Detail Katalog
ID: 29970Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
MANAJEMEN KEAMANAN DAN KESELAMATAN TENAGA KERJA LAPANGAN DI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN KARIMUN PROVINSI KEPULAUAN RIAU : - / Rizki Herdiansyah
Edisi: -
Pengarang:
Rizki Herdiansyah ; Bertha Lubis
Rizki Herdiansyah ; Bertha Lubis
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Pengembangan Pegawai Negeri Sipi
Deskripsi Fisik:
13 hlm : Ilust ; - -
13 hlm : Ilust ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
352.63 RIZ m
352.63 RIZ m
Control Number:
INLIS000000001193199
INLIS000000001193199
BIB ID:
0010-0226000283
0010-0226000283
Catatan
Penelitian ini membahas tentang manajemen keamanan dan keselamatan
tenaga kerja lapangan di BPBD Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau. Latar belakang
penelitian ini menggambarkan bahwa tenaga kerja di BPBD Kabupaten Karimun memiliki
resiko terhadap kecelakaan kerja yang cukup tinggi sehingga peneliti berfokus pada pentingnya
manajemen keamanan dan keselamatan tenaga kerja khususnya yang bertugas di lapangan, serta
upaya yang dilakukan BPBD Kabupaten Karimun untuk mengatasi hambatan dalam manajemen
keamanan dan keselamatan tenaga kerja di BPBD Kabupaten Karimun terutama yang bertugas
di lapangan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana
pelaksanaan manajemen keamanan dan keselamatan tenaga kerja di BPBD Kabupaten Karimun.
Metode: Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara yang dilakukan dengan
beberapa informan yang berkaitan dengan penelitian. Hasil/Temuan: Penelitian ini
menggunakan teoori konsep Safety Management Practice (Praktik Manajemen Keselamatan)
menurut Vinodkhumar dan Bhasi (2010), dengan dimensi Management Commitment (Komitmen
Manajemen), Safety Training (Pelatihan keselamatan), Workers Involvement in Safety
(keterlibatan karyawan dalam keselamatan), Safety Communication (Komunikasi keselamatan),
Safety Rules and Procedure (Aturan dan prosedur keselamatan), Safety Promotion Polices
(Kebijakan promosi keselamatan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD Kabupaten
Karimun belum melakukan manajemen keamanan dan keselamatan bagi tenaga kerja
lapangannya secara maksimal. Dilihat dari Management Commitment (Komitmen Manajemen)
bahwa manajemen yang ada di BPBD Kabupaten Karimun belum cukup baik dalam
realisasinya, selanjutnya dari pelaksanaan Safety Training (Pelatihan keselamatan) belum
berjalan dengan optimal karena pelatihan hanya dilakukan secara internal saja, pelaksanaan
Workers Involvement in Safety (keterlibatan karyawan dalam keselamatan) berjalan cukup baik
dengan melibatkan tenaga kerja dalam identifikasi masalah keselamatan, pelaksanaan Safety
Communication (Komunikasi keselamatan) berjalan dengan baik dengan adanya kedekatan
antara atasan dengan tenaga kerja, pelaksanaan Safety Rules and Procedure (Aturan dan
prosedur keselamatan) belum berjalan secara optimal karena bentuk fisik belum ada dan sanksi
masih kurang tegas, pelaksanaan Safety Promotion Polices (Kebijakan promosi keselamatan)
tidak ada sama sekali karena tidak ada kebijakan yang mengatur. Dalam penelitian ini
menemukan hambatan yang dapat berupa minimnya anggaran yang menyebabkan kurangnya
APD yang ada di BPBD Kabupaten Karimun dan kesadaran tenaga kerja yang masih kurang
dalam merealisasikan manajemen keselamatan. Untuk mengatasi hambatan tersebut, upaya yang
dilakukan seperti membuat pengajuan pengadaan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten
Karimun dan membuat aturan, prosedur dan sanksi yang jelas serta tegas untuk meningkatkan
kualitas kerja bagi tenaga kerja lapangan BPBD Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau.
tenaga kerja lapangan di BPBD Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau. Latar belakang
penelitian ini menggambarkan bahwa tenaga kerja di BPBD Kabupaten Karimun memiliki
resiko terhadap kecelakaan kerja yang cukup tinggi sehingga peneliti berfokus pada pentingnya
manajemen keamanan dan keselamatan tenaga kerja khususnya yang bertugas di lapangan, serta
upaya yang dilakukan BPBD Kabupaten Karimun untuk mengatasi hambatan dalam manajemen
keamanan dan keselamatan tenaga kerja di BPBD Kabupaten Karimun terutama yang bertugas
di lapangan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana
pelaksanaan manajemen keamanan dan keselamatan tenaga kerja di BPBD Kabupaten Karimun.
