Detail Katalog
ID: 30038Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
SINERGITAS SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP DALAM MEWUJUDKAN KETERTIBAN KEBERSIHAN DAN KEINDAHAN WILAYAH PERKOTAAN DI KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR PROVINSI KALIMANTAN TENGAH / SITOMPUL, PETTY SARI
Edisi: -
Pengarang:
SITOMPUL, PETTY SARI ; Dadang Supriatna
SITOMPUL, PETTY SARI ; Dadang Supriatna
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Satuan Polisi Pamong Praja
Deskripsi Fisik:
11 hlm : - ; - -
11 hlm : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
363.285 934 22 SIT s
363.285 934 22 SIT s
Control Number:
INLIS000000001193267
INLIS000000001193267
BIB ID:
0010-0226000351
0010-0226000351
Catatan
Setiap wilayah memiliki visi untuk menciptakan
lingkungan kotayang tertib, bersih dan indah. Hal yang sama dilakukan di Kabupaten
Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah. Terjadinya peningkatan jumlah
pelanggar K-3 menunjukkan tantangan yang dihadapi oleh DinLH dan Satpol PP
dalam mengendalikan perilaku masyarakat terkait pencemaran lingkungan di
wilayah perkotaan karena kurangnya kesadaran masyarakat terhadap peraturan yang
berlaku. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan dan
menganalisis Sinergitas dari Satpol PP dan DLH dalam mewujudkan K3 di
Kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah, serta faktor
pendukung dan faktor penghambatnya. Metode: Penelitian ini menggunakan teori
Doctoroff (1977) yang mengkaji Sinergitas menjadi empat Dimensi yaitu
Komunikasi yang efektif, Umpan balik, Kepercayaan, Kreatifitas. Adapun
pendekatan yang digunakan pada penelitian ini ialah kualitatif deskriptif.
Hasil/Temuan: Temuan bahwa partisipasi pro aktif masyarakat dalam pengelolaan
sampah di Kabupaten Kotawaringin Timur telah berjalan dengan baik dikarenakan
adanya kolaborasi yang baik dari pemerintah setempat dengan komunitas
masyarakatnya. Sinergi Satpol PP dan DLH sebagai kunci berjalannya program K3 di wilayah perkotaan. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi
antara Satpol PP dan DinLH dalam mencapai ketertiban, kebersihan dan keindahan
di wilayah perkotaanKabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah
belum mencapai tingkat yang maksimal. Satpol PP dan DinLH sudah berupaya
keras dalam mewujudkan ketertiban, kebersihan, dan keindahan. Namun, masih
terdapat oknum pelanggar yang sulit dijangkau dan teratasi. Kedua instansi telah
berusaha sebaik mungkin dengan keterbatasan yang ada dan melakukan komunikasi
serta koordinasiuntuk mencapai tujuan masyarakat paham wawasan
lingkungan
lingkungan kotayang tertib, bersih dan indah. Hal yang sama dilakukan di Kabupaten
Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah. Terjadinya peningkatan jumlah
pelanggar K-3 menunjukkan tantangan yang dihadapi oleh DinLH dan Satpol PP
dalam mengendalikan perilaku masyarakat terkait pencemaran lingkungan di
wilayah perkotaan karena kurangnya kesadaran masyarakat terhadap peraturan yang
berlaku. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan dan
menganalisis Sinergitas dari Satpol PP dan DLH dalam mewujudkan K3 di
Kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah, serta faktor
pendukung dan faktor penghambatnya. Metode: Penelitian ini menggunakan teori
Doctoroff (1977) yang mengkaji Sinergitas menjadi empat Dimensi yaitu
Komunikasi yang efektif, Umpan balik, Kepercayaan, Kreatifitas. Adapun
pendekatan yang digunakan pada penelitian ini ialah kualitatif deskriptif.
Hasil/Temuan: Temuan bahwa partisipasi pro aktif masyarakat dalam pengelolaan
sampah di Kabupaten Kotawaringin Timur telah berjalan dengan baik dikarenakan
adanya kolaborasi yang baik dari pemerintah setempat dengan komunitas
masyarakatnya. Sinergi Satpol PP dan DLH sebagai kunci berjalannya program K3 di wilayah perkotaan. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi
antara Satpol PP dan DinLH dalam mencapai ketertiban, kebersihan dan keindahan
di wilayah perkotaanKabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah
belum mencapai tingkat yang maksimal. Satpol PP dan DinLH sudah berupaya
keras dalam mewujudkan ketertiban, kebersihan, dan keindahan. Namun, masih
terdapat oknum pelanggar yang sulit dijangkau dan teratasi. Kedua instansi telah
berusaha sebaik mungkin dengan keterbatasan yang ada dan melakukan komunikasi
serta koordinasiuntuk mencapai tujuan masyarakat paham wawasan
lingkungan
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04626/IPDN/2024 |
363.285 934 22 SIT s |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193267 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260205093039 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000351 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a SINERGITAS SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP DALAM MEWUJUDKAN KETERTIBAN KEBERSIHAN DAN KEINDAHAN WILAYAH PERKOTAAN DI KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR PROVINSI KALIMANTAN TENGAH /$c SITOMPUL, PETTY SARI | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a SITOMPUL, PETTY SARI | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 11 hlm : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16856 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Dadang Supriatna | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 363.285 934 22 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 363.285 934 22 SIT s | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Satuan Polisi Pamong Praja | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Setiap wilayah memiliki visi untuk menciptakan lingkungan kotayang tertib, bersih dan indah. Hal yang sama dilakukan di Kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah. Terjadinya peningkatan jumlah pelanggar K-3 menunjukkan tantangan yang dihadapi oleh DinLH dan Satpol PP dalam mengendalikan perilaku masyarakat terkait pencemaran lingkungan di wilayah perkotaan karena kurangnya kesadaran masyarakat terhadap peraturan yang berlaku. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan dan menganalisis Sinergitas dari Satpol PP dan DLH dalam mewujudkan K3 di Kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah, serta faktor pendukung dan faktor penghambatnya. Metode: Penelitian ini menggunakan teori Doctoroff (1977) yang mengkaji Sinergitas menjadi empat Dimensi yaitu Komunikasi yang efektif, Umpan balik, Kepercayaan, Kreatifitas. Adapun pendekatan yang digunakan pada penelitian ini ialah kualitatif deskriptif. Hasil/Temuan: Temuan bahwa partisipasi pro aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Kotawaringin Timur telah berjalan dengan baik dikarenakan adanya kolaborasi yang baik dari pemerintah setempat dengan komunitas masyarakatnya. Sinergi Satpol PP dan DLH sebagai kunci berjalannya program K3 di wilayah perkotaan. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi antara Satpol PP dan DinLH dalam mencapai ketertiban, kebersihan dan keindahan di wilayah perkotaanKabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah belum mencapai tingkat yang maksimal. Satpol PP dan DinLH sudah berupaya keras dalam mewujudkan ketertiban, kebersihan, dan keindahan. Namun, masih terdapat oknum pelanggar yang sulit dijangkau dan teratasi. Kedua instansi telah berusaha sebaik mungkin dengan keterbatasan yang ada dan melakukan komunikasi serta koordinasiuntuk mencapai tujuan masyarakat paham wawasan lingkungan | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 05 Feb 2026