Detail Katalog
ID: 30006Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
Implementasi Kebijakan Penyelenggaraan Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan Oleh Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh : Studi Kasus Kecelakaan Lalu Lintas Kota Payakumbuh / Tasya Yuseva
Pengarang:
Tasya Yuseva ; Herry Soesanto
Tasya Yuseva ; Herry Soesanto
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Kecelakaan Lalu Lintas
Deskripsi Fisik:
10 : illus
10 : illus
Nomor Panggil:
363.125 095 981 391 TAS i
363.125 095 981 391 TAS i
Control Number:
INLIS000000001193235
INLIS000000001193235
BIB ID:
0010-0226000319
0010-0226000319
Catatan
Permasalahan (GAP): Transportasi saat ini telah menjadi andil penting bagi masyarakat, semakin
banyak transportasi maka semakin tinggi kemungkinan adanya kecelakaan lalu lintas, Kota Payakumbuh
merupakan salah satu kota yang mengeluarkan kebijakan mengenai transportasi yang tertuang dalam
peraturan daerah kota payakumbuh nomor 1 tahun 2015 tentang penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan
jalan, dimana dinas perhubungan kota payakumbuh menjadi pelaksana. Tujuan: dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui dan menganalisis implementasi dan hambatan kebijaka penyelenggaraan lalu lintas dan
2
angkutan jalan di kota payakumbuh, serta upaya pemerintah dalam mengatasi hambatan tersebut.
Metode:Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan model teorisasi deduktif, dibantu
dengan teori implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh Merilee S Grindle. Teknik pengumpulan
data yang digunakan yakni melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan informan
beberapa pihak dari dinas perhubungan, polisi, serta masyarakat. Hasil/Temuan: yang diperoleh penulis
dalam penelitian ini yaitu 1. implementasi kebijakan penyelenggaraan LLAJ oleh dinas perhubungan kota
payakumbuh (studi kasus kecelakaan lalu lintas kota payakumbuh) ini berjalan baik namun belum bisa
mencapai target yang maksimal 2. faktor penghambat implementasi kebijakan penyelenggaraan LLAJ
oleh dinas perhubungan kota payakumbuh (studi kasus kecelakaan lalu lintas kota payakumbuh) yakni
kurangnya sosialisasi dan sumber daya yang kurang memadai. 3. Upaya yang dilakukan pemerintah
dalam mengatasi hambatan kebijakan ini adalah memberikan sosialisasi, dan dalam mengatasi
permasalahan sumber daya yang kurang memadai dinas perhubungan telah mengkoordinasikan kepada
pimpinan terkait peningkatan anggara. Kesimpulan: implementasi kebijakan ini telah terlaksana dengan
sangat baik namun masih ada masyarakat yang tidak patuh sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan
lalu lintas.
banyak transportasi maka semakin tinggi kemungkinan adanya kecelakaan lalu lintas, Kota Payakumbuh
merupakan salah satu kota yang mengeluarkan kebijakan mengenai transportasi yang tertuang dalam
peraturan daerah kota payakumbuh nomor 1 tahun 2015 tentang penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan
jalan, dimana dinas perhubungan kota payakumbuh menjadi pelaksana. Tujuan: dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui dan menganalisis implementasi dan hambatan kebijaka penyelenggaraan lalu lintas dan
2
angkutan jalan di kota payakumbuh, serta upaya pemerintah dalam mengatasi hambatan tersebut.
Metode:Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan model teorisasi deduktif, dibantu
dengan teori implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh Merilee S Grindle. Teknik pengumpulan
data yang digunakan yakni melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan informan
beberapa pihak dari dinas perhubungan, polisi, serta masyarakat. Hasil/Temuan: yang diperoleh penulis
dalam penelitian ini yaitu 1. implementasi kebijakan penyelenggaraan LLAJ oleh dinas perhubungan kota
payakumbuh (studi kasus kecelakaan lalu lintas kota payakumbuh) ini berjalan baik namun belum bisa
mencapai target yang maksimal 2. faktor penghambat implementasi kebijakan penyelenggaraan LLAJ
oleh dinas perhubungan kota payakumbuh (studi kasus kecelakaan lalu lintas kota payakumbuh) yakni
kurangnya sosialisasi dan sumber daya yang kurang memadai. 3. Upaya yang dilakukan pemerintah
dalam mengatasi hambatan kebijakan ini adalah memberikan sosialisasi, dan dalam mengatasi
permasalahan sumber daya yang kurang memadai dinas perhubungan telah mengkoordinasikan kepada
pimpinan terkait peningkatan anggara. Kesimpulan: implementasi kebijakan ini telah terlaksana dengan
sangat baik namun masih ada masyarakat yang tidak patuh sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan
lalu lintas.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04609/IPDN/2024 |
363.125 095 981 391 TAS i |
Dapat dipinjam | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193235 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260204095131 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000319 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a Implementasi Kebijakan Penyelenggaraan Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan Oleh Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh : $b Studi Kasus Kecelakaan Lalu Lintas Kota Payakumbuh /$c Tasya Yuseva | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Tasya Yuseva | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 10 : $b illus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16944 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Herry Soesanto | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 363.125 095 981 391 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 363.125 095 981 391 TAS i | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Kecelakaan Lalu Lintas | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan (GAP): Transportasi saat ini telah menjadi andil penting bagi masyarakat, semakin banyak transportasi maka semakin tinggi kemungkinan adanya kecelakaan lalu lintas, Kota Payakumbuh merupakan salah satu kota yang mengeluarkan kebijakan mengenai transportasi yang tertuang dalam peraturan daerah kota payakumbuh nomor 1 tahun 2015 tentang penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan, dimana dinas perhubungan kota payakumbuh menjadi pelaksana. Tujuan: dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis implementasi dan hambatan kebijaka penyelenggaraan lalu lintas dan 2 angkutan jalan di kota payakumbuh, serta upaya pemerintah dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode:Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan model teorisasi deduktif, dibantu dengan teori implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh Merilee S Grindle. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan informan beberapa pihak dari dinas perhubungan, polisi, serta masyarakat. Hasil/Temuan: yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu 1. implementasi kebijakan penyelenggaraan LLAJ oleh dinas perhubungan kota payakumbuh (studi kasus kecelakaan lalu lintas kota payakumbuh) ini berjalan baik namun belum bisa mencapai target yang maksimal 2. faktor penghambat implementasi kebijakan penyelenggaraan LLAJ oleh dinas perhubungan kota payakumbuh (studi kasus kecelakaan lalu lintas kota payakumbuh) yakni kurangnya sosialisasi dan sumber daya yang kurang memadai. 3. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi hambatan kebijakan ini adalah memberikan sosialisasi, dan dalam mengatasi permasalahan sumber daya yang kurang memadai dinas perhubungan telah mengkoordinasikan kepada pimpinan terkait peningkatan anggara. Kesimpulan: implementasi kebijakan ini telah terlaksana dengan sangat baik namun masih ada masyarakat yang tidak patuh sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 04 Feb 2026