sekitar, serta kontribusi dari Kecamatan.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00238/IPDN/2026 |
658.405 359 824 16 NAB m |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193115 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260204121041 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000199 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a MANAJEMEN KONFLIK ANTARA WARGA RELOKASI PASCA GEMPA DENGAN WARGA KAMPUNG PASIR SEMBUNG DI KABUPATEN CIANJUR, PROVINSI JAWA BARAT /$c Nabila Halimatul Rahmawati | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Nabila Halimatul Rahmawati | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 8 hlm : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16813 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Riyan Jaelani | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 658.405 359 824 16 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 658.405 359 824 16 NAB m | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 600 | # |
4 |
$a Manajemen Konflik | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Penelitian ini mengkaji manajemen konflik yang diterapkan oleh Pemerintah Desa Sirnagalih dalam mengatasi konflik antara warga relokasi dengan warga sekitar terkait perebutan wilayah memulung di TPA Pasir Sembung. Tujuan: Tujuan daripada penelitian ini untuk menganalisis manajemen konflik yang dilakukan Pemerintah Desa Sirnagalih. Metode: Mengacu pada teori Manajemen Konflik oleh Siti Asiah Tjabolo (2017), penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan Pemerintah Desa Sirnagalih telah melakukan upaya manajemen konflik dengan cukup optimal. Akan tetapi penanganan masih berfokus pada penutupan lokasi konflik dan program peningkatan ekonomi warga relokasi. Sementara itu, upaya rekonsiliasi dan pemulihan hubungan dengan warga sekitar masih terbatas. Faktor pendukung dalam manajemen konflik meliputi motivasi warga relokasi untuk meningkatkan perekonomian dan adanya lahan kosong milik Desa. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya perhatian pada kepentingan warga sekitar dan minimnya peran aktif dari Kecamatan. Upaya preventif telah dilakukan seperti penutupan TPA, program ketahanan pangan, dan budidaya ternak. Kesimpulan: Langkah-langkah yang diambil telah sesuai dengan prosedur manajemen konflik, meski terdapat kekurangan dalam hal implementasi, dukungan kepada warga sekitar, serta kontribusi dari Kecamatan. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 04 Feb 2026