Detail Katalog

ID: 29935
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PERAN BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM RANGKA PENDIDIKAN POLITIK PEMILIH PEMULA MELALUI PROGRAM PEMILOS SERENTAK BAGI SISWA SMA/SEDERAJAT DI KABUPATEN KULON PROGO : Studi Penggunaan Platform Digital / Muhamad Rival Hidayat

Edisi: -

Pengarang:
Muhamad Rival Hidayat ; Romi Saputra
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Partisipasi Politik
Deskripsi Fisik:
15 hlm : ilus ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
323.042 598 271 MUH p
Control Number:
INLIS000000001193164
BIB ID:
0010-0226000248
Catatan
Pendidikan politik menjadi salah satu upaya penting dalam
mewujudkan masyarakat madani. Pendidikan politik menjadi salah satu tugas
pokok dan fungsi pemerintah dalam hal ini spesifik dilaksanakan oleh Badan
Kesbangpol masing-masing wilayah. Kesbangpol Kulon Progo menjadi salah satu
pioneer dalam menciptakan inovasi Pendidikan politik utamanya kepada pemilih
pemula yang mana jumlahnya mendominasi mayoritas DPT di Kulon Progo
khususnya dan Indonesia pada umumnya. Upaya dari Kesbangpol Kulon Progo
yakni membuat Program Pemilihan OSIS Serentak (Pemilos) se-Kabupaten yang
diselenggarakan sepenuhnya oleh siswa. Metode: Penelitian ini menggunakan
metode dekriptif kualitatif. Teori yang digunakan ialah teori peran menurut Bidle
dan Thomas. Teori ini memiliki empat dimensi, yaitu harapan (expectation), norma
(norm), wujud perilaku (performance), penilaian (evaluation), dan sanksi
(sanction). Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana
peran dari Badan Kesbangpol dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi secara
nyata dalam pendidikan politik kepada masyarakat terkhusus pemilih pemula.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan
menggunakan wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Teknis analisis data
yang dilakukan ialah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil: Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam melaksanakan
perannya melaksanakan Pendidikan politik melalui program Pemilos ini masih
ditemukan adanya beberapa catatan antara lain kurang efektifnya Panitia Pelaksana
Pemilos dari siswa sebagai perpanjangan tangan Kesbangpol Kulon Progo
melakasnakan tupoksinya, kurangnya penerapan reward and punishment yang tegas
dan juga kurang tertib administrasi dari program ini. Kesimpulan: Dengan
berbagai catatan tersebut Kesbangpol Kulon Progo diharuskan bisa lebih kreatif dan
proaktif lagi dalam melaksanakan tupoksi Lembaga dengan menggunakan akses
kurikulum Merdeka untuk menanamkan Pendidikan politik dan memaksimalkan
program Pemilos itu sendiri.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00250/IPDN/2026 323.042 598 271 MUH p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193164 1
005 _ _ 20260204011841 2
035 # # $a 0010-0226000248 3
245 1 # $a PERAN BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM RANGKA PENDIDIKAN POLITIK PEMILIH PEMULA MELALUI PROGRAM PEMILOS SERENTAK BAGI SISWA SMA/SEDERAJAT DI KABUPATEN KULON PROGO : $b Studi Penggunaan Platform Digital /$c Muhamad Rival Hidayat 4
100 _ # $a Muhamad Rival Hidayat 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 15 hlm : $b ilus ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18887 8
700 _ # $a Romi Saputra 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 10
082 # # $a 323.042 598 271 11
084 # # $a 323.042 598 271 MUH p 12
020 # # $a - 13
600 # 4 $a Partisipasi Politik 14
520 # # $a Pendidikan politik menjadi salah satu upaya penting dalam mewujudkan masyarakat madani. Pendidikan politik menjadi salah satu tugas pokok dan fungsi pemerintah dalam hal ini spesifik dilaksanakan oleh Badan Kesbangpol masing-masing wilayah. Kesbangpol Kulon Progo menjadi salah satu pioneer dalam menciptakan inovasi Pendidikan politik utamanya kepada pemilih pemula yang mana jumlahnya mendominasi mayoritas DPT di Kulon Progo khususnya dan Indonesia pada umumnya. Upaya dari Kesbangpol Kulon Progo yakni membuat Program Pemilihan OSIS Serentak (Pemilos) se-Kabupaten yang diselenggarakan sepenuhnya oleh siswa. Metode: Penelitian ini menggunakan metode dekriptif kualitatif. Teori yang digunakan ialah teori peran menurut Bidle dan Thomas. Teori ini memiliki empat dimensi, yaitu harapan (expectation), norma (norm), wujud perilaku (performance), penilaian (evaluation), dan sanksi (sanction). Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran dari Badan Kesbangpol dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi secara nyata dalam pendidikan politik kepada masyarakat terkhusus pemilih pemula. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Teknis analisis data yang dilakukan ialah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam melaksanakan perannya melaksanakan Pendidikan politik melalui program Pemilos ini masih ditemukan adanya beberapa catatan antara lain kurang efektifnya Panitia Pelaksana Pemilos dari siswa sebagai perpanjangan tangan Kesbangpol Kulon Progo melakasnakan tupoksinya, kurangnya penerapan reward and punishment yang tegas dan juga kurang tertib administrasi dari program ini. Kesimpulan: Dengan berbagai catatan tersebut Kesbangpol Kulon Progo diharuskan bisa lebih kreatif dan proaktif lagi dalam melaksanakan tupoksi Lembaga dengan menggunakan akses kurikulum Merdeka untuk menanamkan Pendidikan politik dan memaksimalkan program Pemilos itu sendiri. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 04 Feb 2026
Export