Detail Katalog
ID: 30820Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
EFEKTIVITAS RESES DPRD DALAM PENYERAPAN ASPIRASI MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KOTA PAYAKUMBUH / Munthe, Kevin Dicky
Edisi: -
Pengarang:
Munthe, Kevin Dicky ; Jose Rizal S
Munthe, Kevin Dicky ; Jose Rizal S
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Lembaga Legislatif
Deskripsi Fisik:
8 hlm : - ; - -
8 hlm : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
328.598 139 1 MUN e
328.598 139 1 MUN e
Control Number:
INLIS000000001194045
INLIS000000001194045
BIB ID:
0010-0226001129
0010-0226001129
Catatan
Permasalahan/ Latar Belakang (GAP): Reses merupakan kegiatan Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah yang dilaksanakan dengan tujuan kepentingan masyarakat. Ada beberapa faktor
umum yang menjadi penghambat kegiatan reses. Tujuan kegiatan reses sebagai sarana aspirasi
masyarakat belum tercapai dengan baik. Reses untuk sebagian masyarakat masih dianggap hal
yang biasa, padahal memiliki arti strategis bagi perkembangan suatu daerah, mengingat dari
berbagai aspirasi konstituen itu nantinya jadi bahan masukan untuk membuat program rencana
pembangunan. Perencanaan dalam kegiatan reses sangat penting agar lebih efektif dan
komprehensif. Namun faktanya tidak adanya perumusan agenda dan program yang jelas dalam
pelaksanaan reses membuat proses penyerapan aspirasi masyarakat tidak optimal. Banyak
aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui reses angggota DPRD Kota Payakumbuh tidak
ditindaklanjuti sehingga masyarakat tidak merasakan hasil dari kegiatan reses itu sendiri.
Tujuan: Maksud dari penelitian ini untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat
efektivitas kegiatan reses anggota DPRD Kota Payakumbuh pada masa pandemic Covid-19
dalam menyerap aspirasi masyarakat di Kota Payakumbuh serta upaya yang dilakukan DPRD
Kota Payakumbuh.Metode: Teori yang digunakan yakni teori Efektivitas dari Gibson dengan
memperhatikan lima dimensi, yaitu: produktivitas, efisiensi, kepuasan, fleksibilitas, dan mutu.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Hasil/ Temuan : Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa sudah ada penyerapan aspirasi
namun terdapat faktor pendukung dan penghambat etektivitas penyerapan aspirasi masyarakat
melalui reses yang dilaksanakan oleh anggota DPRD Kota Payakumbuh. Namun untuk
mengatasi faktor penghambat tersebut DPRD kota Payakumbuh melakukan upaya-upaya
dalam rangka meningkatkan efektivitas penyerapan aspirasi masyarakat melalui reses.
Kesimpulan : Terdapat faktor pendukung dan penghambat serta upaya yang dilakukan
pemerintah untuk meningkatkan efektivitas aspirasi masyarakat melalui reses pada masa
Pandemi Covid-19 di Kota Payakumbuh.
Rakyat Daerah yang dilaksanakan dengan tujuan kepentingan masyarakat. Ada beberapa faktor
umum yang menjadi penghambat kegiatan reses. Tujuan kegiatan reses sebagai sarana aspirasi
masyarakat belum tercapai dengan baik. Reses untuk sebagian masyarakat masih dianggap hal
yang biasa, padahal memiliki arti strategis bagi perkembangan suatu daerah, mengingat dari
berbagai aspirasi konstituen itu nantinya jadi bahan masukan untuk membuat program rencana
pembangunan. Perencanaan dalam kegiatan reses sangat penting agar lebih efektif dan
komprehensif. Namun faktanya tidak adanya perumusan agenda dan program yang jelas dalam
pelaksanaan reses membuat proses penyerapan aspirasi masyarakat tidak optimal. Banyak
aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui reses angggota DPRD Kota Payakumbuh tidak
ditindaklanjuti sehingga masyarakat tidak merasakan hasil dari kegiatan reses itu sendiri.
