Detail Katalog

ID: 30244
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PENERAPAN APLIKASI SATU DATA TRENGGALEK DALAM MEWUJUDKAN KETERBUKAAN INFORMASI PADA DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN TRENGGALEK / Adhi Triyanto

Pengarang:
Adhi Triyanto ; Muhammad Tosan Bingamawa
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Administrasi Publik
Deskripsi Fisik:
11 hlm
Nomor Panggil:
351.095 982 813 ADH p
Control Number:
INLIS000000001193473
BIB ID:
0010-0226000557
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP):Aplikasi Satu Data Trenggalek ini sudah dilakukan
sosialisasi dan diterapkan sejak tahun 2021, namun pada kenyataannya jumlah pengguna aplikasi ini masih sedikit dibandingkan dengan jumlah penduduk di Kabupaten Trenggalek.Tujuan:Tujuan penelitian skripsi ini untuk mendeskripsikan dan menjelaskan penerapan serta menganalisis hambatan serta upaya yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Trenggalek.Aplikasi ini diciptakan bertujuan untuk mewujudkan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Pada penelitian ini peneliti menggunakan teori penerapan maskun dalam Labolo (2008). Metode:Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Penetapan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik triangulasi yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil :Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa penerapan aplikasi Satu Data Trenggalek masih belum maksimal dalam penerapannya masih ditemukan hambatan dalam hal ini adalah masih kurang aktifnya admin setiap Perangkat Daerah dalam memasukan data, sering terjadi mutasi pada admin yang menginput data didalam aplikasi data. Tidak semua data yang dimiliki Perangkat Daerah dapat dibagi pakai, kurang adanya partisipasi dari masyarakat, masih adanya pemikiran bahwa aplikasi ini hanya menguntungkan diskominfo saja. Dan upaya yang diberikan dalam mengatasi masalah pemberian penghargaan kepada admin perangkat
daerah yang disiplin menginput data, pemberian pengarahan ulang kepada pegawai setelah adanya mutasi, melakukan standarisasi secara sederhana, melakukan sosialisasi kepada
masyarakat.Kesimpulan:Kesimpulan dari penelitian ini penerapan aplikasi Satu Data Trenggalek ini sudah berjalan cukup bagus . Walaupun masih ditemukan beberapa hambatanya. Namun, pemerintah tidak tinggal diam segala tindakan diberikan untuk mengatasi hambatan tersebut.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04806/IPDN/2024 351.095 982 813 ADH p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193473 1
005 _ _ 20260206091426 2
035 # # $a 0010-0226000557 3
245 1 # $a PENERAPAN APLIKASI SATU DATA TRENGGALEK DALAM MEWUJUDKAN KETERBUKAAN INFORMASI PADA DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN TRENGGALEK /$c Adhi Triyanto 4
100 _ # $a Adhi Triyanto 5
300 # # $a 11 hlm 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18662 7
700 _ # $a Muhammad Tosan Bingamawa 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 9
082 # # $a 351.095 982 813 10
084 # # $a 351.095 982 813 ADH p 11
650 # 4 $a Administrasi Publik 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP):Aplikasi Satu Data Trenggalek ini sudah dilakukan sosialisasi dan diterapkan sejak tahun 2021, namun pada kenyataannya jumlah pengguna aplikasi ini masih sedikit dibandingkan dengan jumlah penduduk di Kabupaten Trenggalek.Tujuan:Tujuan penelitian skripsi ini untuk mendeskripsikan dan menjelaskan penerapan serta menganalisis hambatan serta upaya yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Trenggalek.Aplikasi ini diciptakan bertujuan untuk mewujudkan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Pada penelitian ini peneliti menggunakan teori penerapan maskun dalam Labolo (2008). Metode:Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Penetapan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik triangulasi yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil :Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa penerapan aplikasi Satu Data Trenggalek masih belum maksimal dalam penerapannya masih ditemukan hambatan dalam hal ini adalah masih kurang aktifnya admin setiap Perangkat Daerah dalam memasukan data, sering terjadi mutasi pada admin yang menginput data didalam aplikasi data. Tidak semua data yang dimiliki Perangkat Daerah dapat dibagi pakai, kurang adanya partisipasi dari masyarakat, masih adanya pemikiran bahwa aplikasi ini hanya menguntungkan diskominfo saja. Dan upaya yang diberikan dalam mengatasi masalah pemberian penghargaan kepada admin perangkat daerah yang disiplin menginput data, pemberian pengarahan ulang kepada pegawai setelah adanya mutasi, melakukan standarisasi secara sederhana, melakukan sosialisasi kepada masyarakat.Kesimpulan:Kesimpulan dari penelitian ini penerapan aplikasi Satu Data Trenggalek ini sudah berjalan cukup bagus . Walaupun masih ditemukan beberapa hambatanya. Namun, pemerintah tidak tinggal diam segala tindakan diberikan untuk mengatasi hambatan tersebut. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name