Detail Katalog

ID: 30099
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN TERPADU (PKT) DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KOTA ADMINISTRASI JAKARTA UTARA PROVINSI DKI JAKARTA / Fajri Defri Sya’ban

Pengarang:
Fajri Defri Sya’ban ; Hari Nur Cahya Murni
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Layanan Penanggulangan Kemiskinan
Deskripsi Fisik:
10 : illus
Nomor Panggil:
362.509 598 222 FAJ i
Control Number:
INLIS000000001193328
BIB ID:
0010-0226000412
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT)
ialah program peningkatan kemampuan berusaha melalui berbagai tahapan seperti pelatihan,
pendampingan wirausaha, perizinan, pemasaran, pelaporan keuangan, dan fasilitas permodalan.
Program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu telah diatur di dalam Peraturan Gubernur
Provinsi DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2020. Program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu
merupakan sebuah program yang dilakukan bertujuan untuk mengembangkan kemampuan
keterampilan dan kemandirian berusaha serta menanggulangi tingkat pengangguran dan
kemiskinan. Dalam pelaksanaan implementasi kebijakan Program PKT penulis memperoleh
beberapa masalah di dalam pelaksanaannya dimana sasaran daripada program ini sudah tercapai
namun tujuan dari adanya kebijakan Program PKT belum sepenuhnya tercapai kemudian juga
dengan jumlah pendamping Program PKT tidak sebanding dengan jumlah peserta Program PKT
selain itu para peserta Program PKT belum mendapatkan fasilitas yang diharapkan yakni modal
utama berupa bantuan uang tunai. Kemudian masih banyaknya masyarakat terutama masyarakat
miskin yang belum mengetahui adanya Program PKT. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui bagaimana implementasi Program PKT dalam menanggulangi kemiskinan di
Kota Administrasi Jakarta Utara serta dilihat dari hambatan dan dukungan dalam pelaksanaannya.
Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Adapun
teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik
analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Fokus dalam penelitian
yaitu menggunakan teori Van Meter dan Van Horn yaitu Standar dan Sasaran Kebijakan, Sumber
Daya, Karakteristik Pelaksana, Sikap Disposisi Para Pelaksana, Komunikasi antar Organisasi
Pelaksana, serta Lingkungan Sosial, Ekonomi, dan Politik. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil
penelitian implementasi kebijakan Program PKT ditemukan beberapa masalah yang cukup
signifikan serta hambatan dalam pelaksanaan Program PKT yakni adanya keterbatasan masyarakat
dalam penggunaan teknologi dalam melaksanakan pendaftaran Program PKT melalui website serta
masih rendahnya disiplin masyarakat dalam mengikuti pelatihan Program PKT. Kesimpulan: Dari
kegiatan penelitian yang dilakukan penulis dengan berpedoman pada teori yang ada, penulis
menyimpulkan bahwa pelaksanaan Program PKT di Kota Administrasi Jakarta Utara belum
optimal masih terdapat beberapa permasalahan seperti belum tercapainya tujuan kebijakan, tidak
memadainya jumlah pendamping Program PKT, belum terpenuhinya fasilitas modal berupa
bantuan uang tunai dan masih banyak masyarakat miskin yang belum mengetahui adanya Program
PKT.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04686/IPDN/2024 362.509 598 222 FAJ i Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193328 1
005 _ _ 20260205115250 2
035 # # $a 0010-0226000412 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN TERPADU (PKT) DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KOTA ADMINISTRASI JAKARTA UTARA PROVINSI DKI JAKARTA /$c Fajri Defri Sya’ban 4
100 _ # $a Fajri Defri Sya’ban 5
300 # # $a 10 : $b illus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18408 7
700 _ # $a Hari Nur Cahya Murni 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 9
082 # # $a 362.509 598 222 10
084 # # $a 362.509 598 222 FAJ i 11
650 # 4 $a Layanan Penanggulangan Kemiskinan 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) ialah program peningkatan kemampuan berusaha melalui berbagai tahapan seperti pelatihan, pendampingan wirausaha, perizinan, pemasaran, pelaporan keuangan, dan fasilitas permodalan. Program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu telah diatur di dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2020. Program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu merupakan sebuah program yang dilakukan bertujuan untuk mengembangkan kemampuan keterampilan dan kemandirian berusaha serta menanggulangi tingkat pengangguran dan kemiskinan. Dalam pelaksanaan implementasi kebijakan Program PKT penulis memperoleh beberapa masalah di dalam pelaksanaannya dimana sasaran daripada program ini sudah tercapai namun tujuan dari adanya kebijakan Program PKT belum sepenuhnya tercapai kemudian juga dengan jumlah pendamping Program PKT tidak sebanding dengan jumlah peserta Program PKT selain itu para peserta Program PKT belum mendapatkan fasilitas yang diharapkan yakni modal utama berupa bantuan uang tunai. Kemudian masih banyaknya masyarakat terutama masyarakat miskin yang belum mengetahui adanya Program PKT. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi Program PKT dalam menanggulangi kemiskinan di Kota Administrasi Jakarta Utara serta dilihat dari hambatan dan dukungan dalam pelaksanaannya. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Fokus dalam penelitian yaitu menggunakan teori Van Meter dan Van Horn yaitu Standar dan Sasaran Kebijakan, Sumber Daya, Karakteristik Pelaksana, Sikap Disposisi Para Pelaksana, Komunikasi antar Organisasi Pelaksana, serta Lingkungan Sosial, Ekonomi, dan Politik. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian implementasi kebijakan Program PKT ditemukan beberapa masalah yang cukup signifikan serta hambatan dalam pelaksanaan Program PKT yakni adanya keterbatasan masyarakat dalam penggunaan teknologi dalam melaksanakan pendaftaran Program PKT melalui website serta masih rendahnya disiplin masyarakat dalam mengikuti pelatihan Program PKT. Kesimpulan: Dari kegiatan penelitian yang dilakukan penulis dengan berpedoman pada teori yang ada, penulis menyimpulkan bahwa pelaksanaan Program PKT di Kota Administrasi Jakarta Utara belum optimal masih terdapat beberapa permasalahan seperti belum tercapainya tujuan kebijakan, tidak memadainya jumlah pendamping Program PKT, belum terpenuhinya fasilitas modal berupa bantuan uang tunai dan masih banyak masyarakat miskin yang belum mengetahui adanya Program PKT. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name