Detail Katalog
ID: 30212Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PENERTIBAN ANAK JALANAN OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DI KOTA BALIKPAPAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR / Dendy Noer Alam
Edisi: -
Pengarang:
Dendy Noer Alam ; Dadang Supriatna
Dendy Noer Alam ; Dadang Supriatna
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
anak Jalanan
Deskripsi Fisik:
10 hlm : Ilust ; - -
10 hlm : Ilust ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
362.735 983 811 DEN p
362.735 983 811 DEN p
Control Number:
INLIS000000001193441
INLIS000000001193441
BIB ID:
0010-0226000525
0010-0226000525
Catatan
Kota Balikpapan merupakan salah satu kota besar yang
merupakan gerbang pintu masuk ke Provinsi Kalimantan Timur dan menjadi kota
utama yang dipilih masyarakat sebagai tempat tinggal. Hal tersebut membuat
urbanisasi di Kota Balikpapan tinggi dan berdampak pada semakin banyaknya anak
jalanan yang ada di Kota Balikpapan. Meningkatnya jumlah anak jalanan menjadi
permasalahan yang perlu diperhatikan. Karena kehadirannya dapat mengganggu
ketentraman dan ketertiban umum di masyarakat. Oleh karena itu perlu adanya
tindakan penertiban dari pemerintah yaitu Satpol PP untuk mengatasi permasalahan
ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan
pelaksanaan penertiban anak jalanan serta mengetahui apa saja kendala serta upaya
yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Balikpapan dalam melaksanakan penertiban
anak jalanan di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur. Metode: Metode
penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualtitatif dengan menggunakan
pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yakni melalui observasi,
wawancara dan dokumentasi, dengan menggunakan teori dari Retno Widjayanti
yang meliputi; penertiban langsung dan penertiban tidak langsung. Hasil: Dari hasil
penelitian dapat diihat penertiban anak jalanan yang dilakukan belum dilakukan
secara optimal karena adanya beberapa kendala seperti kurangnya sarana dan
prasarana, kualitas SDM, ekonomi, dan keterbatasan anggaran. Beberapa upaya
telah dilakukan seperti seperti kegiatan patroli rutin sebanyak 3 kali dalam sehari
pada waktu pagi, siang dan malah hari. Kemudian memperbarui sistem pelaporan
atau pengaduan sehingga dapat memperoleh informasi secara cepat tepat dan
akurat. Serta meningkatkan standar kualitas mutu perekrutan anggota Satpol PP dan
juga permintaan penambahan anggaran bagi Satpol PP Kota Balikpapan.
Kesimpulan: Penertiban anak jalanan yang dilakukan belum dilakukan secara
maksimal karena masih banyak ditemukan anak jalanan yang berkeliaran untuk
melakukan aktivitas di jalanan yang disebabkan faktor internal dan eksternal.
merupakan gerbang pintu masuk ke Provinsi Kalimantan Timur dan menjadi kota
utama yang dipilih masyarakat sebagai tempat tinggal. Hal tersebut membuat
urbanisasi di Kota Balikpapan tinggi dan berdampak pada semakin banyaknya anak
jalanan yang ada di Kota Balikpapan. Meningkatnya jumlah anak jalanan menjadi
permasalahan yang perlu diperhatikan. Karena kehadirannya dapat mengganggu
ketentraman dan ketertiban umum di masyarakat. Oleh karena itu perlu adanya
tindakan penertiban dari pemerintah yaitu Satpol PP untuk mengatasi permasalahan
ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan
pelaksanaan penertiban anak jalanan serta mengetahui apa saja kendala serta upaya
yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Balikpapan dalam melaksanakan penertiban
anak jalanan di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur. Metode: Metode
penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualtitatif dengan menggunakan
pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yakni melalui observasi,
wawancara dan dokumentasi, dengan menggunakan teori dari Retno Widjayanti
yang meliputi; penertiban langsung dan penertiban tidak langsung. Hasil: Dari hasil
penelitian dapat diihat penertiban anak jalanan yang dilakukan belum dilakukan
secara optimal karena adanya beberapa kendala seperti kurangnya sarana dan
prasarana, kualitas SDM, ekonomi, dan keterbatasan anggaran. Beberapa upaya
telah dilakukan seperti seperti kegiatan patroli rutin sebanyak 3 kali dalam sehari
pada waktu pagi, siang dan malah hari. Kemudian memperbarui sistem pelaporan
atau pengaduan sehingga dapat memperoleh informasi secara cepat tepat dan
akurat. Serta meningkatkan standar kualitas mutu perekrutan anggota Satpol PP dan
juga permintaan penambahan anggaran bagi Satpol PP Kota Balikpapan.
Kesimpulan: Penertiban anak jalanan yang dilakukan belum dilakukan secara
maksimal karena masih banyak ditemukan anak jalanan yang berkeliaran untuk
melakukan aktivitas di jalanan yang disebabkan faktor internal dan eksternal.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04777/IPDN/2024 |
362.735 983 811 DEN p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193441 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260206084536 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000525 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PENERTIBAN ANAK JALANAN OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DI KOTA BALIKPAPAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR /$c Dendy Noer Alam | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Dendy Noer Alam | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 10 hlm : $b Ilust ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17509 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Dadang Supriatna | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 362.735 983 811 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 362.735 983 811 DEN p | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a anak Jalanan | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Kota Balikpapan merupakan salah satu kota besar yang merupakan gerbang pintu masuk ke Provinsi Kalimantan Timur dan menjadi kota utama yang dipilih masyarakat sebagai tempat tinggal. Hal tersebut membuat urbanisasi di Kota Balikpapan tinggi dan berdampak pada semakin banyaknya anak jalanan yang ada di Kota Balikpapan. Meningkatnya jumlah anak jalanan menjadi permasalahan yang perlu diperhatikan. Karena kehadirannya dapat mengganggu ketentraman dan ketertiban umum di masyarakat. Oleh karena itu perlu adanya tindakan penertiban dari pemerintah yaitu Satpol PP untuk mengatasi permasalahan ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pelaksanaan penertiban anak jalanan serta mengetahui apa saja kendala serta upaya yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Balikpapan dalam melaksanakan penertiban anak jalanan di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualtitatif dengan menggunakan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yakni melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan menggunakan teori dari Retno Widjayanti yang meliputi; penertiban langsung dan penertiban tidak langsung. Hasil: Dari hasil penelitian dapat diihat penertiban anak jalanan yang dilakukan belum dilakukan secara optimal karena adanya beberapa kendala seperti kurangnya sarana dan prasarana, kualitas SDM, ekonomi, dan keterbatasan anggaran. Beberapa upaya telah dilakukan seperti seperti kegiatan patroli rutin sebanyak 3 kali dalam sehari pada waktu pagi, siang dan malah hari. Kemudian memperbarui sistem pelaporan atau pengaduan sehingga dapat memperoleh informasi secara cepat tepat dan akurat. Serta meningkatkan standar kualitas mutu perekrutan anggota Satpol PP dan juga permintaan penambahan anggaran bagi Satpol PP Kota Balikpapan. Kesimpulan: Penertiban anak jalanan yang dilakukan belum dilakukan secara maksimal karena masih banyak ditemukan anak jalanan yang berkeliaran untuk melakukan aktivitas di jalanan yang disebabkan faktor internal dan eksternal. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 06 Feb 2026