Detail Katalog

ID: 29910
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

POLITICAL WILL PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BURU DALAM MENURUNKAN ANGKA KASUS KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK / Palambo Syahra Rahmadana

Edisi: -

Pengarang:
Palambo Syahra Rahmadana ; Dewi Safitri
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Kekerasan
Deskripsi Fisik:
15 hlm : - ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
362.835 985 211 PAL p
Control Number:
INLIS000000001193139
BIB ID:
0010-0226000223
Catatan
Provinsi Maluku merupakan salah satu provinsi dengan tingkat kasus
kekerasan terhadap perempuan dan anak yang cukup tinggi. Berdasarkan laporan data melalui Dinas
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) di Provinsi Maluku pada sepanjang tahun
2022 telah terjadi peningkatan kasus. Peningkatkan kasus kekerasan terhadap peremuan dan anak
terjadi di Kabupaten Buru. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan
Political Will Pemerintah Daerah Kabupaten Buru dalam menurunkan angka kasus kekerasan terhadap
perempuan dan anak. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan
pendekatan induktif karena sesuai dengan fokus kajian yakni dalam menganalisis dan mengkaji wujud
1
political will Pemerintah Daerah Kabupaten Buru. Lokus penelitian dilakukan pada Dinas
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Buru Provinsi Maluku. Hasil/Temuan:
Penulis menemukan beberapa faktor penghambat yang menjadi hambatan Pemerintah Kabupaten Buru
dalam melaksanakan Political Will untuk menurunkan angka Kekerasan terhadap Perempuan dan
Anak. Salah satu yang menjadi faktor penghambat yang sifatnya mendasar yakni, kondisi dan keadaan
geografis Kabupaten Buru yang kurang mendukung dalam upaya mewujudkan penyelenggraaan
perlindungan perempuan dan anak. Keismpulan: Inisiatif Pemerintah, Pemerintah Kabupaten Buru
menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2015 serta pendirian Dinas DP3A yang sebelumnya
hanya ada P2TP2A. Prioritas, Sosialisasi mengenai pencegahan dan penanganan kasus kekerasan di
sekolah dan desa merupakan prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Buru. Mobilisasi Dukungan
Publik, adanya BUSA PAPEDA (Buru Sayang Perempuan Dan Anak) merupakan komunikasi antar
organisasi pelaksana dan kegiatan pelaksana, yang ditujukan kepada masyarakat untuk membangun
kesadaran masyarakat terhadap perlindungan perempuan dan anak.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00242/IPDN/2026 362.835 985 211 PAL p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193139 1
005 _ _ 20260204123803 2
035 # # $a 0010-0226000223 3
245 1 # $a POLITICAL WILL PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BURU DALAM MENURUNKAN ANGKA KASUS KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK /$c Palambo Syahra Rahmadana 4
100 _ # $a Palambo Syahra Rahmadana 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 15 hlm : $b - ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17563 8
700 _ # $a Dewi Safitri 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 10
082 # # $a 362.835 985 211 11
084 # # $a 362.835 985 211 PAL p 12
020 # # $a - 13
600 # 4 $a Kekerasan 14
520 # # $a Provinsi Maluku merupakan salah satu provinsi dengan tingkat kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang cukup tinggi. Berdasarkan laporan data melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) di Provinsi Maluku pada sepanjang tahun 2022 telah terjadi peningkatan kasus. Peningkatkan kasus kekerasan terhadap peremuan dan anak terjadi di Kabupaten Buru. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan Political Will Pemerintah Daerah Kabupaten Buru dalam menurunkan angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif karena sesuai dengan fokus kajian yakni dalam menganalisis dan mengkaji wujud 1 political will Pemerintah Daerah Kabupaten Buru. Lokus penelitian dilakukan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Buru Provinsi Maluku. Hasil/Temuan: Penulis menemukan beberapa faktor penghambat yang menjadi hambatan Pemerintah Kabupaten Buru dalam melaksanakan Political Will untuk menurunkan angka Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak. Salah satu yang menjadi faktor penghambat yang sifatnya mendasar yakni, kondisi dan keadaan geografis Kabupaten Buru yang kurang mendukung dalam upaya mewujudkan penyelenggraaan perlindungan perempuan dan anak. Keismpulan: Inisiatif Pemerintah, Pemerintah Kabupaten Buru menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2015 serta pendirian Dinas DP3A yang sebelumnya hanya ada P2TP2A. Prioritas, Sosialisasi mengenai pencegahan dan penanganan kasus kekerasan di sekolah dan desa merupakan prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Buru. Mobilisasi Dukungan Publik, adanya BUSA PAPEDA (Buru Sayang Perempuan Dan Anak) merupakan komunikasi antar organisasi pelaksana dan kegiatan pelaksana, yang ditujukan kepada masyarakat untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap perlindungan perempuan dan anak. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 04 Feb 2026
Export