Detail Katalog

ID: 31512
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

EFEKTIVITAS PENEGAKAN KETERTIBAN UMUM DAN KETENTERAMAN MASYARAKAT OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJADI KABUPATEN LAMPUNG UTARA PROVINSI LAMPUNG / Bagas Ade Satria

Pengarang:
Bagas Ade Satria ; Sri Hartati
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Ketertiban umum
Deskripsi Fisik:
10 : Ilus
Nomor Panggil:
353.945 981 821 BAG
Control Number:
INLIS000000001194736
BIB ID:
0010-0326000183
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Ketertiban dan ketenteraman masyarakat adalah suatu keadaan dinamis yang memungkinkan pemerintah daerah berperan sebagai pendukung kegiatan yang teratur, tenteram, dan tertib untuk mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Banyak permasalahan yang berkaitan dengan ketertiban dan ketenteraman masyarakat, seperti pelanggaran yang dilakukan oleh pedagang kaki lima, miras, gelandangan, pengemis dan anak jalanan, serta masalah kebersihan. Namun permasalahan yang sering terjadi di Kabupaten Lampung Utara yaitu pelanggaran terkait pedagang kaki lima. Tujuan: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang menggambarkan fakta dan informasi yang terjadi di lapangan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, serta melalui teknik pengumpulan data. Penelitian ini menggunakan teori efektivitas yang dikemukakan oleh Tangkilisan (2007). Metode: Penelitian ini menggunakan mix method (sistem scoring), teknik pengumpulan data mnggunakan kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang dapat disimpulkan bahwa Satuan Polisi Pamong Praja di Kabupaten Lampung Utara Provinsi Lampung belum maksimal dan belum efektif dalam menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat. Hal ini terlihat dari beberapa permasalahan yang muncul seperti kualitas pekerjaan, pemenuhan tugas masing-masing oleh anggota Satpol PP, dan fasilitas yang mendukung tugas Satpol PP di Kabupaten Lampung Utara. Kesimpulan: Efektivitas penegakan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lampung Utara belum efektif. Hal ini dapat dilihat dari permasalahan mengenai trantibum yang masih selau terjadi di masyarakat.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06485/IPDN/2023 353.945 981 821 BAG Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 14 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194736 1
005 _ _ 20260316111329 2
035 # # $a 0010-0326000183 3
035 # # $a 0010-0326000182 4
245 1 # $a EFEKTIVITAS PENEGAKAN KETERTIBAN UMUM DAN KETENTERAMAN MASYARAKAT OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJADI KABUPATEN LAMPUNG UTARA PROVINSI LAMPUNG /$c Bagas Ade Satria 5
100 _ # $a Bagas Ade Satria 6
300 # # $a 10 : $b Ilus 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14426 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 353.945 981 821 10
084 # # $a 353.945 981 821 BAG 11
650 # 4 $a Ketertiban umum 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Ketertiban dan ketenteraman masyarakat adalah suatu keadaan dinamis yang memungkinkan pemerintah daerah berperan sebagai pendukung kegiatan yang teratur, tenteram, dan tertib untuk mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Banyak permasalahan yang berkaitan dengan ketertiban dan ketenteraman masyarakat, seperti pelanggaran yang dilakukan oleh pedagang kaki lima, miras, gelandangan, pengemis dan anak jalanan, serta masalah kebersihan. Namun permasalahan yang sering terjadi di Kabupaten Lampung Utara yaitu pelanggaran terkait pedagang kaki lima. Tujuan: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang menggambarkan fakta dan informasi yang terjadi di lapangan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, serta melalui teknik pengumpulan data. Penelitian ini menggunakan teori efektivitas yang dikemukakan oleh Tangkilisan (2007). Metode: Penelitian ini menggunakan mix method (sistem scoring), teknik pengumpulan data mnggunakan kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang dapat disimpulkan bahwa Satuan Polisi Pamong Praja di Kabupaten Lampung Utara Provinsi Lampung belum maksimal dan belum efektif dalam menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat. Hal ini terlihat dari beberapa permasalahan yang muncul seperti kualitas pekerjaan, pemenuhan tugas masing-masing oleh anggota Satpol PP, dan fasilitas yang mendukung tugas Satpol PP di Kabupaten Lampung Utara. Kesimpulan: Efektivitas penegakan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lampung Utara belum efektif. Hal ini dapat dilihat dari permasalahan mengenai trantibum yang masih selau terjadi di masyarakat. 13
700 _ # $a Sri Hartati 14
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name