Detail Katalog
ID: 31136Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
ANALISIS KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH DALAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN MANOKWARI PROVINSI PAPUA BARAT / Sonya Oktofina D Dowansiba
Pengarang:
Sonya Oktofina D Dowansiba ; Maisondra
Sonya Oktofina D Dowansiba ; Maisondra
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Keuangan Daerah
Deskripsi Fisik:
12 hlm : illus
12 hlm : illus
Nomor Panggil:
336.013 09 598 832 3 SON a
336.013 09 598 832 3 SON a
Control Number:
INLIS000000001194360
INLIS000000001194360
BIB ID:
0010-0226001444
0010-0226001444
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kemandirian keuangan daerah yang
sangat rendah serta ketergantungan yang cukup tinggi terhadap pemerintah pusat
di Kabupaten Manokwari menjadi latar belakang dari penelitian ini. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemandirian keuangan daerah
dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam 5 tahun terakhir
yang dilihat dari analisis rasio keuangan dan tingkat indeks pembangunan
manusia. Metode: Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif
dengan pendekatan induktif.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan
observasi, wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil
penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian keuangan daerah Kabupaten
Manokwari masih rendah dalam 5 tahun terakhir yaitu dari tahun 2017-2021
dengan rata-rata rasio kemandirian keuangan daerah 8,5 %, rata-rata rasio derajat
ketergantungan keuangan daerah 79,7%, rata-rata derajat desentralisasi fiskal
6,69%, rata-rata efektivitas pengelolaan pendapatan asli daerah 60,38%, dan
tingkat kesejahteraan masyarakat yang sudah berada pada tingkat kategori tinggi
dengan rata-rata IPM yaitu 71.50%. Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis
tersebut pemerintah daerah perlu mengeluarkan upaya strategis dengan melakukan
pemberdayaan potensi daerah yang dapat dijadikan sumber penerimaan daerah
sehingga dapat mendukung pelaksanaan otonomi daerah dan meningkatkan
kemandirian keuangan daerah itu sendiri.Dan untuk kesejahteraan masyarakat
sudah mencapai kategori tinggi.
sangat rendah serta ketergantungan yang cukup tinggi terhadap pemerintah pusat
di Kabupaten Manokwari menjadi latar belakang dari penelitian ini. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemandirian keuangan daerah
dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam 5 tahun terakhir
yang dilihat dari analisis rasio keuangan dan tingkat indeks pembangunan
manusia. Metode: Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif
dengan pendekatan induktif.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan
observasi, wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil
penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian keuangan daerah Kabupaten
Manokwari masih rendah dalam 5 tahun terakhir yaitu dari tahun 2017-2021
dengan rata-rata rasio kemandirian keuangan daerah 8,5 %, rata-rata rasio derajat
ketergantungan keuangan daerah 79,7%, rata-rata derajat desentralisasi fiskal
6,69%, rata-rata efektivitas pengelolaan pendapatan asli daerah 60,38%, dan
tingkat kesejahteraan masyarakat yang sudah berada pada tingkat kategori tinggi
dengan rata-rata IPM yaitu 71.50%. Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis
tersebut pemerintah daerah perlu mengeluarkan upaya strategis dengan melakukan
pemberdayaan potensi daerah yang dapat dijadikan sumber penerimaan daerah
sehingga dapat mendukung pelaksanaan otonomi daerah dan meningkatkan
kemandirian keuangan daerah itu sendiri.Dan untuk kesejahteraan masyarakat
sudah mencapai kategori tinggi.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06207/IPDN/2023 |
336.013 09 598 832 3 SON a |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001194360 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260221123241 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226001444 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a ANALISIS KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH DALAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN MANOKWARI PROVINSI PAPUA BARAT /$c Sonya Oktofina D Dowansiba | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Sonya Oktofina D Dowansiba | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 12 hlm : $b illus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16112 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Maisondra | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 336.013 09 598 832 3 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 336.013 09 598 832 3 SON a | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Keuangan Daerah | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kemandirian keuangan daerah yang sangat rendah serta ketergantungan yang cukup tinggi terhadap pemerintah pusat di Kabupaten Manokwari menjadi latar belakang dari penelitian ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemandirian keuangan daerah dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam 5 tahun terakhir yang dilihat dari analisis rasio keuangan dan tingkat indeks pembangunan manusia. Metode: Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian keuangan daerah Kabupaten Manokwari masih rendah dalam 5 tahun terakhir yaitu dari tahun 2017-2021 dengan rata-rata rasio kemandirian keuangan daerah 8,5 %, rata-rata rasio derajat ketergantungan keuangan daerah 79,7%, rata-rata derajat desentralisasi fiskal 6,69%, rata-rata efektivitas pengelolaan pendapatan asli daerah 60,38%, dan tingkat kesejahteraan masyarakat yang sudah berada pada tingkat kategori tinggi dengan rata-rata IPM yaitu 71.50%. Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis tersebut pemerintah daerah perlu mengeluarkan upaya strategis dengan melakukan pemberdayaan potensi daerah yang dapat dijadikan sumber penerimaan daerah sehingga dapat mendukung pelaksanaan otonomi daerah dan meningkatkan kemandirian keuangan daerah itu sendiri.Dan untuk kesejahteraan masyarakat sudah mencapai kategori tinggi. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 20 Feb 2026