Detail Katalog

ID: 31167
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PENERTIBAN ANAK JALANAN OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA TASIKMALAYA PROVINSI JAWA BARAT / Yulis Yusriliah

Pengarang:
Yulis Yusriliah
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Permasalahan untuk Anak Jalanan
Deskripsi Fisik:
11 : ilus
Nomor Panggil:
362.730 959 824 46 YUL p
Control Number:
INLIS000000001194391
BIB ID:
0010-0226001475
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi karena
banyaknya permasalahan anak jalanan di Kota Tasikmalaya. Anak Jalanan itu sendiri
mengganggu ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, khususnya bagi pengguna
jalan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penertiban yang dilakukan
oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya dalam upaya penegakan
peraturan daerah dalam menyelenggarakan ketnetraman dan ketertiban umum.
Penertiban yang dimaksud pada penelitian ini difokuskan pada penertiban Anak Jalanan.
Metode: Dalam penelitian dan penulisan skripsi ini penulis menggunakan metode
penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis
adalah observasi, dokumentasi dan wawancara. Analisis penertiban menggunakan teori
dari Retno Widjayanti meliputi; penertiban langsung dan penertiban tidak langsung.
Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penertiban anak jalanan di Kota
Tasikmalaya belum berjalan dengan baik. Hal ini dilihat dari masih banyaknya anak
jalanan yang terdapat di Kota Tasikmalaya. Faktor yang menjadi penghambat dalam
proses penertiban yaitu adanya koordinator anak jalanan yang sulit dilacak, aspek
kesadaran masyarakat yang kurang, dan kurangnya fasilitas pendukung. Upaya yang
dilakukan pemerintah adalah dengan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan untuk
melakukan himbauan kepada masyarakat mengenai larangan memberikan sumbangan
kepada anak jalanan, serta melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat.
Kesimpulan: Penertiban Anak Jalanan di Kota Tasikmalaya belum dilaksanakan
dengan baik yang disebabkan oleh beberapa faktor baik internal maupun eksternal.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06238/IPDN/2023 362.730 959 824 46 YUL p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 12 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194391 1
005 _ _ 20260221033437 2
035 # # $a 0010-0226001475 3
245 1 # $a PENERTIBAN ANAK JALANAN OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA TASIKMALAYA PROVINSI JAWA BARAT /$c Yulis Yusriliah 4
100 _ # $a Yulis Yusriliah 5
300 # # $a 11 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12584 7
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 8
082 # # $a 362.730 959 824 46 9
084 # # $a 362.730 959 824 46 YUL p 10
650 # 4 $a Permasalahan untuk Anak Jalanan 11
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi karena banyaknya permasalahan anak jalanan di Kota Tasikmalaya. Anak Jalanan itu sendiri mengganggu ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, khususnya bagi pengguna jalan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penertiban yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya dalam upaya penegakan peraturan daerah dalam menyelenggarakan ketnetraman dan ketertiban umum. Penertiban yang dimaksud pada penelitian ini difokuskan pada penertiban Anak Jalanan. Metode: Dalam penelitian dan penulisan skripsi ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah observasi, dokumentasi dan wawancara. Analisis penertiban menggunakan teori dari Retno Widjayanti meliputi; penertiban langsung dan penertiban tidak langsung. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penertiban anak jalanan di Kota Tasikmalaya belum berjalan dengan baik. Hal ini dilihat dari masih banyaknya anak jalanan yang terdapat di Kota Tasikmalaya. Faktor yang menjadi penghambat dalam proses penertiban yaitu adanya koordinator anak jalanan yang sulit dilacak, aspek kesadaran masyarakat yang kurang, dan kurangnya fasilitas pendukung. Upaya yang dilakukan pemerintah adalah dengan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan untuk melakukan himbauan kepada masyarakat mengenai larangan memberikan sumbangan kepada anak jalanan, serta melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat. Kesimpulan: Penertiban Anak Jalanan di Kota Tasikmalaya belum dilaksanakan dengan baik yang disebabkan oleh beberapa faktor baik internal maupun eksternal. 12
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 21 Feb 2026
Export