Detail Katalog
ID: 31401Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PENDAPATAN ASLI DAERAH DALAM MENUNJANG KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH KOTA BANDAR LAMPUNG / Zelvia Irfina
Pengarang:
Zelvia Irfina ; Haromin
Zelvia Irfina ; Haromin
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Pendapatan Asli Daerah
Deskripsi Fisik:
22
22
Nomor Panggil:
336.259 818 33 ZEL p
336.259 818 33 ZEL p
Control Number:
INLIS000000001194625
INLIS000000001194625
BIB ID:
0010-0326000072
0010-0326000072
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini diambil dari Permasalahan adanya ketergantungan bantuan dana dari pusat tersebut memberikan pandangan tentang keuangan daerah yang tidak dikelola dengan baik yang menandakan bahwa masih rendahnya kemandirian keuangan daerah Kota Bandar Lampung. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penyebab kurangnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandar Lampung. Metode: Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara berpikir induktif menggunakan beberapa rasio keuangan yaitu, rasio derajat desentralisasi, rasio ketergantungan keuangan daerah, dan rasio kemandirian keuangan daerah. Sedangkan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Kota Bandar Lampung tahun 2017-2020. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dengan 6 orang dari bidang pengelolaan keuangan daerah Kota Kota Bandar Lampung dan dokumentasi dengan dokumen terkait. Hasil/Temuan: hasil pengukuran rasio yang didapat dengan diambil rata-rata hasil dari 4 tahun anggaran Kota Bandar Lampung yaitu rasio derajat desentralisasi 41,26% pada kriteria yang terbilang baik, rasio derajat ketergantungan 44,65% pada kriteria ketergantungan dengan kategori tinggi, dan rasio kemandirian keuangan 96,18% pada kriteria yaitu delegatif. Faktor penghambat yang menyebabkan kurang maksimalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yaitu rendahnya PAD yang diterima, kurang maksimalnya pendapatan yang bersumber dari BUMD dan adanya politik anggaran nasional. Upaya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mempermudah sistem dan prosedur pemungutan pajak dan retribusi daerah termasuk memperkuat peraturan yang mengatur; Upaya yang dilakukan dalam mengatasi minimnya kontribusi BUMD dalam meningkatkan PAD adalah menindaklanjuti peraturan perundang undangan, perbaikan kelembagaan BUMD, melakukan pembinaan dan pengawasan secara rutin dalam berjalannya pengelolaan BUMD, serta melakukan berbagai kegiatan guna mendukung implementasinya dengan pembentukan tim pembinaan BUMD. Kesimpulan: hasil pengukuran rasio yang didapat dengan diambil rata-rata hasil dari 4 tahun anggaran Kota Bandar Lampung yaitu rasio derajat desentralisasi 41,26% pada kriteria yang terbilang baik, rasio derajat ketergantungan 44,65% pada kriteria ketergantungan dengan kategori tinggi, dan rasio kemandirian keuangan 96,18% pada kriteria yaitu delegatif. Faktor penghambat yang menyebabkan kurang maksimalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diterima. Upaya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mempermudah sistem dan prosedur pemungutan pajak dan retribusi daerah termasuk memperkuat peraturan.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06422/IPDN/2023 |
336.259 818 33 ZEL p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 14 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001194625 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260302011814 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0326000072 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PENDAPATAN ASLI DAERAH DALAM MENUNJANG KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH KOTA BANDAR LAMPUNG /$c Zelvia Irfina | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Zelvia Irfina | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 22 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14483 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Haromin | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 336.259 818 33 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 336.259 818 33 ZEL p | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Pendapatan Asli Daerah | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini diambil dari Permasalahan adanya ketergantungan bantuan dana dari pusat tersebut memberikan pandangan tentang keuangan daerah yang tidak dikelola dengan baik yang menandakan bahwa masih rendahnya kemandirian keuangan daerah Kota Bandar Lampung. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penyebab kurangnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandar Lampung. Metode: Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara berpikir induktif menggunakan beberapa rasio keuangan yaitu, rasio derajat desentralisasi, rasio ketergantungan keuangan daerah, dan rasio kemandirian keuangan daerah. Sedangkan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Kota Bandar Lampung tahun 2017-2020. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dengan 6 orang dari bidang pengelolaan keuangan daerah Kota Kota Bandar Lampung dan dokumentasi dengan dokumen terkait. Hasil/Temuan: hasil pengukuran rasio yang didapat dengan diambil rata-rata hasil dari 4 tahun anggaran Kota Bandar Lampung yaitu rasio derajat desentralisasi 41,26% pada kriteria yang terbilang baik, rasio derajat ketergantungan 44,65% pada kriteria ketergantungan dengan kategori tinggi, dan rasio kemandirian keuangan 96,18% pada kriteria yaitu delegatif. Faktor penghambat yang menyebabkan kurang maksimalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yaitu rendahnya PAD yang diterima, kurang maksimalnya pendapatan yang bersumber dari BUMD dan adanya politik anggaran nasional. Upaya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mempermudah sistem dan prosedur pemungutan pajak dan retribusi daerah termasuk memperkuat peraturan yang mengatur; Upaya yang dilakukan dalam mengatasi minimnya kontribusi BUMD dalam meningkatkan PAD adalah menindaklanjuti peraturan perundang undangan, perbaikan kelembagaan BUMD, melakukan pembinaan dan pengawasan secara rutin dalam berjalannya pengelolaan BUMD, serta melakukan berbagai kegiatan guna mendukung implementasinya dengan pembentukan tim pembinaan BUMD. Kesimpulan: hasil pengukuran rasio yang didapat dengan diambil rata-rata hasil dari 4 tahun anggaran Kota Bandar Lampung yaitu rasio derajat desentralisasi 41,26% pada kriteria yang terbilang baik, rasio derajat ketergantungan 44,65% pada kriteria ketergantungan dengan kategori tinggi, dan rasio kemandirian keuangan 96,18% pada kriteria yaitu delegatif. Faktor penghambat yang menyebabkan kurang maksimalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diterima. Upaya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mempermudah sistem dan prosedur pemungutan pajak dan retribusi daerah termasuk memperkuat peraturan. | 13 |
| 990 | # |
# |
$a 06422/IPDN/2023 | 1 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 02 Mar 2026