Detail Katalog

ID: 31117
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PERAN DP3AP2KB DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS DI KABUPATEN MERAUKE PROVINSI PAPUA SELATAN / Thadeus Frits Fautngiljanan

Pengarang:
Thadeus Frits Fautngiljanan ; Suaib Ibrahim
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Pemberdayaan Masyarakat
Deskripsi Fisik:
9 hlm
Nomor Panggil:
307.109 598 819 3 THA p
Control Number:
INLIS000000001194341
BIB ID:
0010-0226001425
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pemberdayaan masyarakat kampung keluarga berkualitas
pada umumnya dilakukan Organisasi Perangkat Daerah yang mempunyai ruang lingkup pada bidang
pengendalian penduduk, keluarga berencana, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Perubahan masyarakat desa sembada dari suatu desa tertinggal menuju desa tidak tertinggal salah
satunya yaitu desa mandiri merupakan salah satu unsur dari perencanaan pembangunan perdesaaan
yaitu program kampung keluarga berkualitas. Maka dari itu, Upaya pemberdayaan masyarakat
kampung keluarga berkualitas menjadi aspek strategi yang masih dihadapi DP3AP2KB Kabupaten
Merauke. Tujuan : penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana peran Dinas Pemberdayaan
Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana , Pengedalian
Penduduk dan Keluarga Berencana di Kabupaten Merauke Provinsi Papua Selatan. Adapun Metode
penelitian ini adalah dengan kualitatif deskriptif, dengan Hasil/Temuan : Di temukan terdapat
Kebijakan nasional yang menjadi suatu tolak ukur kampung KB dalam pemberdayaan kampung KB
dimana kampung tersebut telah meningkatkan mutu pelayan dengan fasilitas kesehatan yang
memadai sehingga dapat di simpulkan : bahwasannya Pada penelitian ini disimpulkan bahwa peran
sebagai suatu kebijakan, terdapat kebijakan Nasional yang digunakan dalam pemberdayaan
kampung KB yaitu peningkatan mutu pelayanan yang ada di fasilitas Kesehatan. Peran sebagai
suatu strategi melakukan pendekatan pelayanan melalui fasilitas kesehatan yang mudah dijangkau
Oleh masyarakat. Akan tetapi terjadi penolakan terhadap program kampung KB yang disebabkan
karena kurangnya pemahaman penyampaian pesan, dalam ber-KB diberikan biaya kepada peserta
yang mengalami kegagalan dari saat kehamilan sampai dengan kelahiran. Keterbatasan anggaran
yang digunakan untuk sosialisasi. Faktor eksternal yang menjadi masalah adalah kesertaan
masyarakat dalam mengikuti program kampung KB masih rendah. Meskipun begitu, pemerintah
terus berupaya dalam mengatasi hambatan tersebut dengan turun langsung kelapangan
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06189/IPDN/2023 307.109 598 819 3 THA p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194341 1
005 _ _ 20260220052300 2
035 # # $a 0010-0226001425 3
245 1 # $a PERAN DP3AP2KB DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS DI KABUPATEN MERAUKE PROVINSI PAPUA SELATAN /$c Thadeus Frits Fautngiljanan 4
100 _ # $a Thadeus Frits Fautngiljanan 5
300 # # $a 9 hlm 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16369 7
700 _ # $a Suaib Ibrahim 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 307.109 598 819 3 10
084 # # $a 307.109 598 819 3 THA p 11
650 # 4 $a Pemberdayaan Masyarakat 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pemberdayaan masyarakat kampung keluarga berkualitas pada umumnya dilakukan Organisasi Perangkat Daerah yang mempunyai ruang lingkup pada bidang pengendalian penduduk, keluarga berencana, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Perubahan masyarakat desa sembada dari suatu desa tertinggal menuju desa tidak tertinggal salah satunya yaitu desa mandiri merupakan salah satu unsur dari perencanaan pembangunan perdesaaan yaitu program kampung keluarga berkualitas. Maka dari itu, Upaya pemberdayaan masyarakat kampung keluarga berkualitas menjadi aspek strategi yang masih dihadapi DP3AP2KB Kabupaten Merauke. Tujuan : penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana peran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana , Pengedalian Penduduk dan Keluarga Berencana di Kabupaten Merauke Provinsi Papua Selatan. Adapun Metode penelitian ini adalah dengan kualitatif deskriptif, dengan Hasil/Temuan : Di temukan terdapat Kebijakan nasional yang menjadi suatu tolak ukur kampung KB dalam pemberdayaan kampung KB dimana kampung tersebut telah meningkatkan mutu pelayan dengan fasilitas kesehatan yang memadai sehingga dapat di simpulkan : bahwasannya Pada penelitian ini disimpulkan bahwa peran sebagai suatu kebijakan, terdapat kebijakan Nasional yang digunakan dalam pemberdayaan kampung KB yaitu peningkatan mutu pelayanan yang ada di fasilitas Kesehatan. Peran sebagai suatu strategi melakukan pendekatan pelayanan melalui fasilitas kesehatan yang mudah dijangkau Oleh masyarakat. Akan tetapi terjadi penolakan terhadap program kampung KB yang disebabkan karena kurangnya pemahaman penyampaian pesan, dalam ber-KB diberikan biaya kepada peserta yang mengalami kegagalan dari saat kehamilan sampai dengan kelahiran. Keterbatasan anggaran yang digunakan untuk sosialisasi. Faktor eksternal yang menjadi masalah adalah kesertaan masyarakat dalam mengikuti program kampung KB masih rendah. Meskipun begitu, pemerintah terus berupaya dalam mengatasi hambatan tersebut dengan turun langsung kelapangan 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name