Detail Katalog
ID: 29914Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
EVALUASI ANGGARAN DANA ALOKASI KHUSUS TERHADAP ANAK STUNTING DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN SUBANG PROVINSI JAWA BARAT : - / Moch. Rafi Azhar Budiman
Edisi: -
Pengarang:
Moch. Rafi Azhar Budiman ; Restu Widyo Sasongko
Moch. Rafi Azhar Budiman ; Restu Widyo Sasongko
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Keuangan Publik
Deskripsi Fisik:
14 : Ilust. ; - -
14 : Ilust. ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
366. 982 425 MOC e
366. 982 425 MOC e
Control Number:
INLIS000000001193143
INLIS000000001193143
BIB ID:
0010-0226000227
0010-0226000227
Catatan
Stunting merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia,
termasuk di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pemerintah telah mengalokasikan Dana Alokasi Khusus
(DAK) untuk penanggulangan stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang. Penelitian ini
bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) dalam penanggulangan
stunting di Kabupaten Subang.. Tujuan: Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk
menganalisis dan mengetahui evaluasi Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap anak stunting
di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat, untuk menganalisis dan mengetahui
faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam evaluasi Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK)
terhadap anak stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat, untuk
menganalisis dan mengetahui upaya mengatasi faktor-faktor penghambat dalam evaluasi Anggaran
Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap anak stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Provinsi
Jawa Barat ?Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi pemuda dalam program
lorong literasi di Kelurahan Paccinongang. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah
evaluasi dengan pendekatan kualitatif dan deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara,
observasi, dan kuesioner kepada para pemangku kepentingan di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang,
puskesmas, dan kader kesehatan. Data sekunder dikumpulkan dari dokumen-dokumen terkait Dana
Alokasi Khusus terhadap anak stunting di Kabupaten Subang. Hasil/Temuan: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk Tahun Anggaran 2023
mencakup sejumlah kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat layanan kesehatan, terutama di
Puskesmas dan rumah sakit mampu PONEK. Salah satu kegiatan yang ditekankan adalah penguatan
layanan di Puskesmas, yang mencakup penyediaan layanan ultrasonografi (USG) untuk memantau
kehamilan. Alokasi dana sebesar Rp. 138.000.000 per paket digunakan untuk tujuan ini. USG
merupakan alat diagnostik penting yang memungkinkan deteksi dini masalah kehamilan serta
pemantauan perkembangan janin secara berkala, sehingga dapat meningkatkan kualitas perawatan ibu
hamil dan bayi yang belum lahir. Kesimpulan: Dengan mengimplementasikan saran-saran di atas,
diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih kondusif bagi efektivitas dan efisiensi penggunaan
anggaran DAK dalam penanggulangan stunting. Langkah-langkah ini juga diharapkan dapat
membantu menekan angka stunting secara signifikan dan meningkatkan kesejahteraan anak-anak
Indonesia di masa mendatang.
termasuk di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pemerintah telah mengalokasikan Dana Alokasi Khusus
(DAK) untuk penanggulangan stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang. Penelitian ini
bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) dalam penanggulangan
stunting di Kabupaten Subang.. Tujuan: Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk
menganalisis dan mengetahui evaluasi Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap anak stunting
di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat, untuk menganalisis dan mengetahui
faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam evaluasi Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK)
terhadap anak stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat, untuk
menganalisis dan mengetahui upaya mengatasi faktor-faktor penghambat dalam evaluasi Anggaran
Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap anak stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Provinsi
Jawa Barat ?Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi pemuda dalam program
lorong literasi di Kelurahan Paccinongang. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah
evaluasi dengan pendekatan kualitatif dan deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara,
observasi, dan kuesioner kepada para pemangku kepentingan di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang,
puskesmas, dan kader kesehatan. Data sekunder dikumpulkan dari dokumen-dokumen terkait Dana
Alokasi Khusus terhadap anak stunting di Kabupaten Subang. Hasil/Temuan: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk Tahun Anggaran 2023
mencakup sejumlah kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat layanan kesehatan, terutama di
Puskesmas dan rumah sakit mampu PONEK. Salah satu kegiatan yang ditekankan adalah penguatan
layanan di Puskesmas, yang mencakup penyediaan layanan ultrasonografi (USG) untuk memantau
kehamilan. Alokasi dana sebesar Rp. 138.000.000 per paket digunakan untuk tujuan ini. USG
merupakan alat diagnostik penting yang memungkinkan deteksi dini masalah kehamilan serta
pemantauan perkembangan janin secara berkala, sehingga dapat meningkatkan kualitas perawatan ibu
hamil dan bayi yang belum lahir. Kesimpulan: Dengan mengimplementasikan saran-saran di atas,
diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih kondusif bagi efektivitas dan efisiensi penggunaan
anggaran DAK dalam penanggulangan stunting. Langkah-langkah ini juga diharapkan dapat
membantu menekan angka stunting secara signifikan dan meningkatkan kesejahteraan anak-anak
Indonesia di masa mendatang.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04557/IPDN/2024 |
366. 982 425 MOC e |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193143 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260204124445 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000227 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a EVALUASI ANGGARAN DANA ALOKASI KHUSUS TERHADAP ANAK STUNTING DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN SUBANG PROVINSI JAWA BARAT : $b - /$c Moch. Rafi Azhar Budiman | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Moch. Rafi Azhar Budiman | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 14 : $b Ilust. ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17838 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Restu Widyo Sasongko | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 366. 982 425 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 366. 982 425 MOC e | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Keuangan Publik | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Stunting merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pemerintah telah mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk penanggulangan stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) dalam penanggulangan stunting di Kabupaten Subang.. Tujuan: Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui evaluasi Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap anak stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat, untuk menganalisis dan mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam evaluasi Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap anak stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat, untuk menganalisis dan mengetahui upaya mengatasi faktor-faktor penghambat dalam evaluasi Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap anak stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat ?Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi pemuda dalam program lorong literasi di Kelurahan Paccinongang. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah evaluasi dengan pendekatan kualitatif dan deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner kepada para pemangku kepentingan di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, puskesmas, dan kader kesehatan. Data sekunder dikumpulkan dari dokumen-dokumen terkait Dana Alokasi Khusus terhadap anak stunting di Kabupaten Subang. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk Tahun Anggaran 2023 mencakup sejumlah kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat layanan kesehatan, terutama di Puskesmas dan rumah sakit mampu PONEK. Salah satu kegiatan yang ditekankan adalah penguatan layanan di Puskesmas, yang mencakup penyediaan layanan ultrasonografi (USG) untuk memantau kehamilan. Alokasi dana sebesar Rp. 138.000.000 per paket digunakan untuk tujuan ini. USG merupakan alat diagnostik penting yang memungkinkan deteksi dini masalah kehamilan serta pemantauan perkembangan janin secara berkala, sehingga dapat meningkatkan kualitas perawatan ibu hamil dan bayi yang belum lahir. Kesimpulan: Dengan mengimplementasikan saran-saran di atas, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih kondusif bagi efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran DAK dalam penanggulangan stunting. Langkah-langkah ini juga diharapkan dapat membantu menekan angka stunting secara signifikan dan meningkatkan kesejahteraan anak-anak Indonesia di masa mendatang. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 04 Feb 2026