Detail Katalog
ID: 30570Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
STRATEGI DINAS PARIWISATA DALAM MENINGKATKAN EKONOMI KREATIF DI KABUPATEN REJANG LEBONG PROVINSI BENGKULU / Riko Ariansyah
Edisi: -
Pengarang:
Riko Ariansyah ; Syahrir
Riko Ariansyah ; Syahrir
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Ekonomi Kreatif
Deskripsi Fisik:
14 hlm : - ; - -
14 hlm : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
354.485 981 733 RIK s
354.485 981 733 RIK s
Control Number:
INLIS000000001193798
INLIS000000001193798
BIB ID:
0010-0226000882
0010-0226000882
Catatan
Latar Belakang (GAP): Pariwisata merupakan komponen yang sangat penting dalam menggerakkan
ekonomi suatu bangsa. Ekonomi kreatif menjadi salah satu bagian penting dari pariwisata. Ekonomi
kreatif di Kabupaten Rejang Lebong sendiri setiap tahunnya mengalami peningkatan. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Dinas Pariwisata dalam meningkatkan ekonomi
kreatif di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Metode: Metode penelitian yang digunakan
adalah metode kualitatif deskriptif, dengan fokus pada strategi Dinas Pariwisata dalam mendukung
pengembangan sektor ekonomi kreatif. Penelitian ini menggunakan konsep strategi SOAR, sehingga
dapat menggambarkan analisis yang sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Hasil/Temuan:
2
Penelitian menunjukkan bahwa strategi Dinas Pariwisata sesuai dengan program yang dijalankan,
namun perlu peningkatan untuk memantapkan hasil. Evaluasi dilakukan berdasarkan tujuh dimensi:
kekuatan, peluang, aspirasi, dan hasil. Kekuatan: Bantuan alat tulis, kriya, dan logo diharapkan
meningkatkan kualitas produk ekonomi kreatif. Peluang: Pegawai perlu menguasai pariwisata dan
ekonomi kreatif meskipun ada keterbatasan sarana dan dukungan APBD. Aspirasi: Kerja sama dengan
pengelola desa wisata dan pelaku ekonomi kreatif, serta pelatihan untuk meningkatkan kreativitas.
Hasil: Menghasilkan SDM berdaya saing dan kreatif. Hambatan: Keterbatasan anggaran, kurangnya
fasilitas, dan perlu peningkatan kompetensi pegawai. Kesimpulan: Advokasi anggaran, bimbingan
teknis, dan sosialisasi untuk meningkatkan hasil ekonomi kreatif.
ekonomi suatu bangsa. Ekonomi kreatif menjadi salah satu bagian penting dari pariwisata. Ekonomi
kreatif di Kabupaten Rejang Lebong sendiri setiap tahunnya mengalami peningkatan. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Dinas Pariwisata dalam meningkatkan ekonomi
kreatif di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Metode: Metode penelitian yang digunakan
adalah metode kualitatif deskriptif, dengan fokus pada strategi Dinas Pariwisata dalam mendukung
pengembangan sektor ekonomi kreatif. Penelitian ini menggunakan konsep strategi SOAR, sehingga
dapat menggambarkan analisis yang sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Hasil/Temuan:
2
Penelitian menunjukkan bahwa strategi Dinas Pariwisata sesuai dengan program yang dijalankan,
namun perlu peningkatan untuk memantapkan hasil. Evaluasi dilakukan berdasarkan tujuh dimensi:
kekuatan, peluang, aspirasi, dan hasil. Kekuatan: Bantuan alat tulis, kriya, dan logo diharapkan
meningkatkan kualitas produk ekonomi kreatif. Peluang: Pegawai perlu menguasai pariwisata dan
ekonomi kreatif meskipun ada keterbatasan sarana dan dukungan APBD. Aspirasi: Kerja sama dengan
pengelola desa wisata dan pelaku ekonomi kreatif, serta pelatihan untuk meningkatkan kreativitas.
Hasil: Menghasilkan SDM berdaya saing dan kreatif. Hambatan: Keterbatasan anggaran, kurangnya
fasilitas, dan perlu peningkatan kompetensi pegawai. Kesimpulan: Advokasi anggaran, bimbingan
teknis, dan sosialisasi untuk meningkatkan hasil ekonomi kreatif.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04988/IPDN/2024 |
354.485 981 733 RIK s |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193798 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260210085646 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000882 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a STRATEGI DINAS PARIWISATA DALAM MENINGKATKAN EKONOMI KREATIF DI KABUPATEN REJANG LEBONG PROVINSI BENGKULU /$c Riko Ariansyah | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Riko Ariansyah | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 14 hlm : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19487 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Syahrir | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 354.485 981 733 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 354.485 981 733 RIK s | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Ekonomi Kreatif | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Latar Belakang (GAP): Pariwisata merupakan komponen yang sangat penting dalam menggerakkan ekonomi suatu bangsa. Ekonomi kreatif menjadi salah satu bagian penting dari pariwisata. Ekonomi kreatif di Kabupaten Rejang Lebong sendiri setiap tahunnya mengalami peningkatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Dinas Pariwisata dalam meningkatkan ekonomi kreatif di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, dengan fokus pada strategi Dinas Pariwisata dalam mendukung pengembangan sektor ekonomi kreatif. Penelitian ini menggunakan konsep strategi SOAR, sehingga dapat menggambarkan analisis yang sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Hasil/Temuan: 2 Penelitian menunjukkan bahwa strategi Dinas Pariwisata sesuai dengan program yang dijalankan, namun perlu peningkatan untuk memantapkan hasil. Evaluasi dilakukan berdasarkan tujuh dimensi: kekuatan, peluang, aspirasi, dan hasil. Kekuatan: Bantuan alat tulis, kriya, dan logo diharapkan meningkatkan kualitas produk ekonomi kreatif. Peluang: Pegawai perlu menguasai pariwisata dan ekonomi kreatif meskipun ada keterbatasan sarana dan dukungan APBD. Aspirasi: Kerja sama dengan pengelola desa wisata dan pelaku ekonomi kreatif, serta pelatihan untuk meningkatkan kreativitas. Hasil: Menghasilkan SDM berdaya saing dan kreatif. Hambatan: Keterbatasan anggaran, kurangnya fasilitas, dan perlu peningkatan kompetensi pegawai. Kesimpulan: Advokasi anggaran, bimbingan teknis, dan sosialisasi untuk meningkatkan hasil ekonomi kreatif. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 10 Feb 2026