Detail Katalog
ID: 30761Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
EFEKTIVITAS PENERTIBAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS OLEHSATUANPOLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN LUMAJANGPROVINSI JAWA TIMUR : - / Mochammad Hasby Fadhilillah
Edisi: -
Pengarang:
Mochammad Hasby Fadhilillah ; Gradiana Tefa
Mochammad Hasby Fadhilillah ; Gradiana Tefa
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Permasalahan Sosial dan Layanan Sosial pada Umumnya
Deskripsi Fisik:
11hlm : - ; - -
11hlm : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
361.598 282 8 MOC e
361.598 282 8 MOC e
Control Number:
INLIS000000001193986
INLIS000000001193986
BIB ID:
0010-0226001070
0010-0226001070
Catatan
Satuan Polisi Pamong Praja merupakanelemenyang sangat penting dalam penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta penegakan perda dalam menciptakan lingkungan masyarakat
yang tertib, aman dan teratur khususnya mengenai gelandangan dan juga pengemisdi
wilayah Kabupaten Lumajang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
bagaimana efektivitas penertiban gelandangan dan pengemis oleh Satuan Polisi PamongPrajaKabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur, hambatan yang dialami oleh SatuanPolisi
Pamong Praja Kabupaten Lumajang, serta bagaimana Satuan Polisi Pamong Praja KabupatenLumajang dalam mengatasi hambatan yang dialami. Metode: Metode penelitianyangdigunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pada penelitian ini Teori Efektivitas oleh Duncan yangtermuat
di dalam Steers dijadikan acuan untuk menganalisis Efektivitas dari penertiban gelandangandan pengemis oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lumajang yaitu PencapaianTujuan, Integrasi, dan Adaptasi. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini menunjukkanbahwa penertiban gelandangan dan pengemis oleh Satuan Polisi Pamong Praja KabupatenLumajang masih belum efektif, dilihat dari kurangnya kemampuan mengintegrasikanprogram dengan masyarakat, kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung, Kurangnyakuantitas dan kualitas sumber daya manusia, serta kurangnya lapangan pekerjaanyangmendorong masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan gelandangan dan pengemis. Kesimpulan: Penertiban gelandangan dan pengemis oleh Satuan Polisi PamongPrajaKabupaten Lumajang belum efektif dikarenakan kurangnya sumber daya manusia, saranaprasarana yang belum memadai, kurangnya kualitas dan kuantitas anggota SatuanPolisi
Pamong Praja yang membuat proses penertiban kurang menyeluruh dan pemahamanterkait
produk hukum daerah oleh masyarakat, serta kurangnya lapangan pekerjaan yang mendorongmasyarakat untuk melakukan aktivitas gelandangan dan pengemis.
yang tertib, aman dan teratur khususnya mengenai gelandangan dan juga pengemisdi
wilayah Kabupaten Lumajang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
bagaimana efektivitas penertiban gelandangan dan pengemis oleh Satuan Polisi PamongPrajaKabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur, hambatan yang dialami oleh SatuanPolisi
Pamong Praja Kabupaten Lumajang, serta bagaimana Satuan Polisi Pamong Praja KabupatenLumajang dalam mengatasi hambatan yang dialami. Metode: Metode penelitianyangdigunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pada penelitian ini Teori Efektivitas oleh Duncan yangtermuat
di dalam Steers dijadikan acuan untuk menganalisis Efektivitas dari penertiban gelandangandan pengemis oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lumajang yaitu PencapaianTujuan, Integrasi, dan Adaptasi. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini menunjukkanbahwa penertiban gelandangan dan pengemis oleh Satuan Polisi Pamong Praja KabupatenLumajang masih belum efektif, dilihat dari kurangnya kemampuan mengintegrasikanprogram dengan masyarakat, kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung, Kurangnyakuantitas dan kualitas sumber daya manusia, serta kurangnya lapangan pekerjaanyangmendorong masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan gelandangan dan pengemis. Kesimpulan: Penertiban gelandangan dan pengemis oleh Satuan Polisi PamongPrajaKabupaten Lumajang belum efektif dikarenakan kurangnya sumber daya manusia, saranaprasarana yang belum memadai, kurangnya kualitas dan kuantitas anggota SatuanPolisi
Pamong Praja yang membuat proses penertiban kurang menyeluruh dan pemahamanterkait
produk hukum daerah oleh masyarakat, serta kurangnya lapangan pekerjaan yang mendorongmasyarakat untuk melakukan aktivitas gelandangan dan pengemis.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
05998/IPDN/2023 |
361.598 282 8 MOC e |
Dapat dipinjam | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193986 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260211083744 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226001070 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a EFEKTIVITAS PENERTIBAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS OLEHSATUANPOLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN LUMAJANGPROVINSI JAWA TIMUR : $b - /$c Mochammad Hasby Fadhilillah | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Mochammad Hasby Fadhilillah | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 11hlm : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13642 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Gradiana Tefa | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 361.598 282 8 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 361.598 282 8 MOC e | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Permasalahan Sosial dan Layanan Sosial pada Umumnya | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Satuan Polisi Pamong Praja merupakanelemenyang sangat penting dalam penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta penegakan perda dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang tertib, aman dan teratur khususnya mengenai gelandangan dan juga pengemisdi wilayah Kabupaten Lumajang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas penertiban gelandangan dan pengemis oleh Satuan Polisi PamongPrajaKabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur, hambatan yang dialami oleh SatuanPolisi Pamong Praja Kabupaten Lumajang, serta bagaimana Satuan Polisi Pamong Praja KabupatenLumajang dalam mengatasi hambatan yang dialami. Metode: Metode penelitianyangdigunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pada penelitian ini Teori Efektivitas oleh Duncan yangtermuat di dalam Steers dijadikan acuan untuk menganalisis Efektivitas dari penertiban gelandangandan pengemis oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lumajang yaitu PencapaianTujuan, Integrasi, dan Adaptasi. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini menunjukkanbahwa penertiban gelandangan dan pengemis oleh Satuan Polisi Pamong Praja KabupatenLumajang masih belum efektif, dilihat dari kurangnya kemampuan mengintegrasikanprogram dengan masyarakat, kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung, Kurangnyakuantitas dan kualitas sumber daya manusia, serta kurangnya lapangan pekerjaanyangmendorong masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan gelandangan dan pengemis. Kesimpulan: Penertiban gelandangan dan pengemis oleh Satuan Polisi PamongPrajaKabupaten Lumajang belum efektif dikarenakan kurangnya sumber daya manusia, saranaprasarana yang belum memadai, kurangnya kualitas dan kuantitas anggota SatuanPolisi Pamong Praja yang membuat proses penertiban kurang menyeluruh dan pemahamanterkait produk hukum daerah oleh masyarakat, serta kurangnya lapangan pekerjaan yang mendorongmasyarakat untuk melakukan aktivitas gelandangan dan pengemis. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 11 Feb 2026