Metode: Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara yang dilakukan dengan
beberapa informan yang berkaitan dengan penelitian. Hasil/Temuan: Penelitian ini
menggunakan teoori konsep Safety Management Practice (Praktik Manajemen Keselamatan)
menurut Vinodkhumar dan Bhasi (2010), dengan dimensi Management Commitment (Komitmen
Manajemen), Safety Training (Pelatihan keselamatan), Workers Involvement in Safety
(keterlibatan karyawan dalam keselamatan), Safety Communication (Komunikasi keselamatan),
Safety Rules and Procedure (Aturan dan prosedur keselamatan), Safety Promotion Polices
(Kebijakan promosi keselamatan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD Kabupaten
Karimun belum melakukan manajemen keamanan dan keselamatan bagi tenaga kerja
lapangannya secara maksimal. Dilihat dari Management Commitment (Komitmen Manajemen)
bahwa manajemen yang ada di BPBD Kabupaten Karimun belum cukup baik dalam
realisasinya, selanjutnya dari pelaksanaan Safety Training (Pelatihan keselamatan) belum
berjalan dengan optimal karena pelatihan hanya dilakukan secara internal saja, pelaksanaan
Workers Involvement in Safety (keterlibatan karyawan dalam keselamatan) berjalan cukup baik
dengan melibatkan tenaga kerja dalam identifikasi masalah keselamatan, pelaksanaan Safety
Communication (Komunikasi keselamatan) berjalan dengan baik dengan adanya kedekatan
antara atasan dengan tenaga kerja, pelaksanaan Safety Rules and Procedure (Aturan dan
prosedur keselamatan) belum berjalan secara optimal karena bentuk fisik belum ada dan sanksi
masih kurang tegas, pelaksanaan Safety Promotion Polices (Kebijakan promosi keselamatan)
tidak ada sama sekali karena tidak ada kebijakan yang mengatur. Dalam penelitian ini
menemukan hambatan yang dapat berupa minimnya anggaran yang menyebabkan kurangnya
APD yang ada di BPBD Kabupaten Karimun dan kesadaran tenaga kerja yang masih kurang
dalam merealisasikan manajemen keselamatan. Untuk mengatasi hambatan tersebut, upaya yang
dilakukan seperti membuat pengajuan pengadaan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten
Karimun dan membuat aturan, prosedur dan sanksi yang jelas serta tegas untuk meningkatkan
kualitas kerja bagi tenaga kerja lapangan BPBD Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04598/IPDN/2024 |
352.63 RIZ m |
Baca di tempat | Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193199 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260204021428 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000283 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a MANAJEMEN KEAMANAN DAN KESELAMATAN TENAGA KERJA LAPANGAN DI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN KARIMUN PROVINSI KEPULAUAN RIAU : $b - /$c Rizki Herdiansyah | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Rizki Herdiansyah | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 13 hlm : $b Ilust ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17057 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Bertha Lubis | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 352.63 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 352.63 RIZ m | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Pengembangan Pegawai Negeri Sipi | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Penelitian ini membahas tentang manajemen keamanan dan keselamatan tenaga kerja lapangan di BPBD Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau. Latar belakang penelitian ini menggambarkan bahwa tenaga kerja di BPBD Kabupaten Karimun memiliki resiko terhadap kecelakaan kerja yang cukup tinggi sehingga peneliti berfokus pada pentingnya manajemen keamanan dan keselamatan tenaga kerja khususnya yang bertugas di lapangan, serta upaya yang dilakukan BPBD Kabupaten Karimun untuk mengatasi hambatan dalam manajemen keamanan dan keselamatan tenaga kerja di BPBD Kabupaten Karimun terutama yang bertugas di lapangan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pelaksanaan manajemen keamanan dan keselamatan tenaga kerja di BPBD Kabupaten Karimun. Metode: Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara yang dilakukan dengan beberapa informan yang berkaitan dengan penelitian. Hasil/Temuan: Penelitian ini menggunakan teoori konsep Safety Management Practice (Praktik Manajemen Keselamatan) menurut Vinodkhumar dan Bhasi (2010), dengan dimensi Management Commitment (Komitmen Manajemen), Safety Training (Pelatihan keselamatan), Workers Involvement in Safety (keterlibatan karyawan dalam keselamatan), Safety Communication (Komunikasi keselamatan), Safety Rules and Procedure (Aturan dan prosedur keselamatan), Safety Promotion Polices (Kebijakan promosi keselamatan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD Kabupaten Karimun belum melakukan manajemen keamanan dan keselamatan bagi tenaga kerja lapangannya secara maksimal. Dilihat dari Management Commitment (Komitmen Manajemen) bahwa manajemen yang ada di BPBD Kabupaten Karimun belum cukup baik dalam realisasinya, selanjutnya dari pelaksanaan Safety Training (Pelatihan keselamatan) belum berjalan dengan optimal karena pelatihan hanya dilakukan secara internal saja, pelaksanaan Workers Involvement in Safety (keterlibatan karyawan dalam keselamatan) berjalan cukup baik dengan melibatkan tenaga kerja dalam identifikasi masalah keselamatan, pelaksanaan Safety Communication (Komunikasi keselamatan) berjalan dengan baik dengan adanya kedekatan antara atasan dengan tenaga kerja, pelaksanaan Safety Rules and Procedure (Aturan dan prosedur keselamatan) belum berjalan secara optimal karena bentuk fisik belum ada dan sanksi masih kurang tegas, pelaksanaan Safety Promotion Polices (Kebijakan promosi keselamatan) tidak ada sama sekali karena tidak ada kebijakan yang mengatur. Dalam penelitian ini menemukan hambatan yang dapat berupa minimnya anggaran yang menyebabkan kurangnya APD yang ada di BPBD Kabupaten Karimun dan kesadaran tenaga kerja yang masih kurang dalam merealisasikan manajemen keselamatan. Untuk mengatasi hambatan tersebut, upaya yang dilakukan seperti membuat pengajuan pengadaan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun dan membuat aturan, prosedur dan sanksi yang jelas serta tegas untuk meningkatkan kualitas kerja bagi tenaga kerja lapangan BPBD Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 04 Feb 2026