Detail Katalog
ID: 30889Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
SOSIALISASI PENGUATAN WAWASAN KEBANGSAAN DALAM MENINGKATKAN RASA PERSATUAN DAN KESATUAN GENERASI MILENIAL TAHUN 2022 DI KECAMATAN PURWOKERTO SELATAN KABUPATEN BANYUMAS / Febryand Putra Dias Sanjaya
Edisi: -
Pengarang:
Febryand Putra Dias Sanjaya ; Meltarini
Febryand Putra Dias Sanjaya ; Meltarini
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Wawasan Kebangsaan
Deskripsi Fisik:
12 hlm : Ilus ; - -
12 hlm : Ilus ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
320.545 982 621 FEB s
320.545 982 621 FEB s
Control Number:
INLIS000000001194114
INLIS000000001194114
BIB ID:
0010-0226001198
0010-0226001198
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Bangsa Indonesia berjuang untuk dibebaskan dari
segala bentuk penjajahan dan penindasan oleh Portugis, Belanda, Inggris, dan Jepang, lahirlah
visi nasionalisme. Saat itu perjuangan bangsa Indonesia masih bersifat lokal dan regional, dan
tidak berhasil demi kepentingan bangsa Indonesia diri. Perihal ini sebagai akibat dari minimnya
rasa kebersamaan dan gotong royong bangsa Indonesia dalam usahanya untuk membebaskan
diri dari penjajahan dan penindasan negara lain. Di pihak lain, kaum penjajah tetap teguh
memakai strategi “divide et impera” mengadu domba satu kelompok dengan kelompok lain
yang dianggap cukup efektif pada saat itu dalam memecah belah setiap aspek dan kelompok
bangsa Indonesia di setiap provinsi, daerah, dan sudut negara. Tujuan: Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengetahui bagaimana Bakesbangpol Kabupaten Banyumas dalam
melaksanakan giat sosialisasi wawasan kebangsaan terhadap generasi milenial di Kabupaten
Banyumas karena terdapat beberapa data mengenai kejadian konflik di Banyumas tahun 2022.
Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu menjawab sebuah
permasalahan secara mendalam dalam konteks waktu dan situasi yang bersangkutan, sesuai
dengan kondisi objektif di lapangan dan adapun tipe penelitian yang digunakan adalah
deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan objek pada masa sekarang secara kualitatif data yang
diperoleh dari penelitian. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber
data sekunder dengan jumlah informan 5 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data,
penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan
bahwa sosialisasi wawasan kebangsaan di Kabupaten Banyumas khususnya Kecamatan
Purwokerto Selatan yang digelar oleh Bakesbangpol Kabupaten Banyumas cukup efektif dalam
kontribusi kondusifitas dan cipta kondisi di wilayah Kabupaten Banyumas namun keterbatasan
tenaga pendukung dan anggaran di Bakesbangpol Kabupaten Banyumas menjadi hal yang perlu
di perhatikan dalam peningkatan kualitas giat dan intensitas itu sendiri di Kabupaten
Banyumas. Kesimpulan: Perihal ini dibuktikan langsung dengan dukungan setiap sekolah dan
tenaga pendidik di Kabupaten Banyumas yang memfasilitasi Bakesbangpol Kabupaten
Banyumas dalam melaksanakan sosialisasi penguatan wawasan kebangsaan dan dorongan
tenaga pendidik pada pelajar generasi milenial untuk mendengarkan pentingnya materi
sosialisasi wawasan kebangsaan sebagai bekal hidup generasi milenial di masa depan.
segala bentuk penjajahan dan penindasan oleh Portugis, Belanda, Inggris, dan Jepang, lahirlah
visi nasionalisme. Saat itu perjuangan bangsa Indonesia masih bersifat lokal dan regional, dan
tidak berhasil demi kepentingan bangsa Indonesia diri. Perihal ini sebagai akibat dari minimnya
rasa kebersamaan dan gotong royong bangsa Indonesia dalam usahanya untuk membebaskan
diri dari penjajahan dan penindasan negara lain. Di pihak lain, kaum penjajah tetap teguh
memakai strategi “divide et impera” mengadu domba satu kelompok dengan kelompok lain
yang dianggap cukup efektif pada saat itu dalam memecah belah setiap aspek dan kelompok
bangsa Indonesia di setiap provinsi, daerah, dan sudut negara. Tujuan: Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengetahui bagaimana Bakesbangpol Kabupaten Banyumas dalam
melaksanakan giat sosialisasi wawasan kebangsaan terhadap generasi milenial di Kabupaten
Banyumas karena terdapat beberapa data mengenai kejadian konflik di Banyumas tahun 2022.
Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu menjawab sebuah
permasalahan secara mendalam dalam konteks waktu dan situasi yang bersangkutan, sesuai
dengan kondisi objektif di lapangan dan adapun tipe penelitian yang digunakan adalah
deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan objek pada masa sekarang secara kualitatif data yang
diperoleh dari penelitian. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber
data sekunder dengan jumlah informan 5 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data,
penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan
bahwa sosialisasi wawasan kebangsaan di Kabupaten Banyumas khususnya Kecamatan
Purwokerto Selatan yang digelar oleh Bakesbangpol Kabupaten Banyumas cukup efektif dalam
kontribusi kondusifitas dan cipta kondisi di wilayah Kabupaten Banyumas namun keterbatasan
tenaga pendukung dan anggaran di Bakesbangpol Kabupaten Banyumas menjadi hal yang perlu
di perhatikan dalam peningkatan kualitas giat dan intensitas itu sendiri di Kabupaten
Banyumas. Kesimpulan: Perihal ini dibuktikan langsung dengan dukungan setiap sekolah dan
tenaga pendidik di Kabupaten Banyumas yang memfasilitasi Bakesbangpol Kabupaten
Banyumas dalam melaksanakan sosialisasi penguatan wawasan kebangsaan dan dorongan
tenaga pendidik pada pelajar generasi milenial untuk mendengarkan pentingnya materi
sosialisasi wawasan kebangsaan sebagai bekal hidup generasi milenial di masa depan.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06079/IPDN/2023 |
320.545 982 621 FEB s |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001194114 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260211112657 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226001198 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a SOSIALISASI PENGUATAN WAWASAN KEBANGSAAN DALAM MENINGKATKAN RASA PERSATUAN DAN KESATUAN GENERASI MILENIAL TAHUN 2022 DI KECAMATAN PURWOKERTO SELATAN KABUPATEN BANYUMAS /$c Febryand Putra Dias Sanjaya | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Febryand Putra Dias Sanjaya | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 12 hlm : $b Ilus ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15819 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Meltarini | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 320.545 982 621 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 320.545 982 621 FEB s | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Wawasan Kebangsaan | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Bangsa Indonesia berjuang untuk dibebaskan dari segala bentuk penjajahan dan penindasan oleh Portugis, Belanda, Inggris, dan Jepang, lahirlah visi nasionalisme. Saat itu perjuangan bangsa Indonesia masih bersifat lokal dan regional, dan tidak berhasil demi kepentingan bangsa Indonesia diri. Perihal ini sebagai akibat dari minimnya rasa kebersamaan dan gotong royong bangsa Indonesia dalam usahanya untuk membebaskan diri dari penjajahan dan penindasan negara lain. Di pihak lain, kaum penjajah tetap teguh memakai strategi “divide et impera” mengadu domba satu kelompok dengan kelompok lain yang dianggap cukup efektif pada saat itu dalam memecah belah setiap aspek dan kelompok bangsa Indonesia di setiap provinsi, daerah, dan sudut negara. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Bakesbangpol Kabupaten Banyumas dalam melaksanakan giat sosialisasi wawasan kebangsaan terhadap generasi milenial di Kabupaten Banyumas karena terdapat beberapa data mengenai kejadian konflik di Banyumas tahun 2022. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu menjawab sebuah permasalahan secara mendalam dalam konteks waktu dan situasi yang bersangkutan, sesuai dengan kondisi objektif di lapangan dan adapun tipe penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan objek pada masa sekarang secara kualitatif data yang diperoleh dari penelitian. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder dengan jumlah informan 5 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi wawasan kebangsaan di Kabupaten Banyumas khususnya Kecamatan Purwokerto Selatan yang digelar oleh Bakesbangpol Kabupaten Banyumas cukup efektif dalam kontribusi kondusifitas dan cipta kondisi di wilayah Kabupaten Banyumas namun keterbatasan tenaga pendukung dan anggaran di Bakesbangpol Kabupaten Banyumas menjadi hal yang perlu di perhatikan dalam peningkatan kualitas giat dan intensitas itu sendiri di Kabupaten Banyumas. Kesimpulan: Perihal ini dibuktikan langsung dengan dukungan setiap sekolah dan tenaga pendidik di Kabupaten Banyumas yang memfasilitasi Bakesbangpol Kabupaten Banyumas dalam melaksanakan sosialisasi penguatan wawasan kebangsaan dan dorongan tenaga pendidik pada pelajar generasi milenial untuk mendengarkan pentingnya materi sosialisasi wawasan kebangsaan sebagai bekal hidup generasi milenial di masa depan. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 11 Feb 2026