Detail Katalog
ID: 30578Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
MANAJEMEN LOGISTIK BAGI KORBAN BENCANA BANJIR DIKABUPATEN BONE PROVINSI SULAWESI SELATAN : - / A.Inayah Ainun Fajriyah
Edisi: -
Pengarang:
A.Inayah Ainun Fajriyah ; -
A.Inayah Ainun Fajriyah ; -
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Bantuan bencana
Deskripsi Fisik:
13 : Ilust. ; - -
13 : Ilust. ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
363.348 598 47 A.I m
363.348 598 47 A.I m
Control Number:
INLIS000000001193806
INLIS000000001193806
BIB ID:
0010-0226000890
0010-0226000890
Catatan
Banyaknya masalah Kesehatan yang muncul merupakan bukti salah
satu dampak bencana yang dapat menurunkan kualitas hidup masyarakat. Pasca evakuasi,
bencana berpotensi menimbulkan masalah Kesehatan yang sebenarnya disebabkan oleh
masalah di daerah atau sektor lain., Pada tahap pasca bencana, penyaluran bantuan
merupakan hal yang sangat penting yang harus dilaksanakan secara bertanggung jawab dan
dengan manajerial yang baik oleh Pemerintah Daerah guna menunjang kelangsungan hidup
para warga yang terdampak banjir. Warga yang kehilangan harta benda tentu saja
menggantungkan hidupnya pada bantuan dari pemerintah tersebut karena kondisi yang
masih belum normal sehingga belum memungkinkan terselenggaranya aktivitas masyarakat
yang produktif untuk menghidupi kehidupannya masing-masing (Iskaputri et al., 2020)
Namun, dalam proses penyaluran bantuan ada beberapa hambatan akibat dari terbenturnya
kewajiban antara pemberi bantuan dan penerima bantuan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan
untuk untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis pengelolaan logistik terhadap
korban bencana banjir bencana melalui Badan Penanggulangan Bencana di Kabupaten
Bone, faktor penghambatnya dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut.
Metode: Penelitian ini menggunakan dasar teori Manajemen yang dikemukakan oleh
George R. Tery (1976). Teori Manajemen mempunyai 4 (empat) dimensi pelaksanaan yang
terdiri dari Planning, Organizing, Actuating dan Controlling.Metode penelitian yang
digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif untuk menjelaskan objek
penelitian berdasarakan fakta dilapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah
dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa proses manajemen logistik bagi korban bencana banjir oleh BPBD di
Kabupaten Bone sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan aspek Planning,
Organizing, Actuating dan Controlling. Kesimpulan: Adapun faktor yang menghambat
manajemen berupa masalah internal yang tidak terlalu dominan dan dapat diatasi secara
bertahap. Adapun saran yang diberikan oleh peneliti adalah tetap pertahankan apa yang
sudah baik dan terus meningkatkan serta mengembangkan pengetahuan dan keterampilan
pegawai dalam menunjang proses manajemen logistik agar dapat memberikan hasil kerja
yang maksimal.
satu dampak bencana yang dapat menurunkan kualitas hidup masyarakat. Pasca evakuasi,
bencana berpotensi menimbulkan masalah Kesehatan yang sebenarnya disebabkan oleh
masalah di daerah atau sektor lain., Pada tahap pasca bencana, penyaluran bantuan
merupakan hal yang sangat penting yang harus dilaksanakan secara bertanggung jawab dan
dengan manajerial yang baik oleh Pemerintah Daerah guna menunjang kelangsungan hidup
para warga yang terdampak banjir. Warga yang kehilangan harta benda tentu saja
menggantungkan hidupnya pada bantuan dari pemerintah tersebut karena kondisi yang
masih belum normal sehingga belum memungkinkan terselenggaranya aktivitas masyarakat
yang produktif untuk menghidupi kehidupannya masing-masing (Iskaputri et al., 2020)
Namun, dalam proses penyaluran bantuan ada beberapa hambatan akibat dari terbenturnya
kewajiban antara pemberi bantuan dan penerima bantuan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan
untuk untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis pengelolaan logistik terhadap
korban bencana banjir bencana melalui Badan Penanggulangan Bencana di Kabupaten
Bone, faktor penghambatnya dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut.
