Detail Katalog

ID: 30738
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

INOVASI PELAYANAN PAJAK MANDIRI MELALUI SISTEM ELEKTRONIK PAJAK DAERAH “SEROJA” PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN INDRAGIRI HULU PROVINSI RIAU / Fanyanurul Fathia

Pengarang:
Fanyanurul Fathia ; Eem Nurnawati
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Manajemen Keuangan
Deskripsi Fisik:
11 hlm
Nomor Panggil:
658.109 598 141 51 FAN i
Control Number:
INLIS000000001193963
BIB ID:
0010-0226001047
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Luasnya Kabupaten Indragiri hulu menyebabkan akses
pelayanan pajak daerah sulit di jangkau oleh masyarakat yang berada di pinggiran Kabupaten Indragiri Hulu dan petugas pajak juga sulit menjangkau wajib pajak yang berada jauh dari pusat pemerintahan. Maka dari itu Bapenda Kabupaten Indragiri Hulu merilis sebuah inovasi pelayanan pajak daerah berbasis online melalui aplikasi “seroja”. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami penerapan inovasi pelayanan pajak daerah berdasarkan 5 dimensi dari teori inovasi yang dikemukakan oleh Everret M. Rogers. Selain itu, penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang menghambat dalam pelaksanaan inovasi serta upaya dalam penerapan inovasi pelayanan pajak daerah melalui aplikasi “seroja”. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data pendekatan induktif. Metode ini digunakan karena menurut peneliti dapat dipahami dengan baik serta mampu menjelaskan bagaimana implementasi dari inovasi pelayanan pajak mandiri melalui aplikasi “seroja” di Bapenda Inhu. Hasil/Temuan: Masih ditemukan beberapa faktor penghambat dalam implementasi inovasi pelayanan pajak ini yaitu kurang maksimalnya pelaksanaan publikasi serta sosialisasi mengenai Aplikasi “seroja” pada media sosial dan platform lain oleh Bapenda Kabupaten Indragiri Hulu, kurang cepatnya pengelola dalam melakukan penyesuaian Aplikasi “seroja” dengan aturan baru yang berlaku dan kurangnya kesadaran masyarakat wajib pajak untuk menggunakan Aplikasi “seroja” agar mempermudah segala pihak dan melakukan pembayaran dengan tepat waktu. Kesimpulan: Yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut antara lain meningkatkan Publikasi dan sosialisasi Aplikasi “seroja” kepada masyarakat wajib pajak, membuat regulasi yang jelas mengenai tata cara pelayanan pajak daerah melalui Aplikasi “seroja” serta memberikan sanksi administratif dengan tegas apabila terdapat pelanggaran dan dengan mengoptimalkan pengelolaan Aplikasi dengan cara monitoring terkait jaringan yang menyebabkan Aplikasi ini tidak dapat diakses oleh pengguna.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05068/IPDN/2024 658.109 598 141 51 FAN i Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193963 1
005 _ _ 20260210023654 2
035 # # $a 0010-0226001047 3
245 1 # $a INOVASI PELAYANAN PAJAK MANDIRI MELALUI SISTEM ELEKTRONIK PAJAK DAERAH “SEROJA” PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN INDRAGIRI HULU PROVINSI RIAU /$c Fanyanurul Fathia 4
100 _ # $a Fanyanurul Fathia 5
300 # # $a 11 hlm 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17585 7
700 _ # $a Eem Nurnawati 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 9
082 # # $a 658.109 598 141 51 10
084 # # $a 658.109 598 141 51 FAN i 11
650 # 4 $a Manajemen Keuangan 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Luasnya Kabupaten Indragiri hulu menyebabkan akses pelayanan pajak daerah sulit di jangkau oleh masyarakat yang berada di pinggiran Kabupaten Indragiri Hulu dan petugas pajak juga sulit menjangkau wajib pajak yang berada jauh dari pusat pemerintahan. Maka dari itu Bapenda Kabupaten Indragiri Hulu merilis sebuah inovasi pelayanan pajak daerah berbasis online melalui aplikasi “seroja”. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami penerapan inovasi pelayanan pajak daerah berdasarkan 5 dimensi dari teori inovasi yang dikemukakan oleh Everret M. Rogers. Selain itu, penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang menghambat dalam pelaksanaan inovasi serta upaya dalam penerapan inovasi pelayanan pajak daerah melalui aplikasi “seroja”. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data pendekatan induktif. Metode ini digunakan karena menurut peneliti dapat dipahami dengan baik serta mampu menjelaskan bagaimana implementasi dari inovasi pelayanan pajak mandiri melalui aplikasi “seroja” di Bapenda Inhu. Hasil/Temuan: Masih ditemukan beberapa faktor penghambat dalam implementasi inovasi pelayanan pajak ini yaitu kurang maksimalnya pelaksanaan publikasi serta sosialisasi mengenai Aplikasi “seroja” pada media sosial dan platform lain oleh Bapenda Kabupaten Indragiri Hulu, kurang cepatnya pengelola dalam melakukan penyesuaian Aplikasi “seroja” dengan aturan baru yang berlaku dan kurangnya kesadaran masyarakat wajib pajak untuk menggunakan Aplikasi “seroja” agar mempermudah segala pihak dan melakukan pembayaran dengan tepat waktu. Kesimpulan: Yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut antara lain meningkatkan Publikasi dan sosialisasi Aplikasi “seroja” kepada masyarakat wajib pajak, membuat regulasi yang jelas mengenai tata cara pelayanan pajak daerah melalui Aplikasi “seroja” serta memberikan sanksi administratif dengan tegas apabila terdapat pelanggaran dan dengan mengoptimalkan pengelolaan Aplikasi dengan cara monitoring terkait jaringan yang menyebabkan Aplikasi ini tidak dapat diakses oleh pengguna. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name