Detail Katalog
ID: 30293Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
EVALUASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN CADANGAN PANGAN PEMERINTAH DAERAH DI DINAS KETAHANAN PANGAN KABUPATEN GOWA / Nur Danil K
Pengarang:
Nur Danil K ; Riani Bakri
Nur Danil K ; Riani Bakri
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Kebijakan Pemerintah Terhadap Ketahanan Pangan
Deskripsi Fisik:
18 : ilus
18 : ilus
Nomor Panggil:
338.180 095 984 773 NUR e
338.180 095 984 773 NUR e
Control Number:
INLIS000000001193522
INLIS000000001193522
BIB ID:
0010-0226000606
0010-0226000606
Catatan
Kabupaten Gowa merupakan salah satu kabupaten yang mempunyai peran vital dalam produksi
beras yang ada di Sulawesi Selatan. Salah satu permasalahan yang dihadapi Kabupaten Gowa adalah
terjadinya penurunan dan fluktuasi Indeks Ketahanan Pangan dalam rentang waktu 5 tahun terakhir.
Selain itu, tujuan utama pelaksanaan kebijakan ketahanan pangan yang tertuang dalam Peraturan
Bupati (PERBUP) Gowa Nomor 26 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah
Daerah belum tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis evaluasi kebijakan, faktor
penghambat, dan upaya pemerintah dalam mengatasi masalah kebijakan pengelolaan cadangan
pangan ini. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan
pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi (pengamatan) dan
dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari enam indikator efesiensi, kecukupan,
pemerataan, daya tanggap, dan ketepatan sudah cukup baik. Sedangkan efektivitas pencapaian target
masih belum tercapai sebanyak 100 ton ekuivalen beras. Adapun kendala yang dihadapi selama
pelaksanaan kebijakan berlangsung adalah kurangnya sarana maupun prasarana khususnya pabrikasi
beras, dominasi pedagang dalam jual beli, dan anggaran yang terbatas. Upaya-upaya yang dilakukan
diantaranya dengan menjalin kerja sama dalam menyediakan sarana dan prasarana, memberikan
insentif petani dan pedagang, serta melakukan perencanaan ulang untuk optimalisasi anggaran yang
akan digunakan.
beras yang ada di Sulawesi Selatan. Salah satu permasalahan yang dihadapi Kabupaten Gowa adalah
terjadinya penurunan dan fluktuasi Indeks Ketahanan Pangan dalam rentang waktu 5 tahun terakhir.
Selain itu, tujuan utama pelaksanaan kebijakan ketahanan pangan yang tertuang dalam Peraturan
Bupati (PERBUP) Gowa Nomor 26 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah
Daerah belum tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis evaluasi kebijakan, faktor
penghambat, dan upaya pemerintah dalam mengatasi masalah kebijakan pengelolaan cadangan
pangan ini. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan
pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi (pengamatan) dan
dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari enam indikator efesiensi, kecukupan,
pemerataan, daya tanggap, dan ketepatan sudah cukup baik. Sedangkan efektivitas pencapaian target
masih belum tercapai sebanyak 100 ton ekuivalen beras. Adapun kendala yang dihadapi selama
pelaksanaan kebijakan berlangsung adalah kurangnya sarana maupun prasarana khususnya pabrikasi
beras, dominasi pedagang dalam jual beli, dan anggaran yang terbatas. Upaya-upaya yang dilakukan
diantaranya dengan menjalin kerja sama dalam menyediakan sarana dan prasarana, memberikan
insentif petani dan pedagang, serta melakukan perencanaan ulang untuk optimalisasi anggaran yang
akan digunakan.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04844/IPDN/2024 |
338.180 095 984 773 NUR e |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193522 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260206095604 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000606 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a EVALUASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN CADANGAN PANGAN PEMERINTAH DAERAH DI DINAS KETAHANAN PANGAN KABUPATEN GOWA /$c Nur Danil K | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Nur Danil K | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 18 : $b ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16682 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Riani Bakri | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 338.180 095 984 773 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 338.180 095 984 773 NUR e | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Kebijakan Pemerintah Terhadap Ketahanan Pangan | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Kabupaten Gowa merupakan salah satu kabupaten yang mempunyai peran vital dalam produksi beras yang ada di Sulawesi Selatan. Salah satu permasalahan yang dihadapi Kabupaten Gowa adalah terjadinya penurunan dan fluktuasi Indeks Ketahanan Pangan dalam rentang waktu 5 tahun terakhir. Selain itu, tujuan utama pelaksanaan kebijakan ketahanan pangan yang tertuang dalam Peraturan Bupati (PERBUP) Gowa Nomor 26 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah belum tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis evaluasi kebijakan, faktor penghambat, dan upaya pemerintah dalam mengatasi masalah kebijakan pengelolaan cadangan pangan ini. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi (pengamatan) dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari enam indikator efesiensi, kecukupan, pemerataan, daya tanggap, dan ketepatan sudah cukup baik. Sedangkan efektivitas pencapaian target masih belum tercapai sebanyak 100 ton ekuivalen beras. Adapun kendala yang dihadapi selama pelaksanaan kebijakan berlangsung adalah kurangnya sarana maupun prasarana khususnya pabrikasi beras, dominasi pedagang dalam jual beli, dan anggaran yang terbatas. Upaya-upaya yang dilakukan diantaranya dengan menjalin kerja sama dalam menyediakan sarana dan prasarana, memberikan insentif petani dan pedagang, serta melakukan perencanaan ulang untuk optimalisasi anggaran yang akan digunakan. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 06 Feb 2026