Metode: Penelitian ini menggunakan dasar teori Manajemen yang dikemukakan oleh
George R. Tery (1976). Teori Manajemen mempunyai 4 (empat) dimensi pelaksanaan yang
terdiri dari Planning, Organizing, Actuating dan Controlling.Metode penelitian yang
digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif untuk menjelaskan objek
penelitian berdasarakan fakta dilapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah
dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa proses manajemen logistik bagi korban bencana banjir oleh BPBD di
Kabupaten Bone sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan aspek Planning,
Organizing, Actuating dan Controlling. Kesimpulan: Adapun faktor yang menghambat
manajemen berupa masalah internal yang tidak terlalu dominan dan dapat diatasi secara
bertahap. Adapun saran yang diberikan oleh peneliti adalah tetap pertahankan apa yang
sudah baik dan terus meningkatkan serta mengembangkan pengetahuan dan keterampilan
pegawai dalam menunjang proses manajemen logistik agar dapat memberikan hasil kerja
yang maksimal.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
04995/IPDN/2024 |
363.348 598 47 A.I m |
Baca di tempat | Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193806 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260210090848 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000890 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a MANAJEMEN LOGISTIK BAGI KORBAN BENCANA BANJIR DIKABUPATEN BONE PROVINSI SULAWESI SELATAN : $b - /$c A.Inayah Ainun Fajriyah | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a A.Inayah Ainun Fajriyah | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 13 : $b Ilust. ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17450 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a - | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 363.348 598 47 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 363.348 598 47 A.I m | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Bantuan bencana | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Banyaknya masalah Kesehatan yang muncul merupakan bukti salah satu dampak bencana yang dapat menurunkan kualitas hidup masyarakat. Pasca evakuasi, bencana berpotensi menimbulkan masalah Kesehatan yang sebenarnya disebabkan oleh masalah di daerah atau sektor lain., Pada tahap pasca bencana, penyaluran bantuan merupakan hal yang sangat penting yang harus dilaksanakan secara bertanggung jawab dan dengan manajerial yang baik oleh Pemerintah Daerah guna menunjang kelangsungan hidup para warga yang terdampak banjir. Warga yang kehilangan harta benda tentu saja menggantungkan hidupnya pada bantuan dari pemerintah tersebut karena kondisi yang masih belum normal sehingga belum memungkinkan terselenggaranya aktivitas masyarakat yang produktif untuk menghidupi kehidupannya masing-masing (Iskaputri et al., 2020) Namun, dalam proses penyaluran bantuan ada beberapa hambatan akibat dari terbenturnya kewajiban antara pemberi bantuan dan penerima bantuan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis pengelolaan logistik terhadap korban bencana banjir bencana melalui Badan Penanggulangan Bencana di Kabupaten Bone, faktor penghambatnya dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan dasar teori Manajemen yang dikemukakan oleh George R. Tery (1976). Teori Manajemen mempunyai 4 (empat) dimensi pelaksanaan yang terdiri dari Planning, Organizing, Actuating dan Controlling.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif untuk menjelaskan objek penelitian berdasarakan fakta dilapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses manajemen logistik bagi korban bencana banjir oleh BPBD di Kabupaten Bone sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan aspek Planning, Organizing, Actuating dan Controlling. Kesimpulan: Adapun faktor yang menghambat manajemen berupa masalah internal yang tidak terlalu dominan dan dapat diatasi secara bertahap. Adapun saran yang diberikan oleh peneliti adalah tetap pertahankan apa yang sudah baik dan terus meningkatkan serta mengembangkan pengetahuan dan keterampilan pegawai dalam menunjang proses manajemen logistik agar dapat memberikan hasil kerja yang maksimal. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 10 Feb 2026