Tujuan: Maksud dari penelitian ini untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat
efektivitas kegiatan reses anggota DPRD Kota Payakumbuh pada masa pandemic Covid-19
dalam menyerap aspirasi masyarakat di Kota Payakumbuh serta upaya yang dilakukan DPRD
Kota Payakumbuh.Metode: Teori yang digunakan yakni teori Efektivitas dari Gibson dengan
memperhatikan lima dimensi, yaitu: produktivitas, efisiensi, kepuasan, fleksibilitas, dan mutu.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Hasil/ Temuan : Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa sudah ada penyerapan aspirasi
namun terdapat faktor pendukung dan penghambat etektivitas penyerapan aspirasi masyarakat
melalui reses yang dilaksanakan oleh anggota DPRD Kota Payakumbuh. Namun untuk
mengatasi faktor penghambat tersebut DPRD kota Payakumbuh melakukan upaya-upaya
dalam rangka meningkatkan efektivitas penyerapan aspirasi masyarakat melalui reses.
Kesimpulan : Terdapat faktor pendukung dan penghambat serta upaya yang dilakukan
pemerintah untuk meningkatkan efektivitas aspirasi masyarakat melalui reses pada masa
Pandemi Covid-19 di Kota Payakumbuh.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06043/IPDN/2023 |
328.598 139 1 MUN e |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001194045 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260211101550 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226001129 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a EFEKTIVITAS RESES DPRD DALAM PENYERAPAN ASPIRASI MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KOTA PAYAKUMBUH /$c Munthe, Kevin Dicky | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Munthe, Kevin Dicky | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 8 hlm : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15938 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Jose Rizal S | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 328.598 139 1 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 328.598 139 1 MUN e | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Lembaga Legislatif | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/ Latar Belakang (GAP): Reses merupakan kegiatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang dilaksanakan dengan tujuan kepentingan masyarakat. Ada beberapa faktor umum yang menjadi penghambat kegiatan reses. Tujuan kegiatan reses sebagai sarana aspirasi masyarakat belum tercapai dengan baik. Reses untuk sebagian masyarakat masih dianggap hal yang biasa, padahal memiliki arti strategis bagi perkembangan suatu daerah, mengingat dari berbagai aspirasi konstituen itu nantinya jadi bahan masukan untuk membuat program rencana pembangunan. Perencanaan dalam kegiatan reses sangat penting agar lebih efektif dan komprehensif. Namun faktanya tidak adanya perumusan agenda dan program yang jelas dalam pelaksanaan reses membuat proses penyerapan aspirasi masyarakat tidak optimal. Banyak aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui reses angggota DPRD Kota Payakumbuh tidak ditindaklanjuti sehingga masyarakat tidak merasakan hasil dari kegiatan reses itu sendiri. Tujuan: Maksud dari penelitian ini untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat efektivitas kegiatan reses anggota DPRD Kota Payakumbuh pada masa pandemic Covid-19 dalam menyerap aspirasi masyarakat di Kota Payakumbuh serta upaya yang dilakukan DPRD Kota Payakumbuh.Metode: Teori yang digunakan yakni teori Efektivitas dari Gibson dengan memperhatikan lima dimensi, yaitu: produktivitas, efisiensi, kepuasan, fleksibilitas, dan mutu. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil/ Temuan : Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa sudah ada penyerapan aspirasi namun terdapat faktor pendukung dan penghambat etektivitas penyerapan aspirasi masyarakat melalui reses yang dilaksanakan oleh anggota DPRD Kota Payakumbuh. Namun untuk mengatasi faktor penghambat tersebut DPRD kota Payakumbuh melakukan upaya-upaya dalam rangka meningkatkan efektivitas penyerapan aspirasi masyarakat melalui reses. Kesimpulan : Terdapat faktor pendukung dan penghambat serta upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan efektivitas aspirasi masyarakat melalui reses pada masa Pandemi Covid-19 di Kota Payakumbuh. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 11 Feb 2026