Detail Katalog
ID: 30303Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
MPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PEMERINTAHAN DAERAH (SIPD) TERHADAP PENINGKATAN AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DI BPKPAD KOTA BANJARMASIN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN : - / Muhammad Ferdy Dwi Saputra
Edisi: -
Pengarang:
Muhammad Ferdy Dwi Saputra ; Ika Agustina
Muhammad Ferdy Dwi Saputra ; Ika Agustina
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
administrasi keuangan
Deskripsi Fisik:
12 : - ; - -
12 : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
352.485 983 611 MUH m
352.485 983 611 MUH m
Control Number:
INLIS000000001193532
INLIS000000001193532
BIB ID:
0010-0226000616
0010-0226000616
Catatan
Sistem Informasi Pemerintah Daerah
(SIPD) merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal
Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri, dengan tujuan mempercepat
transfer data dan meningkatkan efisiensi dalam pengumpulan data keuangan
daerah. Namun dalam penerepannya, masih terdapat kendala yang dialami.
Dampak dari hal tersebut adalah bahwa manfaat SIPD masih belum tercapai
secara maksimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana
Implementasi SIPD dalam akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah di
BPKPAD Kota Banjarmasin, faktor penghambat dalam penggunaan SIPD, serta
upaya yang dilakukan BPKPAD Kota Banjarmasin. Metode: Penelitian ini
merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif dan melalui
pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan
observasi, wawancara, serta dokumentasi. Adapun Langkah analisa data yang
digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan penggunaan
SIPD dalam pengelolaan keuangan daerah belum optimal. Hal tersebut
disebabkan oleh kurangnya kualitas dan kuantitas sumber daya aparatur dalam
penggunaan SIPD, keterlambatan perbaikan dari pusat, aplikasi SIPD yang belum
maksimal. Kesimpulan: Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan suatu upaya
untuk mengoptimalkan SIPD yaitu terus melakukan pelatihan bagi pegawai
mengenai pengoperasian SIPD dan Menambah pegawai di BPKPAD Kota
Banjarmasin, serta memperbaiki dan memperbaharui sarana dan prasana. Saran
dari penulis untuk pemerintah Kota Banjarmasin yaitu sering memberikan
pelatihan berkala mengenai SIPD, memasang antivirus untuk menjaga kemanan
data, serta selalu melakukan koordinasi langsung dengan pusat
(SIPD) merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal
Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri, dengan tujuan mempercepat
transfer data dan meningkatkan efisiensi dalam pengumpulan data keuangan
daerah. Namun dalam penerepannya, masih terdapat kendala yang dialami.
Dampak dari hal tersebut adalah bahwa manfaat SIPD masih belum tercapai
secara maksimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana
Implementasi SIPD dalam akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah di
BPKPAD Kota Banjarmasin, faktor penghambat dalam penggunaan SIPD, serta
upaya yang dilakukan BPKPAD Kota Banjarmasin. Metode: Penelitian ini
merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif dan melalui
pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan
observasi, wawancara, serta dokumentasi. Adapun Langkah analisa data yang
digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan penggunaan
SIPD dalam pengelolaan keuangan daerah belum optimal. Hal tersebut
disebabkan oleh kurangnya kualitas dan kuantitas sumber daya aparatur dalam
penggunaan SIPD, keterlambatan perbaikan dari pusat, aplikasi SIPD yang belum
maksimal. Kesimpulan: Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan suatu upaya
untuk mengoptimalkan SIPD yaitu terus melakukan pelatihan bagi pegawai
mengenai pengoperasian SIPD dan Menambah pegawai di BPKPAD Kota
Banjarmasin, serta memperbaiki dan memperbaharui sarana dan prasana. Saran
dari penulis untuk pemerintah Kota Banjarmasin yaitu sering memberikan
pelatihan berkala mengenai SIPD, memasang antivirus untuk menjaga kemanan
data, serta selalu melakukan koordinasi langsung dengan pusat
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04851/IPDN/2024 |
352.485 983 611 MUH m |
Dapat dipinjam | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193532 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260206100701 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000616 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a MPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PEMERINTAHAN DAERAH (SIPD) TERHADAP PENINGKATAN AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DI BPKPAD KOTA BANJARMASIN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN : $b - /$c Muhammad Ferdy Dwi Saputra | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Muhammad Ferdy Dwi Saputra | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 12 : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19231 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Ika Agustina | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 352.485 983 611 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 352.485 983 611 MUH m | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a administrasi keuangan | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri, dengan tujuan mempercepat transfer data dan meningkatkan efisiensi dalam pengumpulan data keuangan daerah. Namun dalam penerepannya, masih terdapat kendala yang dialami. Dampak dari hal tersebut adalah bahwa manfaat SIPD masih belum tercapai secara maksimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi SIPD dalam akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah di BPKPAD Kota Banjarmasin, faktor penghambat dalam penggunaan SIPD, serta upaya yang dilakukan BPKPAD Kota Banjarmasin. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif dan melalui pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Adapun Langkah analisa data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan penggunaan SIPD dalam pengelolaan keuangan daerah belum optimal. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya kualitas dan kuantitas sumber daya aparatur dalam penggunaan SIPD, keterlambatan perbaikan dari pusat, aplikasi SIPD yang belum maksimal. Kesimpulan: Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan suatu upaya untuk mengoptimalkan SIPD yaitu terus melakukan pelatihan bagi pegawai mengenai pengoperasian SIPD dan Menambah pegawai di BPKPAD Kota Banjarmasin, serta memperbaiki dan memperbaharui sarana dan prasana. Saran dari penulis untuk pemerintah Kota Banjarmasin yaitu sering memberikan pelatihan berkala mengenai SIPD, memasang antivirus untuk menjaga kemanan data, serta selalu melakukan koordinasi langsung dengan pusat | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 06 Feb 2026