Detail Katalog
ID: 30708Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
IMPLEMENTASI WEBSITEBELUKAB.GO.ID MELALUI DINAS KOMINFO SEBAGAI LAYANAN INFORMASI DALAM MENINGKATKAN EGOVERNMENT DI KABUPATEN BELU / Felix Johanes Mau
Pengarang:
Felix Johanes Mau ; Eem Nurnawati
Felix Johanes Mau ; Eem Nurnawati
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Administrasi Pemerintah Daerah
Deskripsi Fisik:
13 hlm : illus
13 hlm : illus
Nomor Panggil:
352.150 959 818 12 FEL i
352.150 959 818 12 FEL i
Control Number:
INLIS000000001193933
INLIS000000001193933
BIB ID:
0010-0226001017
0010-0226001017
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang: Era yang semakin maju dalam teknologi informasi,
dimana teknologi dan informasi memegang peranan yang krusial dalam aspek kehidupan.
Semakin majunya IPTEK menuntut pemerintah agar mewujudkan pelayanan berbasis elekronik (e-service) untuk meningkatkan pemerintahan berbasis elektronik (e-government) sehingga dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2003 tentangKebijakan dan Strategi Pembangunan e-government. Dalam meningkatkane-government salah satu upaya pemerintah yaitu menggunakan website. Judul dari penelitian ini yaitu “Implementasi Website belukab.go.id melalui Dinas Kominfo Sebagai Layanan Informasi dalam Meningkatkan E-government di Kabupaten Belu.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui,
memahami serta menggambarkan bagaimana Implementasi website sebagai layanan informasi
di Kabupaten Belu, hambatan yang ditemukan dan upaya yang sudah dilakukan. Sehingga, penulis dapat membuat kesimpulan dan memberikan saran untuk meningkatkan egovernment di Kabupaten Belu. Metode: Penulis menerapkan pendekatan induktif dalam metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data melibatkan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Temuan dari penelitian ini menyajikan bahwa implementasi pelayanan informasi menggunakan website untuk meningkatkan e-government belum berjalan secara optimal dan
terlaksana dengan baik. Kesimpulan: Implementasi website sebagai layanan informasi dalam meningkatkan e-government di Kabupaten Belu belum sepenuhnya berjalan dengan optimal, hal ini berdasarkan pada teori penerapan yang digunakan yang meliputi tiga elemen yaitu pendukung, kapasitas dan manfaat yang ditemukan beberapa kendala meliputi: payung hukum yang kurang kuat, SDM yang sangat minim, tidak mempunyai server sendiri, kurangnya sosialisasi secara langsung dan belum adanya sumber daya finansial untuk pengelolaan website. Upaya yang
digunakan untuk mengatasi kendala yang dihadapi yaitu membuat Perbub tentang website,
merekrut SDM yang memiliki kompetensi dibidangnya, mengadakan server sendiri,
meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat dan mengajukan anggaran khusus untuk pengelolaan website.
dimana teknologi dan informasi memegang peranan yang krusial dalam aspek kehidupan.
