Detail Katalog

ID: 30431
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

TATA KELOLA KOLABORATIF DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN / SANAHAN, M GEOVANI

Edisi: -

Pengarang:
SANAHAN, M GEOVANI ; Herson Simbolon
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Tata Kelola Kolaboratif
Deskripsi Fisik:
15 hlm : Ilust ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
353.955 981 616 2 SAN t
Control Number:
INLIS000000001193659
BIB ID:
0010-0226000743
Catatan
Latar Belakang (GAP): Bencana banjir yang melanda kota Palembang setiap tahun merupakan
tantangan signifikan yang harus diatasi oleh Pemerintah Kota Palembang. Efektivitas kinerja
pemerintah dalam mengelola bencana banjir di Palembang bergantung pada upaya kolaboratif antara
berbagai instansi, mulai dari persiapan pra-bencana hingga pemulihan pasca-bencana. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana kolaborasi antar instansi pemerintah
mempengaruhi efektivitas pengelolaan bencana banjir di Palembang, dengan fokus pada langkahlangkah teknis dan non-teknis. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian
deskriptif kualitatif, yang dianggap sesuai untuk menjawab tujuan penelitian ini. Data yang
2
dikumpulkan bersifat deskriptif dan kualitatif, terdiri dari wawancara dan catatan lapangan, termasuk
dokumen dan materi lainnya. Hasil/Temuan: Penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan
pengelolaan bencana banjir di Palembang sangat bergantung pada kolaborasi antar instansi
pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat. Upaya teknis dan non-teknis harus terintegrasi, dengan
kerjasama menjadi faktor kritis dalam respons terhadap bencana. Kesimpulan: Program kolaboratif
untuk penanganan bencana banjir di Palembang telah diimplementasikan secara efektif, melibatkan
semua elemen pemerintah kota. Rekomendasi mencakup optimalisasi koordinasi untuk penempatan
tenaga lapangan dan pemanfaatan fasilitas pemerintah kota secara maksimal untuk lebih baik
mengantisipasi bencana. Selain itu, partisipasi masyarakat dan disiplin lingkungan sangat penting
untuk mencegah bencana banjir
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04944/IPDN/2024 353.955 981 616 2 SAN t Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193659 1
005 _ _ 20260209083933 2
035 # # $a 0010-0226000743 3
245 1 # $a TATA KELOLA KOLABORATIF DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN /$c SANAHAN, M GEOVANI 4
100 _ # $a SANAHAN, M GEOVANI 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 15 hlm : $b Ilust ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19346 8
700 _ # $a Herson Simbolon 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 10
082 # # $a 353.955 981 616 2 11
084 # # $a 353.955 981 616 2 SAN t 12
020 # # $a - 13
650 # 4 $a Tata Kelola Kolaboratif 14
520 # # $a Latar Belakang (GAP): Bencana banjir yang melanda kota Palembang setiap tahun merupakan tantangan signifikan yang harus diatasi oleh Pemerintah Kota Palembang. Efektivitas kinerja pemerintah dalam mengelola bencana banjir di Palembang bergantung pada upaya kolaboratif antara berbagai instansi, mulai dari persiapan pra-bencana hingga pemulihan pasca-bencana. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana kolaborasi antar instansi pemerintah mempengaruhi efektivitas pengelolaan bencana banjir di Palembang, dengan fokus pada langkahlangkah teknis dan non-teknis. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, yang dianggap sesuai untuk menjawab tujuan penelitian ini. Data yang 2 dikumpulkan bersifat deskriptif dan kualitatif, terdiri dari wawancara dan catatan lapangan, termasuk dokumen dan materi lainnya. Hasil/Temuan: Penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pengelolaan bencana banjir di Palembang sangat bergantung pada kolaborasi antar instansi pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat. Upaya teknis dan non-teknis harus terintegrasi, dengan kerjasama menjadi faktor kritis dalam respons terhadap bencana. Kesimpulan: Program kolaboratif untuk penanganan bencana banjir di Palembang telah diimplementasikan secara efektif, melibatkan semua elemen pemerintah kota. Rekomendasi mencakup optimalisasi koordinasi untuk penempatan tenaga lapangan dan pemanfaatan fasilitas pemerintah kota secara maksimal untuk lebih baik mengantisipasi bencana. Selain itu, partisipasi masyarakat dan disiplin lingkungan sangat penting untuk mencegah bencana banjir 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 09 Feb 2026
Export