Detail Katalog
ID: 30324Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PERAN BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM PEMBERDAYAAN ORGANISASI MASYRAKAT DI KABUPATEN PAMEKASAN PROVINSI JAWA TIMUR : SP4N-LAPOR / Aslam Rofiq Hasan
Edisi: -
Pengarang:
Aslam Rofiq Hasan ; Djoehermansyah Djohan
Aslam Rofiq Hasan ; Djoehermansyah Djohan
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Pemberdayaan Masyarakat
Deskripsi Fisik:
11 hlm : - ; - -
11 hlm : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
307.159 826 93 ASL p
307.159 826 93 ASL p
Control Number:
INLIS000000001193553
INLIS000000001193553
BIB ID:
0010-0226000637
0010-0226000637
Catatan
Terdapat organisasi masyarakat di kabupaten Pamekasan yang
bergesekan dengan masyarakat bahkan tidak jarang terjadi gesekan antar ormas sehingga
menganggu keamamanan dan ketertiban masyarakat. Tujuan: Untuk mengetahui peran badan
kesatuan bangsa dan politik kabupaten pamekasan dalam pemberdayaan organisasi masyarakat
serta untuk menganalisis factor penghambat dalam melakukan pemberdayaan masyarakat.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif kemudian teknis sampel yang
digunakan adalah Purposive Sampling. Hasil/Temuan: Peran badan kesatuan bangsa dan
politik kabupaten Pamekasan dalam pemberdayaan organisasi masyarakat di kabupaten
Pamekasan dengan menggunakan konsep Seokanto yaitu belum optimal. Hal ini dikarenakan
adanya perbedaan pandangan ormas, kondisi situasional dan kondisi keorganisasian.
Kesimpulan: Dimensi norma yang dilakukan badan kesatuan bangsa dan politik kabupaten
Pamekasan dalam pemberdayaan organisasi masyarakat tidak berjalan optimal. Hal ini di
sebabkan visi misi yang terdapat dalam organisasi masyarakat yang ada di kabupaten
Pamekasan jauh berbeda dengan visi misi yang ada di Bakesbangpol, sehingga menyebabkan
sering terjadinya gesekan antara pemerintah dan ormas. Dimensi prilaku yang terapkan badan
kesatuan bangsa dan politik kabupaten pamekasan dalam pemberdayaan organisasi masyarakat
cukup baik, dengan tingginya peran dari organisasi masyarakat sebagai wadah untuk
menampung aspirasi masyarakat dan pemberian izin oleh Bakesbangpol untuk berkegiatan
menambah kemudahan organisasi masyarakat untuk melaksanakan fungsinya. Dimensi prilaku
individu yang diterapkan badan kesatuan bangsa dan politik kabupaten Pamekasan dalam
pembinaan organisasi masyarakat sudah berjalan baik, dengan sering diadakannya berbagai
pelatihan kepada ormas seperti latihan dasar kepemimpinan, jambore wawasan kebangsaan.
bergesekan dengan masyarakat bahkan tidak jarang terjadi gesekan antar ormas sehingga
menganggu keamamanan dan ketertiban masyarakat. Tujuan: Untuk mengetahui peran badan
kesatuan bangsa dan politik kabupaten pamekasan dalam pemberdayaan organisasi masyarakat
serta untuk menganalisis factor penghambat dalam melakukan pemberdayaan masyarakat.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif kemudian teknis sampel yang
digunakan adalah Purposive Sampling. Hasil/Temuan: Peran badan kesatuan bangsa dan
politik kabupaten Pamekasan dalam pemberdayaan organisasi masyarakat di kabupaten
Pamekasan dengan menggunakan konsep Seokanto yaitu belum optimal. Hal ini dikarenakan
adanya perbedaan pandangan ormas, kondisi situasional dan kondisi keorganisasian.
Kesimpulan: Dimensi norma yang dilakukan badan kesatuan bangsa dan politik kabupaten
Pamekasan dalam pemberdayaan organisasi masyarakat tidak berjalan optimal. Hal ini di
sebabkan visi misi yang terdapat dalam organisasi masyarakat yang ada di kabupaten
Pamekasan jauh berbeda dengan visi misi yang ada di Bakesbangpol, sehingga menyebabkan
sering terjadinya gesekan antara pemerintah dan ormas. Dimensi prilaku yang terapkan badan
kesatuan bangsa dan politik kabupaten pamekasan dalam pemberdayaan organisasi masyarakat
cukup baik, dengan tingginya peran dari organisasi masyarakat sebagai wadah untuk
menampung aspirasi masyarakat dan pemberian izin oleh Bakesbangpol untuk berkegiatan
menambah kemudahan organisasi masyarakat untuk melaksanakan fungsinya. Dimensi prilaku
individu yang diterapkan badan kesatuan bangsa dan politik kabupaten Pamekasan dalam
pembinaan organisasi masyarakat sudah berjalan baik, dengan sering diadakannya berbagai
pelatihan kepada ormas seperti latihan dasar kepemimpinan, jambore wawasan kebangsaan.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00313/IPDN/2026 |
307.159 826 93 ASL p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193553 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260206102952 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000637 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PERAN BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM PEMBERDAYAAN ORGANISASI MASYRAKAT DI KABUPATEN PAMEKASAN PROVINSI JAWA TIMUR : $b SP4N-LAPOR /$c Aslam Rofiq Hasan | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Aslam Rofiq Hasan | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 11 hlm : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19166 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Djoehermansyah Djohan | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 307.159 826 93 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 307.159 826 93 ASL p | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 600 | # |
4 |
$a Pemberdayaan Masyarakat | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Terdapat organisasi masyarakat di kabupaten Pamekasan yang bergesekan dengan masyarakat bahkan tidak jarang terjadi gesekan antar ormas sehingga menganggu keamamanan dan ketertiban masyarakat. Tujuan: Untuk mengetahui peran badan kesatuan bangsa dan politik kabupaten pamekasan dalam pemberdayaan organisasi masyarakat serta untuk menganalisis factor penghambat dalam melakukan pemberdayaan masyarakat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif kemudian teknis sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Hasil/Temuan: Peran badan kesatuan bangsa dan politik kabupaten Pamekasan dalam pemberdayaan organisasi masyarakat di kabupaten Pamekasan dengan menggunakan konsep Seokanto yaitu belum optimal. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan pandangan ormas, kondisi situasional dan kondisi keorganisasian. Kesimpulan: Dimensi norma yang dilakukan badan kesatuan bangsa dan politik kabupaten Pamekasan dalam pemberdayaan organisasi masyarakat tidak berjalan optimal. Hal ini di sebabkan visi misi yang terdapat dalam organisasi masyarakat yang ada di kabupaten Pamekasan jauh berbeda dengan visi misi yang ada di Bakesbangpol, sehingga menyebabkan sering terjadinya gesekan antara pemerintah dan ormas. Dimensi prilaku yang terapkan badan kesatuan bangsa dan politik kabupaten pamekasan dalam pemberdayaan organisasi masyarakat cukup baik, dengan tingginya peran dari organisasi masyarakat sebagai wadah untuk menampung aspirasi masyarakat dan pemberian izin oleh Bakesbangpol untuk berkegiatan menambah kemudahan organisasi masyarakat untuk melaksanakan fungsinya. Dimensi prilaku individu yang diterapkan badan kesatuan bangsa dan politik kabupaten Pamekasan dalam pembinaan organisasi masyarakat sudah berjalan baik, dengan sering diadakannya berbagai pelatihan kepada ormas seperti latihan dasar kepemimpinan, jambore wawasan kebangsaan. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 06 Feb 2026