Detail Katalog

ID: 30011
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PERAN BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI PEMILIH PEMULA PADA PILKADA SERENTAK 2024 DI KABUPATEN NDUGA PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN : BUPATI NGANTOR DI KAMPUNG / Moay Alessandro Jhon

Edisi: -

Pengarang:
Moay Alessandro Jhon ; Ardika Nurfurqon
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
partisipasi politik
Deskripsi Fisik:
13 hlm : ILUS ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
323.042 598 816 4 MOA p
Control Number:
INLIS000000001193240
BIB ID:
0010-0226000324
Catatan
Sistem noken sebagai resolusi konflik pada akhirnya belum dapat
terwujud sebagaimana yang diharapkan oleh Mahkamah Konstitusi. Dengan sistem noken ini
maka pemilihan tidak dapat dilakukan dengan baik dan benar, hal ini berpengaruh terhadap
suara yang dimiliki oleh para pemilih pemula. Akan tetapi, Dengan adanya sistem tersebut
maka para pemilih pemula di Kabupaten Nduga tidak memiliki kesempatan untuk menentukan
pilihan mereka sendiri, hak dalam memilih didominasi oleh para pemegang kekuasaan, dan
pengetahuan mereka mengenai politik tidak berkembang. Hal tersebut menyebabkan
kurangnya wawasan dan pengetahuan politik di kalangan pemilih pemula yang membuat
partisipasi pemilih pemula cenderung menurun dan kurangnya keterlibatan generasi muda
dalam mendukung jalannya pemerintahan untuk mewujudkan pemilih pemula yang paham
politik. Oleh sebab itu, peran kesbangpol sangat penting dalam menyikapi masalah-masalah
yang dapat mempengaruhi kepentingan para pemilih pemula di Kabupaten Nduga Provinsi
Papua Pegunungan.Tujuan: untuk mengetahui hambatan dan upaya Badan Kesatuan Bangsa
dan Politik dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula di Kabupaten Nduga Provinsi
Papua Pegunungan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Peneliti
menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data-data yang telah terkumpul
kemudian dianalisis dengan mengumpulkan data, menganalisis data, dan menarik kesimpulan.
Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang diperoleh adalah peran Badan Kesbangpol dalam
penyelenggaraan pendidikan politik bagi pemilih pemula guna menyambut Pilkada serentak
2024 di Kabupaten Nduga belum maksimal sebagaimana terlihat dari tidak tertariknya pemilih
pemula terhadap metode sosialisasi politik yang telah dilakukan Badan Kesbangpol Kabupaten
Nduga. Kesimpulan: Dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih pemula Badan
Kesbangpol Kabupaten Nduga mengahadapi beberapa hambatan berupa 1) banyaknya pegawai
Badan Kesbangpol yang belum terampil memanfaatkan media sosial dalam pelaksanaan
sosialisasi politik; 2) Tidak tepatnya persepsi pemilih pemula mengenai relevansi politik dalam
kehidupan sehari-hari; dan 3)Rendahnya kemampuan Badan Kesbangpol untuk melakukan
sosialisasi di daerah terpencil. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut
adalah dengan 1)Memberikan pembinaan terhadap pegawai kantor Badan Kesbangpol
Kabupaten Nduga pada tanggal 20 Desember 2022; 2)Mengoptimalkan peran tokoh
masyarakat dan masyarakat setempat dalam menyampaikan pesan-pesan politik untuk
menambah semangat pemilih pemula terlibat dalam partisipasi politik, dan 3)Membuat
program pendidikan politik yang kreatif melalui aplikasi Kesbangpol smart.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00272/IPDN/2026 323.042 598 816 4 MOA p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193240 1
005 _ _ 20260204100544 2
035 # # $a 0010-0226000324 3
245 1 # $a PERAN BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI PEMILIH PEMULA PADA PILKADA SERENTAK 2024 DI KABUPATEN NDUGA PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN : $b BUPATI NGANTOR DI KAMPUNG /$c Moay Alessandro Jhon 4
100 _ # $a Moay Alessandro Jhon 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 13 hlm : $b ILUS ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19778 8
700 _ # $a Ardika Nurfurqon 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 10
082 # # $a 323.042 598 816 4 11
084 # # $a 323.042 598 816 4 MOA p 12
020 # # $a - 13
600 # 4 $a partisipasi politik 14
520 # # $a Sistem noken sebagai resolusi konflik pada akhirnya belum dapat terwujud sebagaimana yang diharapkan oleh Mahkamah Konstitusi. Dengan sistem noken ini maka pemilihan tidak dapat dilakukan dengan baik dan benar, hal ini berpengaruh terhadap suara yang dimiliki oleh para pemilih pemula. Akan tetapi, Dengan adanya sistem tersebut maka para pemilih pemula di Kabupaten Nduga tidak memiliki kesempatan untuk menentukan pilihan mereka sendiri, hak dalam memilih didominasi oleh para pemegang kekuasaan, dan pengetahuan mereka mengenai politik tidak berkembang. Hal tersebut menyebabkan kurangnya wawasan dan pengetahuan politik di kalangan pemilih pemula yang membuat partisipasi pemilih pemula cenderung menurun dan kurangnya keterlibatan generasi muda dalam mendukung jalannya pemerintahan untuk mewujudkan pemilih pemula yang paham politik. Oleh sebab itu, peran kesbangpol sangat penting dalam menyikapi masalah-masalah yang dapat mempengaruhi kepentingan para pemilih pemula di Kabupaten Nduga Provinsi Papua Pegunungan.Tujuan: untuk mengetahui hambatan dan upaya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula di Kabupaten Nduga Provinsi Papua Pegunungan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data-data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan mengumpulkan data, menganalisis data, dan menarik kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang diperoleh adalah peran Badan Kesbangpol dalam penyelenggaraan pendidikan politik bagi pemilih pemula guna menyambut Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Nduga belum maksimal sebagaimana terlihat dari tidak tertariknya pemilih pemula terhadap metode sosialisasi politik yang telah dilakukan Badan Kesbangpol Kabupaten Nduga. Kesimpulan: Dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih pemula Badan Kesbangpol Kabupaten Nduga mengahadapi beberapa hambatan berupa 1) banyaknya pegawai Badan Kesbangpol yang belum terampil memanfaatkan media sosial dalam pelaksanaan sosialisasi politik; 2) Tidak tepatnya persepsi pemilih pemula mengenai relevansi politik dalam kehidupan sehari-hari; dan 3)Rendahnya kemampuan Badan Kesbangpol untuk melakukan sosialisasi di daerah terpencil. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut adalah dengan 1)Memberikan pembinaan terhadap pegawai kantor Badan Kesbangpol Kabupaten Nduga pada tanggal 20 Desember 2022; 2)Mengoptimalkan peran tokoh masyarakat dan masyarakat setempat dalam menyampaikan pesan-pesan politik untuk menambah semangat pemilih pemula terlibat dalam partisipasi politik, dan 3)Membuat program pendidikan politik yang kreatif melalui aplikasi Kesbangpol smart. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 04 Feb 2026
Export