Detail Katalog

ID: 30426
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

ANALISIS LINGKUNGAN STRATEGIS DALAM PENGEMBANGAN WISATA BAHARI DI KOTA TERNATE PROVINSI MALUKU UTARA / Abdul Fatah Satyapraja

Edisi: -

Pengarang:
Abdul Fatah Satyapraja ; Alma
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Wisata Bahari
Deskripsi Fisik:
13 hlm : Ilust ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
338.47 ABD a
Control Number:
INLIS000000001193654
BIB ID:
0010-0226000738
Catatan
Permasalahan (GAP): Sektor Pariwisata merupakan salah satu sektor penting yang mampu
membangkitkan perekonomian suatu daerah. Potensi wisata setiap daerah berbeda-beda
tergantung dengan letak geografis dan kondisi suatu daerah. Pengembangan dan pengelolaan
yang tepat dapat menjadi faktor pendukung berkembangnya suatu daerah. Provinsi memiliki
sektor pariwisata bahari yaitu Teluk Hol Sulamadaha. Pengelolaan Teluk Hol Sulamadaha
masih belum optimal hal ini dapat dilihat menurunnya angka kunjungan wisatawan karena
pembangunan yang tidak terprioritaskan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah
mendiskripsikan Lingkungan Strategis dalam Pengembangan Wisata Bahari di Kota Ternate
dan Isu Strategis yang menjadi prioritas dalam Pengembangan Wisata Bahari di Kota Ternate.
Penelitian ini menggunakan teori manajemen strategis oleh Wheelen and Hunger yang
khususnya pada analisis lingkungan strategis. Metode: Metode penelitian yang dipakai adalah
pendekatan kualitatif deskriptif dengan cara berpikir secara deduktif dan paradigma yang
digunakan adalah adalah Post-Positivisme. Pengumpulan data dan infromasi dalam penelitian
ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya data-data yang
sudah terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan
penarikan kesimpulan. Hasil analisis kemudian dilanjutkan dengan penghitungan prioritas
pengembangan destinasi wisata dengan menggunakan Teknik Analytical Hierachy Model
(AHP). Hasil/Temuan: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, hasil penelitian yang
didapatkan adalah ditemukannya beberapa isu strategis, yaitu kurang optimalnya
POKDARWIS, pengetahuan masyarakat yang masih minim, belum memadai akses/sarana dan
prasarana dan keterlibatan masyarakat yang masih minim. Kesimpulan: Prioritas pertama dari
ke-4 (empat) isu srategis di atas adalah keterlibatan masyarakat yang masih minim, disusul
oleh belum memadai akses/sarana dan prasarana, belum optimalnya POKDARWIS, dan
pengetahuan masyarakat yang masih minim.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04940/IPDN/2024 338.47 ABD a Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193654 1
005 _ _ 20260209083332 2
035 # # $a 0010-0226000738 3
245 1 # $a ANALISIS LINGKUNGAN STRATEGIS DALAM PENGEMBANGAN WISATA BAHARI DI KOTA TERNATE PROVINSI MALUKU UTARA /$c Abdul Fatah Satyapraja 4
100 _ # $a Abdul Fatah Satyapraja 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 13 hlm : $b Ilust ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19341 8
700 _ # $a Alma 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 10
082 # # $a 338.47 11
084 # # $a 338.47 ABD a 12
020 # # $a - 13
650 # 4 $a Wisata Bahari 14
520 # # $a Permasalahan (GAP): Sektor Pariwisata merupakan salah satu sektor penting yang mampu membangkitkan perekonomian suatu daerah. Potensi wisata setiap daerah berbeda-beda tergantung dengan letak geografis dan kondisi suatu daerah. Pengembangan dan pengelolaan yang tepat dapat menjadi faktor pendukung berkembangnya suatu daerah. Provinsi memiliki sektor pariwisata bahari yaitu Teluk Hol Sulamadaha. Pengelolaan Teluk Hol Sulamadaha masih belum optimal hal ini dapat dilihat menurunnya angka kunjungan wisatawan karena pembangunan yang tidak terprioritaskan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah mendiskripsikan Lingkungan Strategis dalam Pengembangan Wisata Bahari di Kota Ternate dan Isu Strategis yang menjadi prioritas dalam Pengembangan Wisata Bahari di Kota Ternate. Penelitian ini menggunakan teori manajemen strategis oleh Wheelen and Hunger yang khususnya pada analisis lingkungan strategis. Metode: Metode penelitian yang dipakai adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan cara berpikir secara deduktif dan paradigma yang digunakan adalah adalah Post-Positivisme. Pengumpulan data dan infromasi dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya data-data yang sudah terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis kemudian dilanjutkan dengan penghitungan prioritas pengembangan destinasi wisata dengan menggunakan Teknik Analytical Hierachy Model (AHP). Hasil/Temuan: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, hasil penelitian yang didapatkan adalah ditemukannya beberapa isu strategis, yaitu kurang optimalnya POKDARWIS, pengetahuan masyarakat yang masih minim, belum memadai akses/sarana dan prasarana dan keterlibatan masyarakat yang masih minim. Kesimpulan: Prioritas pertama dari ke-4 (empat) isu srategis di atas adalah keterlibatan masyarakat yang masih minim, disusul oleh belum memadai akses/sarana dan prasarana, belum optimalnya POKDARWIS, dan pengetahuan masyarakat yang masih minim. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 09 Feb 2026
Export