Detail Katalog
ID: 30591Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PERAN BAITUL MAL DALAM MENGURANGI ANGKA KEMISKINAN DI KOTA BANDA ACEH PROVINSI ACEH / M. Hafizd Haikal
Edisi: -
Pengarang:
M. Hafizd Haikal ; Nur Handayani
M. Hafizd Haikal ; Nur Handayani
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Manajemen Zakat dan Infak
Deskripsi Fisik:
13 hlm : Ilust ; - -
13 hlm : Ilust ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
352.459 811 12 M. p
352.459 811 12 M. p
Control Number:
INLIS000000001193819
INLIS000000001193819
BIB ID:
0010-0226000903
0010-0226000903
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kemiskinan merupakan permasalahan yang hampir di
alami oleh setiap daerah. Dalam usaha mengurangi angka kemiskinan ini pemerintah berupaya
untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya melakukan penyaluran harta. Oleh sebab itu,
Baitul Mal hadir sebagai lembaga pengelola harta agama dan melakukan penyaluran dalam
mengurangi angka kemiskinan. Baitul Mal juga memberikan pelatihan keterampilan kepada
mereka yang membutuhkan. Akan tetapi dalam pelaksanaanya dihadapkan pada kurangnya
kesadaran dalam penyaluran zakat lewat Baitul Mal, kurangnya anggaran yang dibutuhkan dalam
mengurangi angjka kemiskinan dan tidak adanya donatur yang tetap. Tujuan: Tujuan penelitian
ini adalah mengetahui, menganalisis dan mendeskripsikan peran Baitul Mal dalam mengurangi
angka kemiskinan di Kota Banda Aceh serta fakor pendukung, penghambat dan upaya untuk
mengatasi faktor penghambat. Metode: Metode penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan
pendekatan induktif. Teori yang digunakan adalah teori dari Soerjono Soekanto. Teknik yang
digunakan data adalah dengan wawancara,dokumentasi dan observasi, serta penetuan informan
peneliti menggunakan teknik purposive sampling yaitu dengan penentuan informan yang
dilakukan secara sengaja dengan memilih orang yang berkaitan langsung dengan fokus penelitian.
Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Baitul Mal memang berperan penting dalam
mengurangi kemiskinan, yaitu turunnya angka kemiskinan sebanyak 1% dengan pelatihan
penyaluran serta sumbangan yang diberikan kepada Baitul Mal kepada orang miskin.
Kesimpulan: Namun dalam melaksanakan perannya, Baitul Mal dihadapkan pada beberapa
tantangan, yaitu kurangnya kesadaran masyarakat dalam menyalurkan zakat lewat badan resmi,
kurangnya donatur dan banyaknya pinjaman tanpa pengembalian, serta target realisasi yang belum
tercapai. Upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi secara aktif kepada
masyarakat baik di sosial media maupun dunia nyata, menyiapkan anggaran khusus dalam target
realisasi, dan sanksi kepada masyarakat yang tidak mematuhi aturan. Sehingga perlu adanya
jumlah target yang ditetapkan bersama di setiap program kegiatan yang diadakan oleh Baitul Mal
Kota Banda Aceh sehingga program kegiatan tersebut dapat dinilai keberhasilannya. Perlu adanya
jumlah target untuk kegiatan ,mengadakan pelatihan kepada para Aparatur Sipil Negara
(ASN),dan Memanfaatkan media sosial maupun media informasi untuk memperluas informasi
yang diberikan terkait dengan pelayanan
alami oleh setiap daerah. Dalam usaha mengurangi angka kemiskinan ini pemerintah berupaya
untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya melakukan penyaluran harta. Oleh sebab itu,
Baitul Mal hadir sebagai lembaga pengelola harta agama dan melakukan penyaluran dalam
mengurangi angka kemiskinan. Baitul Mal juga memberikan pelatihan keterampilan kepada
mereka yang membutuhkan. Akan tetapi dalam pelaksanaanya dihadapkan pada kurangnya
kesadaran dalam penyaluran zakat lewat Baitul Mal, kurangnya anggaran yang dibutuhkan dalam
mengurangi angjka kemiskinan dan tidak adanya donatur yang tetap. Tujuan: Tujuan penelitian
ini adalah mengetahui, menganalisis dan mendeskripsikan peran Baitul Mal dalam mengurangi
angka kemiskinan di Kota Banda Aceh serta fakor pendukung, penghambat dan upaya untuk
mengatasi faktor penghambat. Metode: Metode penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan
pendekatan induktif. Teori yang digunakan adalah teori dari Soerjono Soekanto. Teknik yang
digunakan data adalah dengan wawancara,dokumentasi dan observasi, serta penetuan informan
peneliti menggunakan teknik purposive sampling yaitu dengan penentuan informan yang
dilakukan secara sengaja dengan memilih orang yang berkaitan langsung dengan fokus penelitian.
Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Baitul Mal memang berperan penting dalam
mengurangi kemiskinan, yaitu turunnya angka kemiskinan sebanyak 1% dengan pelatihan
penyaluran serta sumbangan yang diberikan kepada Baitul Mal kepada orang miskin.
Kesimpulan: Namun dalam melaksanakan perannya, Baitul Mal dihadapkan pada beberapa
tantangan, yaitu kurangnya kesadaran masyarakat dalam menyalurkan zakat lewat badan resmi,
kurangnya donatur dan banyaknya pinjaman tanpa pengembalian, serta target realisasi yang belum
tercapai. Upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi secara aktif kepada
masyarakat baik di sosial media maupun dunia nyata, menyiapkan anggaran khusus dalam target
realisasi, dan sanksi kepada masyarakat yang tidak mematuhi aturan. Sehingga perlu adanya
jumlah target yang ditetapkan bersama di setiap program kegiatan yang diadakan oleh Baitul Mal
Kota Banda Aceh sehingga program kegiatan tersebut dapat dinilai keberhasilannya. Perlu adanya
jumlah target untuk kegiatan ,mengadakan pelatihan kepada para Aparatur Sipil Negara
(ASN),dan Memanfaatkan media sosial maupun media informasi untuk memperluas informasi
yang diberikan terkait dengan pelayanan
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
05001/IPDN/2024 |
352.459 811 12 M. p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193819 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260210092417 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000903 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PERAN BAITUL MAL DALAM MENGURANGI ANGKA KEMISKINAN DI KOTA BANDA ACEH PROVINSI ACEH /$c M. Hafizd Haikal | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a M. Hafizd Haikal | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 13 hlm : $b Ilust ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19885 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Nur Handayani | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 352.459 811 12 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 352.459 811 12 M. p | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Manajemen Zakat dan Infak | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kemiskinan merupakan permasalahan yang hampir di alami oleh setiap daerah. Dalam usaha mengurangi angka kemiskinan ini pemerintah berupaya untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya melakukan penyaluran harta. Oleh sebab itu, Baitul Mal hadir sebagai lembaga pengelola harta agama dan melakukan penyaluran dalam mengurangi angka kemiskinan. Baitul Mal juga memberikan pelatihan keterampilan kepada mereka yang membutuhkan. Akan tetapi dalam pelaksanaanya dihadapkan pada kurangnya kesadaran dalam penyaluran zakat lewat Baitul Mal, kurangnya anggaran yang dibutuhkan dalam mengurangi angjka kemiskinan dan tidak adanya donatur yang tetap. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui, menganalisis dan mendeskripsikan peran Baitul Mal dalam mengurangi angka kemiskinan di Kota Banda Aceh serta fakor pendukung, penghambat dan upaya untuk mengatasi faktor penghambat. Metode: Metode penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teori yang digunakan adalah teori dari Soerjono Soekanto. Teknik yang digunakan data adalah dengan wawancara,dokumentasi dan observasi, serta penetuan informan peneliti menggunakan teknik purposive sampling yaitu dengan penentuan informan yang dilakukan secara sengaja dengan memilih orang yang berkaitan langsung dengan fokus penelitian. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Baitul Mal memang berperan penting dalam mengurangi kemiskinan, yaitu turunnya angka kemiskinan sebanyak 1% dengan pelatihan penyaluran serta sumbangan yang diberikan kepada Baitul Mal kepada orang miskin. Kesimpulan: Namun dalam melaksanakan perannya, Baitul Mal dihadapkan pada beberapa tantangan, yaitu kurangnya kesadaran masyarakat dalam menyalurkan zakat lewat badan resmi, kurangnya donatur dan banyaknya pinjaman tanpa pengembalian, serta target realisasi yang belum tercapai. Upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi secara aktif kepada masyarakat baik di sosial media maupun dunia nyata, menyiapkan anggaran khusus dalam target realisasi, dan sanksi kepada masyarakat yang tidak mematuhi aturan. Sehingga perlu adanya jumlah target yang ditetapkan bersama di setiap program kegiatan yang diadakan oleh Baitul Mal Kota Banda Aceh sehingga program kegiatan tersebut dapat dinilai keberhasilannya. Perlu adanya jumlah target untuk kegiatan ,mengadakan pelatihan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN),dan Memanfaatkan media sosial maupun media informasi untuk memperluas informasi yang diberikan terkait dengan pelayanan | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 10 Feb 2026