Detail Katalog

ID: 29996
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

EVALUASI PELAKSANAAN PENDIDIKAN POLITIK TERHADAP PEMILIHAN WALIKOTA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI PEMILIH DI KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA : BUPATI NGANTOR DI KAMPUNG / Hasibuan Aldi Muhammad P.

Edisi: -

Pengarang:
Hasibuan Aldi Muhammad P. ; Liauw Gasper ; Rosmery Elsye
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Pendidikan Politik
Deskripsi Fisik:
14 hlm : - ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
324.759 812 11 HAS e
Control Number:
INLIS000000001193225
BIB ID:
0010-0226000309
Catatan
Tahun 2020 memang menjadi momen penting bagi regenerasi kepemimpinan di Kota Medan dengan adanya Pilkada. Meskipun Komisi Pemilihan Umum Daerah
Kota Medan telah melaksanakan program pendidikan politik, angka partisipasi pemilih hanya
mencapai 45,97%, jauh di bawah target KPU Pusat sebesar 77,5%. Evaluasi diperlukan untuk
meningkatkan efektivitas program pendidikan politik tersebut. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini
berfokus pada evaluasi dan penyediaan alternatif upaya dari program pendidikan politik yang
dilakukan oleh KPUD Kota Medan. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif
deskriptif dengan pendekatan induktif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara,
observasi, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan menggunakan analisis evaluasi CIPP yang
mencakup dimensi context, input, process, dan product. Hasil/Temuan: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa program pendidikan politik sesuai dengan regulasi yang ada dan KPUD Kota Medan berhasil melaksanakannya meskipun dengan sumber daya yang terbatas. KPUD Kota Medan juga berhasil beradaptasi dengan program pendidikan politik selama pandemi. Meskipun terjadi peningkatan partisipasi pemilih dibandingkan dengan Pilkada sebelumnya, angka tersebut masih di bawah target KPU Pusat. Selain itu, tidak ada konflik sosial yang terjadi pasca-Pilkada.
Kesimpulan: Hasil evaluasi program pendidikan politik yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan
Umum Daerah pada Pilkada tahun 2020 di Kota Medan dengan pendekatan metode CIPP sudah
sesuai peraturan yang berlaku yakni peraturan terkait pendidikan politik PKPU Nomor 10 tahun
2018 dan PKPU Nomor 13 Tahun 2020. dan berjalan dengan menyesuaikan program pendidikan
politik selama pandemi Covid-19, baik melalui media konvensional maupun digital dimana terjadi
peningkatan partisipasi pemilih sebesar 20,59% dibandingkan Pilkada tahun 2015, meskipun masih di bawah target KPU Pusat sebesar 77,5%.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00263/IPDN/2026 324.759 812 11 HAS e Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 16 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193225 1
005 _ _ 20260204092215 2
035 # # $a 0010-0226000309 3
245 1 # $a EVALUASI PELAKSANAAN PENDIDIKAN POLITIK TERHADAP PEMILIHAN WALIKOTA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI PEMILIH DI KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA : $b BUPATI NGANTOR DI KAMPUNG /$c Hasibuan Aldi Muhammad P. 4
100 _ # $a Hasibuan Aldi Muhammad P. 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 14 hlm : $b - ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16839 8
700 _ # $a Liauw Gasper 9
700 _ # $a Rosmery Elsye 10
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 11
082 # # $a 324.759 812 11 12
084 # # $a 324.759 812 11 HAS e 13
020 # # $a - 14
600 # 4 $a Pendidikan Politik 15
520 # # $a Tahun 2020 memang menjadi momen penting bagi regenerasi kepemimpinan di Kota Medan dengan adanya Pilkada. Meskipun Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Medan telah melaksanakan program pendidikan politik, angka partisipasi pemilih hanya mencapai 45,97%, jauh di bawah target KPU Pusat sebesar 77,5%. Evaluasi diperlukan untuk meningkatkan efektivitas program pendidikan politik tersebut. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini berfokus pada evaluasi dan penyediaan alternatif upaya dari program pendidikan politik yang dilakukan oleh KPUD Kota Medan. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan menggunakan analisis evaluasi CIPP yang mencakup dimensi context, input, process, dan product. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pendidikan politik sesuai dengan regulasi yang ada dan KPUD Kota Medan berhasil melaksanakannya meskipun dengan sumber daya yang terbatas. KPUD Kota Medan juga berhasil beradaptasi dengan program pendidikan politik selama pandemi. Meskipun terjadi peningkatan partisipasi pemilih dibandingkan dengan Pilkada sebelumnya, angka tersebut masih di bawah target KPU Pusat. Selain itu, tidak ada konflik sosial yang terjadi pasca-Pilkada. Kesimpulan: Hasil evaluasi program pendidikan politik yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah pada Pilkada tahun 2020 di Kota Medan dengan pendekatan metode CIPP sudah sesuai peraturan yang berlaku yakni peraturan terkait pendidikan politik PKPU Nomor 10 tahun 2018 dan PKPU Nomor 13 Tahun 2020. dan berjalan dengan menyesuaikan program pendidikan politik selama pandemi Covid-19, baik melalui media konvensional maupun digital dimana terjadi peningkatan partisipasi pemilih sebesar 20,59% dibandingkan Pilkada tahun 2015, meskipun masih di bawah target KPU Pusat sebesar 77,5%. 16
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name