Detail Katalog
ID: 30013Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
COLLABORATIVE GOVERNANCE MENINGKATKAN PENDIDIKAN POLITIK PEMILIH PEMULA DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH (PILKADA) DI KABUPATEN PURWOREJO PROVINSI JAWA TENGAH : BUPATI NGANTOR DI KAMPUNG / Doni Danan Dito
Edisi: -
Pengarang:
Doni Danan Dito ; Ani Martini
Doni Danan Dito ; Ani Martini
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Pendidikan Politik
Deskripsi Fisik:
13 hlm : - ; - -
13 hlm : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
324.759 826 41 DON c
324.759 826 41 DON c
Control Number:
INLIS000000001193242
INLIS000000001193242
BIB ID:
0010-0226000326
0010-0226000326
Catatan
meskipun ada peningkatan partisipasi Pilkada dari
2015 ke 2020, tingkat partisipasinya masih di bawah rata-rata Provinsi Jawa Tengah. Selain
itu, jumlah pemilih pemula yang signifikan di Purworejo menekankan pentingnya pendidikan
politik yang efektif. Kabupaten ini telah mulai menerapkan Collaborative governance melalui
Bakesbangpol, tetapi masih memerlukan perbaikan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah
mengetahui dan menganalisis Collaborative governance antara pemerintah, akademisi, swasta,
masyarakat, dan pers dalam meningkatkan pendidikan politik bagi pemilih pemula di
Kabupaten Purworejo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
pendekatan deskriptif dan deduktif. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara,
sedangkan data sekunder dikumpulkan dari dokumen-dokumen terkait. Informan dipilih
menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data
meliputi wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan
pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi.
Hasil/Temuan: Collaborative governance antara pemerintah dengan pihak komunitas, media,
dan akademisi telah berjalan lancar namun belum optimal sepenuhnya, hal ini karena aktor
swasta belum terlibat secara aktif dalam kegiatan peningkatan pemahaman pendidikan politik
bagi pemilih pemula di Kabupaten Purworejo. Kesimpulan: Melibatkan aktor swasta secara
aktif melalui pendekatan yang persuasif dan mengidentifikasi manfaat yang diperoleh melalui
partisipasi aktif dalam pendidikan politik.
2015 ke 2020, tingkat partisipasinya masih di bawah rata-rata Provinsi Jawa Tengah. Selain
itu, jumlah pemilih pemula yang signifikan di Purworejo menekankan pentingnya pendidikan
politik yang efektif. Kabupaten ini telah mulai menerapkan Collaborative governance melalui
Bakesbangpol, tetapi masih memerlukan perbaikan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah
mengetahui dan menganalisis Collaborative governance antara pemerintah, akademisi, swasta,
masyarakat, dan pers dalam meningkatkan pendidikan politik bagi pemilih pemula di
Kabupaten Purworejo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
pendekatan deskriptif dan deduktif. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara,
sedangkan data sekunder dikumpulkan dari dokumen-dokumen terkait. Informan dipilih
menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data
meliputi wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan
pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi.
Hasil/Temuan: Collaborative governance antara pemerintah dengan pihak komunitas, media,
dan akademisi telah berjalan lancar namun belum optimal sepenuhnya, hal ini karena aktor
swasta belum terlibat secara aktif dalam kegiatan peningkatan pemahaman pendidikan politik
bagi pemilih pemula di Kabupaten Purworejo. Kesimpulan: Melibatkan aktor swasta secara
aktif melalui pendekatan yang persuasif dan mengidentifikasi manfaat yang diperoleh melalui
partisipasi aktif dalam pendidikan politik.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00274/IPDN/2026 |
324.759 826 41 DON c |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193242 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260205120305 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000326 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a COLLABORATIVE GOVERNANCE MENINGKATKAN PENDIDIKAN POLITIK PEMILIH PEMULA DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH (PILKADA) DI KABUPATEN PURWOREJO PROVINSI JAWA TENGAH : $b BUPATI NGANTOR DI KAMPUNG /$c Doni Danan Dito | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Doni Danan Dito | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 13 hlm : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18965 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Ani Martini | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 324.759 826 41 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 324.759 826 41 DON c | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 600 | # |
4 |
$a Pendidikan Politik | 14 |
| 520 | # |
# |
$a meskipun ada peningkatan partisipasi Pilkada dari 2015 ke 2020, tingkat partisipasinya masih di bawah rata-rata Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, jumlah pemilih pemula yang signifikan di Purworejo menekankan pentingnya pendidikan politik yang efektif. Kabupaten ini telah mulai menerapkan Collaborative governance melalui Bakesbangpol, tetapi masih memerlukan perbaikan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis Collaborative governance antara pemerintah, akademisi, swasta, masyarakat, dan pers dalam meningkatkan pendidikan politik bagi pemilih pemula di Kabupaten Purworejo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan deduktif. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari dokumen-dokumen terkait. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil/Temuan: Collaborative governance antara pemerintah dengan pihak komunitas, media, dan akademisi telah berjalan lancar namun belum optimal sepenuhnya, hal ini karena aktor swasta belum terlibat secara aktif dalam kegiatan peningkatan pemahaman pendidikan politik bagi pemilih pemula di Kabupaten Purworejo. Kesimpulan: Melibatkan aktor swasta secara aktif melalui pendekatan yang persuasif dan mengidentifikasi manfaat yang diperoleh melalui partisipasi aktif dalam pendidikan politik. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 04 Feb 2026