Detail Katalog
ID: 30020Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
KETERWAKILAN PEREMPUAN DALAM PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DPRD DI KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN : ANALISIS KEGAGALAN ENDANG KUSUMAWATY DALAM PEMILIHAN WALIKOTA KOTA PANGKALPINANG TAHUN 2018 / Hany Asyifah Salsabila
Edisi: -
Pengarang:
Hany Asyifah Salsabila ; Wutoy Maichel
Hany Asyifah Salsabila ; Wutoy Maichel
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Perempuan Dalam Politik
Deskripsi Fisik:
13 hlm : - ; - -
13 hlm : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
324.623 598 161 62 HAN k
324.623 598 161 62 HAN k
Control Number:
INLIS000000001193249
INLIS000000001193249
BIB ID:
0010-0226000333
0010-0226000333
Catatan
Penelitian ini membahas mengenai keterwakilan
perempuan pada anggota DPRD di Kota Palembang yang masih rendah dibuktikan bahwa di tahun
2014-2019 keterwakilan perempuan yang menduduki anggota DPRD sebanyak 9 orang (18%),
sedangkan tahun 2019-2024 mengalami penurunan yaitu berjumlah 5 orang (10%) sehingga belum
memenuhi kuota yang diharapkan oleh pemerintah yaitu 30% keterwakilan perempuan di legislatif.
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui mengapa keterwakilan politik perempuan
sebagai anggota DPRD di Kota Palembang rendah, mengetahui faktor penghambat dan pendukung
serta mengetahui upaya partai politik di Kota Palembang dalam menegakkan aturan tentang
keterwakilan calon perempuan pada proses pencalonan pemilu legislatif anggota DPRD di Kota
Palembang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data
observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Peneltian ini dianalisis menggunakan Teori
Keterwakilan Elektoral menurut Hanna F Pitkin (1967) yang terdiri Empat Dimensi yaitu Wakil, yang
Terwakili, Substansi Perwakilan Dan Konteks. Hasil/Temuan: Keterwakilan perempuan di DPRD
Kota Palembang masih rendah disebabkan oleh beberapa faktor penghambat yaitu Faktor sosial
budaya seperti budaya partriarki yang masih melekat pada masyarakat, kurangnya kedekatan sosial
dengan masyarakat dan marginalisasi perempuan. Faktor pendidikan seperti kurangnya pengetahuan
dan pemahaman politik. Faktor psikologi seperti kurangnya kepercayaan diri caleg perempuan dalam
bersaing dengan laki-laki dalam pemilu. Faktor ekonomi caleg seperti dana operasional kampanye
dan lain sebagainya. Kesimpulan: Rendahnya keterwakilan perempuan pada DPRD Kota Palembang
dipengaruhi oleh faktor internal calon legislatif maupun faktor eksternal dan untuk meningkatkan
keterwakilan perempuan ini diperlukan upaya peningkatan sumber daya manusia calon legislatif
perempuan melalui program pendidikan dan pelatihan politik yang diadakan oleh partai politik secara
terus menerus, sehingga di harapkan caleg perempuan dapat terlibat aktif dalam politik untuk
menyuarakan kepentingan perempuan.
perempuan pada anggota DPRD di Kota Palembang yang masih rendah dibuktikan bahwa di tahun
2014-2019 keterwakilan perempuan yang menduduki anggota DPRD sebanyak 9 orang (18%),
sedangkan tahun 2019-2024 mengalami penurunan yaitu berjumlah 5 orang (10%) sehingga belum
memenuhi kuota yang diharapkan oleh pemerintah yaitu 30% keterwakilan perempuan di legislatif.
