Detail Katalog

ID: 29997
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PERAN BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM PEMANTAUAN PENGUNGSI DI KOTA PEKANBARU : BUPATI NGANTOR DI KAMPUNG / Muhammad Ardi Nurfaizi

Edisi: -

Pengarang:
Muhammad Ardi Nurfaizi ; Dewi Safitri
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Keamanan Nasional
Deskripsi Fisik:
13 hlm : ILUS ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
355.035 981 411 1 MUH p
Control Number:
INLIS000000001193226
BIB ID:
0010-0226000310
Catatan
Penulis berfokus pada pada permasalahan pengungsi yang
ada di Kota Pekanbaru. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui bagaimana peran yang dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan
Politik Kota Pekanbaru dalam melakukan pemantauan pengungsi sesuai dengan
tugas yang tertera dalam peraturan walikota Pekanbaru. Metode: Metode
Penelitian ini adalah Kualitatif bersifat deskriptif, teknik pengumpulan data
menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan google translate.
Hasil/Temuan: Menunjukkan bahwa peran yang dilakukan oleh Badan
Kesbangpol belum maksimal, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota
Pekanbaru dalam melaksanakan pemantauan para pengungsi bekerjasama dengan
International Organization for Migration (IOM) dan kantor imigrasi yang diwakili
oleh Rudenim Pekanbaru. Hasil pemantauan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
menjadi masukan dan pertimbangan bagi IOM dalam melakukan penempatan para
pengungsi di setiap lokasi penampungan. Kesimpulan: Dalam melaksanakan
pemantauan ini terdapat hambatan berupa anggaran, jumlah sumber daya manusia
dan teknologi yang belum mendukung. Saran yang diajukan penulis dari
penelitian ini adalah; 1). Meningkatkan pemantauan terhadap para pengungsi,
sebaiknya langsung ikut serta dalam pemberian sarana dan prasarana kepada
pengungsi. 2). Badan Kesbangpol harus melakukan koordinasi bersama satuan
tugas pengungsi luar negeri dan pihak kementrian untuk meningkatkan anggaran,
pelatihan sumber daya manusia dan memanfaatkan teknologi yang sudah ada. 3).
Melakukan evaluasi terhadap perkembangan pelatihan pegawai, dan melakukan
pengecekan kelayakan sarana dan prasarana untuk menunjang tugas pemantauan
para pengungsi.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00264/IPDN/2026 355.035 981 411 1 MUH p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193226 1
005 _ _ 20260204092806 2
035 # # $a 0010-0226000310 3
245 1 # $a PERAN BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM PEMANTAUAN PENGUNGSI DI KOTA PEKANBARU : $b BUPATI NGANTOR DI KAMPUNG /$c Muhammad Ardi Nurfaizi 4
100 _ # $a Muhammad Ardi Nurfaizi 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 13 hlm : $b ILUS ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18866 8
700 _ # $a Dewi Safitri 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 10
082 # # $a 355.035 981 411 1 11
084 # # $a 355.035 981 411 1 MUH p 12
020 # # $a - 13
600 # 4 $a Keamanan Nasional 14
520 # # $a Penulis berfokus pada pada permasalahan pengungsi yang ada di Kota Pekanbaru. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran yang dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Pekanbaru dalam melakukan pemantauan pengungsi sesuai dengan tugas yang tertera dalam peraturan walikota Pekanbaru. Metode: Metode Penelitian ini adalah Kualitatif bersifat deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan google translate. Hasil/Temuan: Menunjukkan bahwa peran yang dilakukan oleh Badan Kesbangpol belum maksimal, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Pekanbaru dalam melaksanakan pemantauan para pengungsi bekerjasama dengan International Organization for Migration (IOM) dan kantor imigrasi yang diwakili oleh Rudenim Pekanbaru. Hasil pemantauan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menjadi masukan dan pertimbangan bagi IOM dalam melakukan penempatan para pengungsi di setiap lokasi penampungan. Kesimpulan: Dalam melaksanakan pemantauan ini terdapat hambatan berupa anggaran, jumlah sumber daya manusia dan teknologi yang belum mendukung. Saran yang diajukan penulis dari penelitian ini adalah; 1). Meningkatkan pemantauan terhadap para pengungsi, sebaiknya langsung ikut serta dalam pemberian sarana dan prasarana kepada pengungsi. 2). Badan Kesbangpol harus melakukan koordinasi bersama satuan tugas pengungsi luar negeri dan pihak kementrian untuk meningkatkan anggaran, pelatihan sumber daya manusia dan memanfaatkan teknologi yang sudah ada. 3). Melakukan evaluasi terhadap perkembangan pelatihan pegawai, dan melakukan pengecekan kelayakan sarana dan prasarana untuk menunjang tugas pemantauan para pengungsi. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 04 Feb 2026
Export