Detail Katalog

ID: 29916
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

EKSISTENSI POLITIK IDENTITAS DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH SERENTAK TAHUN 2020 DI KOTA TERNATE PROVINSI MALUKU UTARA / Humardani Sadar Alam

Edisi: -

Pengarang:
Humardani Sadar Alam ; Heru Rochmansjah
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Pemilu
Deskripsi Fisik:
12 Hlm : - ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
324.959 854 23 HUM e
Control Number:
INLIS000000001193145
BIB ID:
0010-0226000229
Catatan
Politik identitas yang terjadi di Kota Ternate
karena persoalan agama dan identitas yang sering di kaitkan ke dalam hal politik dan
pemerintahan, membawahi satu identitas dengan alasan untuk mendominasi suatu
wilayah dengan identitas yang dimiliki suatu individu maupun kelompok kepentingan
oleh elit lokal maupun partai politik. Permasalahan yang muncul pemanfaatan identitas
ditakutkan menjurus ke berbagai konflik dan pelanggaran pemilu yang sering terjadi yang
berakar dari praktik politik identitas, karena praktek tersebut menimbulkan potensi
potensi pelanggaran pemilu seperti netralitas asn, politisasi sara dan politik uang yang
terjadi di lingkungan masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
eksistensi politik identitas, faktor penyebab dan dampak yang timbul dari praktik tersebut
dalam penyelenggara pilkada serentak pada tahun 2020 di kota ternate. Metode:
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Hasil/Temuan: Eksistensi politik identitas pada pilkada Kota Ternate tersebut nyata
adanya namun untuk pengaruh langsung terhadap sisi kontribusi pada elektoral
keterpilihan dari pasangan calon yang terlibat dapat dikatakan kecil namun isu-isu etnis
dalam politik identitas yang terjadi tetap ada. Bahwa sejauh ini masyarakat Kota Ternate
melaksanakan kegiatan perpolitikan dengan politik modern, Satu hal tidak mungkin
bahwa elit politik maupun parpol tidak terelakkan untuk memanfaatkan politik identitas
mempunyai banyak cara dan strategi. Kesimpulan: Diharapkan dalam setiap
penyelenggaraan pemilihan mulai dari pemilihan umum hingga pemilihan kepala daerah
terutama di Kota Ternate agar tidak menimbulkan sifat dan sikap fanatik terhadap suatu
identitas, kelompok etnis maupun terhadap bakal calon yang didukungnya, Tindakan
Secara preventif, diperlukan berbagai upaya pencegahan sedari awal sebelum dan setelah
pelaksanaan pilkada. dan juga pentingnya pendidikan politik lanjutan bagi masyarakat
Kota Ternate.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00245/IPDN/2026 324.959 854 23 HUM e Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193145 1
005 _ _ 20260204124919 2
035 # # $a 0010-0226000229 3
245 1 # $a EKSISTENSI POLITIK IDENTITAS DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH SERENTAK TAHUN 2020 DI KOTA TERNATE PROVINSI MALUKU UTARA /$c Humardani Sadar Alam 4
100 _ # $a Humardani Sadar Alam 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 12 Hlm : $b - ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18824 8
700 _ # $a Heru Rochmansjah 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 10
082 # # $a 324.959 854 23 11
084 # # $a 324.959 854 23 HUM e 12
020 # # $a - 13
600 # 4 $a Pemilu 14
520 # # $a Politik identitas yang terjadi di Kota Ternate karena persoalan agama dan identitas yang sering di kaitkan ke dalam hal politik dan pemerintahan, membawahi satu identitas dengan alasan untuk mendominasi suatu wilayah dengan identitas yang dimiliki suatu individu maupun kelompok kepentingan oleh elit lokal maupun partai politik. Permasalahan yang muncul pemanfaatan identitas ditakutkan menjurus ke berbagai konflik dan pelanggaran pemilu yang sering terjadi yang berakar dari praktik politik identitas, karena praktek tersebut menimbulkan potensi potensi pelanggaran pemilu seperti netralitas asn, politisasi sara dan politik uang yang terjadi di lingkungan masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi politik identitas, faktor penyebab dan dampak yang timbul dari praktik tersebut dalam penyelenggara pilkada serentak pada tahun 2020 di kota ternate. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil/Temuan: Eksistensi politik identitas pada pilkada Kota Ternate tersebut nyata adanya namun untuk pengaruh langsung terhadap sisi kontribusi pada elektoral keterpilihan dari pasangan calon yang terlibat dapat dikatakan kecil namun isu-isu etnis dalam politik identitas yang terjadi tetap ada. Bahwa sejauh ini masyarakat Kota Ternate melaksanakan kegiatan perpolitikan dengan politik modern, Satu hal tidak mungkin bahwa elit politik maupun parpol tidak terelakkan untuk memanfaatkan politik identitas mempunyai banyak cara dan strategi. Kesimpulan: Diharapkan dalam setiap penyelenggaraan pemilihan mulai dari pemilihan umum hingga pemilihan kepala daerah terutama di Kota Ternate agar tidak menimbulkan sifat dan sikap fanatik terhadap suatu identitas, kelompok etnis maupun terhadap bakal calon yang didukungnya, Tindakan Secara preventif, diperlukan berbagai upaya pencegahan sedari awal sebelum dan setelah pelaksanaan pilkada. dan juga pentingnya pendidikan politik lanjutan bagi masyarakat Kota Ternate. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 04 Feb 2026
Export