Detail Katalog

ID: 29930
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI LAYANAN AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL(IKD) BAGI PENDUDUK WAJIB KTP DI KOTA BAUBAU PROVINSI SULAWESI TENGGARA : - / Anisa Yuki Febrianti

Edisi: -

Pengarang:
Anisa Yuki Febrianti ; -
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Layanan Sosial
Deskripsi Fisik:
15 hlm : Ilus ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
362.959 848 52 ANI i
Control Number:
INLIS000000001193159
BIB ID:
0010-0226000243
Catatan
Permasalahan(GAP) : Pemerintah mulai menerapkan kebijakan layanan aktivasi Identitas
Kependudukan Digital secara nasional pada pertengahan tahun 2022. Dengan memanfaatkan
digitalisasi, layanan aktivasi IKD diharapkan dapat memberikan pelayanan yang mudah dan
cepat bagi masyarakat dalam pelaksanaan admnistrasi kependudukan. Tujuan : Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui gambaran riil implementasi layanan aktivasi IKD, masalah dan
faktor penghambat serta upaya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Baubau dalam
mengatasi hambatan yang terjadi. Metode : Teori yang digunakan dalam Penelitian adalah teori
Edward III (1990) dalam Agustino (2020:154-159) yang menjelaskan 4 dimensi implementasi,
yaitu: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Metode yang digunakan
untuk menganalisis adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif.
Hasil/Temuan :Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Temuan peneliti dalam penelitian ini yaitu jumlah aktivasi IKD di Kota Baubau masih sangat rendah yaitu baru mencapai 5,2% dari
jumlah penduduk yang telah melakukan perekaman KTP sedangkan target aktivasi IKD
ditahun 2023 ialah sebesar 25% dari jumlah penduduk yang telah melakukan perekaman KTP,
hal ini disebabkan beberapa faktor penghambat yaitu kurangnya pengetahuan masyarakat,
kurangnya minat masyarakat,kurangnya sumber daya manusia dan kendala gangguan jaringan
internet. Kesimpulan : implementasi layanan aktivasi IKD bagi Penduduk Wajib KTP di kota
Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara tidak berjalan dengan baik karena masih terdapat banyak
hambatan diantaranya kurangnya pengetahuan masyarakat, kurangnya minat
masyarakat,kurangnya sumber daya manusia dan kendala gangguan jaringan internet. Upaya
yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Baubau untuk mengatasi
hambatan ialah dengan melakukan sosialisasi serta melakukan layanan aktivasi IKD melalui
program jemput bola.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04568/IPDN/2024 362.959 848 52 ANI i Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193159 1
005 _ _ 20260204011139 2
035 # # $a 0010-0226000243 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI LAYANAN AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL(IKD) BAGI PENDUDUK WAJIB KTP DI KOTA BAUBAU PROVINSI SULAWESI TENGGARA : $b - /$c Anisa Yuki Febrianti 4
100 _ # $a Anisa Yuki Febrianti 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 15 hlm : $b Ilus ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17326 8
700 _ # $a - 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 10
082 # # $a 362.959 848 52 11
084 # # $a 362.959 848 52 ANI i 12
020 # # $a - 13
650 # 4 $a Layanan Sosial 14
520 # # $a Permasalahan(GAP) : Pemerintah mulai menerapkan kebijakan layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital secara nasional pada pertengahan tahun 2022. Dengan memanfaatkan digitalisasi, layanan aktivasi IKD diharapkan dapat memberikan pelayanan yang mudah dan cepat bagi masyarakat dalam pelaksanaan admnistrasi kependudukan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran riil implementasi layanan aktivasi IKD, masalah dan faktor penghambat serta upaya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Baubau dalam mengatasi hambatan yang terjadi. Metode : Teori yang digunakan dalam Penelitian adalah teori Edward III (1990) dalam Agustino (2020:154-159) yang menjelaskan 4 dimensi implementasi, yaitu: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Metode yang digunakan untuk menganalisis adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Hasil/Temuan :Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Temuan peneliti dalam penelitian ini yaitu jumlah aktivasi IKD di Kota Baubau masih sangat rendah yaitu baru mencapai 5,2% dari jumlah penduduk yang telah melakukan perekaman KTP sedangkan target aktivasi IKD ditahun 2023 ialah sebesar 25% dari jumlah penduduk yang telah melakukan perekaman KTP, hal ini disebabkan beberapa faktor penghambat yaitu kurangnya pengetahuan masyarakat, kurangnya minat masyarakat,kurangnya sumber daya manusia dan kendala gangguan jaringan internet. Kesimpulan : implementasi layanan aktivasi IKD bagi Penduduk Wajib KTP di kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara tidak berjalan dengan baik karena masih terdapat banyak hambatan diantaranya kurangnya pengetahuan masyarakat, kurangnya minat masyarakat,kurangnya sumber daya manusia dan kendala gangguan jaringan internet. Upaya yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Baubau untuk mengatasi hambatan ialah dengan melakukan sosialisasi serta melakukan layanan aktivasi IKD melalui program jemput bola. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 04 Feb 2026
Export