Semakin majunya IPTEK menuntut pemerintah agar mewujudkan pelayanan berbasis elekronik (e-service) untuk meningkatkan pemerintahan berbasis elektronik (e-government) sehingga dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2003 tentangKebijakan dan Strategi Pembangunan e-government. Dalam meningkatkane-government salah satu upaya pemerintah yaitu menggunakan website. Judul dari penelitian ini yaitu “Implementasi Website belukab.go.id melalui Dinas Kominfo Sebagai Layanan Informasi dalam Meningkatkan E-government di Kabupaten Belu.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui,
memahami serta menggambarkan bagaimana Implementasi website sebagai layanan informasi
di Kabupaten Belu, hambatan yang ditemukan dan upaya yang sudah dilakukan. Sehingga, penulis dapat membuat kesimpulan dan memberikan saran untuk meningkatkan egovernment di Kabupaten Belu. Metode: Penulis menerapkan pendekatan induktif dalam metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data melibatkan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Temuan dari penelitian ini menyajikan bahwa implementasi pelayanan informasi menggunakan website untuk meningkatkan e-government belum berjalan secara optimal dan
terlaksana dengan baik. Kesimpulan: Implementasi website sebagai layanan informasi dalam meningkatkan e-government di Kabupaten Belu belum sepenuhnya berjalan dengan optimal, hal ini berdasarkan pada teori penerapan yang digunakan yang meliputi tiga elemen yaitu pendukung, kapasitas dan manfaat yang ditemukan beberapa kendala meliputi: payung hukum yang kurang kuat, SDM yang sangat minim, tidak mempunyai server sendiri, kurangnya sosialisasi secara langsung dan belum adanya sumber daya finansial untuk pengelolaan website. Upaya yang
digunakan untuk mengatasi kendala yang dihadapi yaitu membuat Perbub tentang website,
merekrut SDM yang memiliki kompetensi dibidangnya, mengadakan server sendiri,
meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat dan mengajukan anggaran khusus untuk pengelolaan website.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
05060/IPDN/2024 |
352.150 959 818 12 FEL i |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193933 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260210114510 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226001017 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a IMPLEMENTASI WEBSITEBELUKAB.GO.ID MELALUI DINAS KOMINFO SEBAGAI LAYANAN INFORMASI DALAM MENINGKATKAN EGOVERNMENT DI KABUPATEN BELU /$c Felix Johanes Mau | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Felix Johanes Mau | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 13 hlm : $b illus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16530 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Eem Nurnawati | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 352.150 959 818 12 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 352.150 959 818 12 FEL i | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Administrasi Pemerintah Daerah | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang: Era yang semakin maju dalam teknologi informasi, dimana teknologi dan informasi memegang peranan yang krusial dalam aspek kehidupan. Semakin majunya IPTEK menuntut pemerintah agar mewujudkan pelayanan berbasis elekronik (e-service) untuk meningkatkan pemerintahan berbasis elektronik (e-government) sehingga dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2003 tentangKebijakan dan Strategi Pembangunan e-government. Dalam meningkatkane-government salah satu upaya pemerintah yaitu menggunakan website. Judul dari penelitian ini yaitu “Implementasi Website belukab.go.id melalui Dinas Kominfo Sebagai Layanan Informasi dalam Meningkatkan E-government di Kabupaten Belu.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui, memahami serta menggambarkan bagaimana Implementasi website sebagai layanan informasi di Kabupaten Belu, hambatan yang ditemukan dan upaya yang sudah dilakukan. Sehingga, penulis dapat membuat kesimpulan dan memberikan saran untuk meningkatkan egovernment di Kabupaten Belu. Metode: Penulis menerapkan pendekatan induktif dalam metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data melibatkan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Temuan dari penelitian ini menyajikan bahwa implementasi pelayanan informasi menggunakan website untuk meningkatkan e-government belum berjalan secara optimal dan terlaksana dengan baik. Kesimpulan: Implementasi website sebagai layanan informasi dalam meningkatkan e-government di Kabupaten Belu belum sepenuhnya berjalan dengan optimal, hal ini berdasarkan pada teori penerapan yang digunakan yang meliputi tiga elemen yaitu pendukung, kapasitas dan manfaat yang ditemukan beberapa kendala meliputi: payung hukum yang kurang kuat, SDM yang sangat minim, tidak mempunyai server sendiri, kurangnya sosialisasi secara langsung dan belum adanya sumber daya finansial untuk pengelolaan website. Upaya yang digunakan untuk mengatasi kendala yang dihadapi yaitu membuat Perbub tentang website, merekrut SDM yang memiliki kompetensi dibidangnya, mengadakan server sendiri, meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat dan mengajukan anggaran khusus untuk pengelolaan website. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 10 Feb 2026