Detail Katalog

ID: 30289
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PELAKSANAAN PENYULUHAN DAN PEMBINAAN PENGEMIS DAN MANUSIA SILVER DI KABUPATEN TULUNGAGUNG / DIMAS RESKI KURNIAWAN

Edisi: -

Pengarang:
DIMAS RESKI KURNIAWAN ; Boytenjuri
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Layanan Sosial
Deskripsi Fisik:
11 hlm : Ilust ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
362.959 828 14 DIM p
Control Number:
INLIS000000001193518
BIB ID:
0010-0226000602
Catatan
Masalah kemiskinan yang terjadi pada
masyarakat memberikan dampak yang begitu besar terhadap ketrentaman dan
ketertiban yang terjadi dimasyarakat. Pelanggaran ketertiban sosial mencakup
berbagai tindakan yang dapat mengganggu keharmonisan dan kesejahteraan
masyarakat, seperti perilaku meresahkan, perusakan harta benda, pemerasan,
kebisingan yang berlebihan, atau pelanggaran terhadap aturan-aturan yang telah
ditetapkan dalam masyarakat. Tujuan: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk
mengetahui Pelaksanaan Penyuluhan dan Pembinaan Manusia Silver di Kabupaten
Tulungagung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori Pelaksanaan.
Metode: Penelitian ini juga menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif.
Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi, dan juga
dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa
penyuluhan dan pembinaan yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan dinas
sosial dalam penyuluhan dan pembinaan pengemis dan manusia silver di Kabupaten
Tulungagung Provinsi Jawa Timur sudah cukup baik jika dilihat dari fungsi koordinasi
dan efektivitas kinerja. Meskipun tetap perlu ditingkatkan sehingga bisa berjalan lebih
maksimal. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa
pelaksanaan penyuluhan dan pembinaan manusia silver dipengaruhi oleh adanya
faktor pendukung dalam penyuluhan dan pembinaan pengemis dan manusia silver
yaitu partisipasi dan respon masyarakat yang baik, koordinasi yang baik antara anggota
Satuan Polisi Pamong Praja kepada seluruh anggota, maupun kepada dinas sosial dan
masyarakat. Hambatan dalam penyuluhan dan pembinaan pengemis dan manusia
silver adalah kurang memadainya alat yang digunakan untuk penertiban serta
kurangnya pengetahuan masyarakat dalam menyikapi pengemis dan manusia silver.
Upaya Satuan Polisi Pamong Praja dalam mengatasi hambatan yaitu membagi anggota
Satuan Polisi Pamong Praja pada saat penertiban per regu di Kabupaten Tulungagung
dan melakukan tugasnya masing masing secara baik dan profesional, serta melakukan
sosialisasi kepada masyarakat aga masyarakat dapat menyikapi pengemis dan manusia
silver tersebut dengan benar.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04841/IPDN/2024 362.959 828 14 DIM p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193518 1
005 _ _ 20260206095323 2
035 # # $a 0010-0226000602 3
245 1 # $a PELAKSANAAN PENYULUHAN DAN PEMBINAAN PENGEMIS DAN MANUSIA SILVER DI KABUPATEN TULUNGAGUNG /$c DIMAS RESKI KURNIAWAN 4
100 _ # $a DIMAS RESKI KURNIAWAN 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 11 hlm : $b Ilust ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19853 8
700 _ # $a Boytenjuri 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 10
082 # # $a 362.959 828 14 11
084 # # $a 362.959 828 14 DIM p 12
020 # # $a - 13
650 # 4 $a Layanan Sosial 14
520 # # $a Masalah kemiskinan yang terjadi pada masyarakat memberikan dampak yang begitu besar terhadap ketrentaman dan ketertiban yang terjadi dimasyarakat. Pelanggaran ketertiban sosial mencakup berbagai tindakan yang dapat mengganggu keharmonisan dan kesejahteraan masyarakat, seperti perilaku meresahkan, perusakan harta benda, pemerasan, kebisingan yang berlebihan, atau pelanggaran terhadap aturan-aturan yang telah ditetapkan dalam masyarakat. Tujuan: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Pelaksanaan Penyuluhan dan Pembinaan Manusia Silver di Kabupaten Tulungagung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori Pelaksanaan. Metode: Penelitian ini juga menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi, dan juga dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa penyuluhan dan pembinaan yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan dinas sosial dalam penyuluhan dan pembinaan pengemis dan manusia silver di Kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur sudah cukup baik jika dilihat dari fungsi koordinasi dan efektivitas kinerja. Meskipun tetap perlu ditingkatkan sehingga bisa berjalan lebih maksimal. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan penyuluhan dan pembinaan manusia silver dipengaruhi oleh adanya faktor pendukung dalam penyuluhan dan pembinaan pengemis dan manusia silver yaitu partisipasi dan respon masyarakat yang baik, koordinasi yang baik antara anggota Satuan Polisi Pamong Praja kepada seluruh anggota, maupun kepada dinas sosial dan masyarakat. Hambatan dalam penyuluhan dan pembinaan pengemis dan manusia silver adalah kurang memadainya alat yang digunakan untuk penertiban serta kurangnya pengetahuan masyarakat dalam menyikapi pengemis dan manusia silver. Upaya Satuan Polisi Pamong Praja dalam mengatasi hambatan yaitu membagi anggota Satuan Polisi Pamong Praja pada saat penertiban per regu di Kabupaten Tulungagung dan melakukan tugasnya masing masing secara baik dan profesional, serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat aga masyarakat dapat menyikapi pengemis dan manusia silver tersebut dengan benar. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 06 Feb 2026
Export