Detail Katalog

ID: 30566
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

MITIGASI KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN OLEH SATUN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN DI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH PROVINSI LAMPUNG : - / Muhammad Sultan Habib

Edisi: -

Pengarang:
Muhammad Sultan Habib ; Bertha Lubis
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Kerusakan Hutan
Deskripsi Fisik:
19 : Ilust. ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
634.965 981 8 MUH m
Control Number:
INLIS000000001193794
BIB ID:
0010-0226000878
Catatan
Setiap tahun bencana kebakaran hutan dan lahan selalu terjadi di Indonesia.
Musim kemarau panjang kali ini membuat bencana kebakaran hutan dan lahan atau karhutla kian
mengkhawatirkan. Beberapa provinsi telah menetapkan status siaga nya terhadap kebakaran hutan
dan lahan yang terjadi di Indonesia. Penetapan status siaga bencana ini tidak terlepas dari potensi
meluasnya karhutla sebagai dampak kemarau panjang yang membuat intensitas curah hujan menurun
dan menimbulkan titik api atau hotspot. Penetapan status siaga dan tanggap darurat ini tidak terlepas
dari kian mengkhawatirkannya bencana karhutla. Kebakaran hutan dan lahan merupakan ancaman
serius bagi lingkungan dan masyarakat di Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung.
Kabupaten Lampung Tengah merupakan kabupaten kedua yang hutan dan lahannya tergolong
berisiko paling tinggi. Hal ini tentunya menjadi catatan bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah
untuk mengatasi tingkat kebakaran hutan dan lahan yang semakin lama semakin meningkat grafiknya.
Tujuan: Proses mitigasi kebakaran hutan dan lahan yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja
(Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran merupakan suatu tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini.
Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu Satuan Polisi Pamong Praja
dan Pemadam Kebakaran telah melakukan proses mitigasi kebakaran dengan cukup baik. Namun,
masih terdapat beberapa kendala seperti kurang nya sumber daya manusia yang memadai dan kurang
nya fasilitas yang bisa mendukung proses mitigasi bencana. Kesimpulan: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Satpol PP dan Pemadam Kebakaran telah berperan aktif dalam melakukan
mitigasi kebakaran dengan berpedoman pada teori mitigasi kebalaran. Namun, masih terdapat
beberapa tantangan yang dihadapi seperti keterbatasan sumber daya dan faktor yang lainya.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04985/IPDN/2024 634.965 981 8 MUH m Baca di tempat Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193794 1
005 _ _ 20260210085123 2
035 # # $a 0010-0226000878 3
245 1 # $a MITIGASI KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN OLEH SATUN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN DI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH PROVINSI LAMPUNG : $b - /$c Muhammad Sultan Habib 4
100 _ # $a Muhammad Sultan Habib 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 19 : $b Ilust. ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17633 8
700 _ # $a Bertha Lubis 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 10
082 # # $a 634.965 981 8 11
084 # # $a 634.965 981 8 MUH m 12
020 # # $a - 13
650 # 4 $a Kerusakan Hutan 14
520 # # $a Setiap tahun bencana kebakaran hutan dan lahan selalu terjadi di Indonesia. Musim kemarau panjang kali ini membuat bencana kebakaran hutan dan lahan atau karhutla kian mengkhawatirkan. Beberapa provinsi telah menetapkan status siaga nya terhadap kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Indonesia. Penetapan status siaga bencana ini tidak terlepas dari potensi meluasnya karhutla sebagai dampak kemarau panjang yang membuat intensitas curah hujan menurun dan menimbulkan titik api atau hotspot. Penetapan status siaga dan tanggap darurat ini tidak terlepas dari kian mengkhawatirkannya bencana karhutla. Kebakaran hutan dan lahan merupakan ancaman serius bagi lingkungan dan masyarakat di Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Kabupaten Lampung Tengah merupakan kabupaten kedua yang hutan dan lahannya tergolong berisiko paling tinggi. Hal ini tentunya menjadi catatan bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah untuk mengatasi tingkat kebakaran hutan dan lahan yang semakin lama semakin meningkat grafiknya. Tujuan: Proses mitigasi kebakaran hutan dan lahan yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran merupakan suatu tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran telah melakukan proses mitigasi kebakaran dengan cukup baik. Namun, masih terdapat beberapa kendala seperti kurang nya sumber daya manusia yang memadai dan kurang nya fasilitas yang bisa mendukung proses mitigasi bencana. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Satpol PP dan Pemadam Kebakaran telah berperan aktif dalam melakukan mitigasi kebakaran dengan berpedoman pada teori mitigasi kebalaran. Namun, masih terdapat beberapa tantangan yang dihadapi seperti keterbatasan sumber daya dan faktor yang lainya. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 10 Feb 2026
Export