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui mengapa keterwakilan politik perempuan
sebagai anggota DPRD di Kota Palembang rendah, mengetahui faktor penghambat dan pendukung
serta mengetahui upaya partai politik di Kota Palembang dalam menegakkan aturan tentang
keterwakilan calon perempuan pada proses pencalonan pemilu legislatif anggota DPRD di Kota
Palembang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data
observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Peneltian ini dianalisis menggunakan Teori
Keterwakilan Elektoral menurut Hanna F Pitkin (1967) yang terdiri Empat Dimensi yaitu Wakil, yang
Terwakili, Substansi Perwakilan Dan Konteks. Hasil/Temuan: Keterwakilan perempuan di DPRD
Kota Palembang masih rendah disebabkan oleh beberapa faktor penghambat yaitu Faktor sosial
budaya seperti budaya partriarki yang masih melekat pada masyarakat, kurangnya kedekatan sosial
dengan masyarakat dan marginalisasi perempuan. Faktor pendidikan seperti kurangnya pengetahuan
dan pemahaman politik. Faktor psikologi seperti kurangnya kepercayaan diri caleg perempuan dalam
bersaing dengan laki-laki dalam pemilu. Faktor ekonomi caleg seperti dana operasional kampanye
dan lain sebagainya. Kesimpulan: Rendahnya keterwakilan perempuan pada DPRD Kota Palembang
dipengaruhi oleh faktor internal calon legislatif maupun faktor eksternal dan untuk meningkatkan
keterwakilan perempuan ini diperlukan upaya peningkatan sumber daya manusia calon legislatif
perempuan melalui program pendidikan dan pelatihan politik yang diadakan oleh partai politik secara
terus menerus, sehingga di harapkan caleg perempuan dapat terlibat aktif dalam politik untuk
menyuarakan kepentingan perempuan.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00281/IPDN/2026 |
324.623 598 161 62 HAN k |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193249 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260205122900 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000333 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a KETERWAKILAN PEREMPUAN DALAM PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DPRD DI KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN : $b ANALISIS KEGAGALAN ENDANG KUSUMAWATY DALAM PEMILIHAN WALIKOTA KOTA PANGKALPINANG TAHUN 2018 /$c Hany Asyifah Salsabila | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Hany Asyifah Salsabila | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 13 hlm : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17135 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Wutoy Maichel | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 324.623 598 161 62 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 324.623 598 161 62 HAN k | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 600 | # |
4 |
$a Perempuan Dalam Politik | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Penelitian ini membahas mengenai keterwakilan perempuan pada anggota DPRD di Kota Palembang yang masih rendah dibuktikan bahwa di tahun 2014-2019 keterwakilan perempuan yang menduduki anggota DPRD sebanyak 9 orang (18%), sedangkan tahun 2019-2024 mengalami penurunan yaitu berjumlah 5 orang (10%) sehingga belum memenuhi kuota yang diharapkan oleh pemerintah yaitu 30% keterwakilan perempuan di legislatif. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui mengapa keterwakilan politik perempuan sebagai anggota DPRD di Kota Palembang rendah, mengetahui faktor penghambat dan pendukung serta mengetahui upaya partai politik di Kota Palembang dalam menegakkan aturan tentang keterwakilan calon perempuan pada proses pencalonan pemilu legislatif anggota DPRD di Kota Palembang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Peneltian ini dianalisis menggunakan Teori Keterwakilan Elektoral menurut Hanna F Pitkin (1967) yang terdiri Empat Dimensi yaitu Wakil, yang Terwakili, Substansi Perwakilan Dan Konteks. Hasil/Temuan: Keterwakilan perempuan di DPRD Kota Palembang masih rendah disebabkan oleh beberapa faktor penghambat yaitu Faktor sosial budaya seperti budaya partriarki yang masih melekat pada masyarakat, kurangnya kedekatan sosial dengan masyarakat dan marginalisasi perempuan. Faktor pendidikan seperti kurangnya pengetahuan dan pemahaman politik. Faktor psikologi seperti kurangnya kepercayaan diri caleg perempuan dalam bersaing dengan laki-laki dalam pemilu. Faktor ekonomi caleg seperti dana operasional kampanye dan lain sebagainya. Kesimpulan: Rendahnya keterwakilan perempuan pada DPRD Kota Palembang dipengaruhi oleh faktor internal calon legislatif maupun faktor eksternal dan untuk meningkatkan keterwakilan perempuan ini diperlukan upaya peningkatan sumber daya manusia calon legislatif perempuan melalui program pendidikan dan pelatihan politik yang diadakan oleh partai politik secara terus menerus, sehingga di harapkan caleg perempuan dapat terlibat aktif dalam politik untuk menyuarakan kepentingan perempuan. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 04 Feb 2026