Detail Katalog

ID: 31550
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

EVALUASI KINERJA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM MELAKSANAKAN KETERTIBAN UMUM DI KABUPATEN TOLIKARA PROVINSI PAPUA / Mitera Yikwa

Pengarang:
Mitera Yikwa ; Deti Mulyati
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Permasalahan Sosial dan Layanan Sosial pada Umumnya
Deskripsi Fisik:
7
Nomor Panggil:
361.598 815 3 MIT e
Control Number:
INLIS000000001194774
BIB ID:
0010-0326000221
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang: Evaluasi Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja dalam Melaksanakan Ketertiban Umum di Kabupaten Tolikara Tujuan: untuk mendeskripsikan dan menganalisis Evaluasi Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja dalam Melaksanakan Ketertiban Umum di Kabupaten Tolikara, mendeskripsikan dan menganalisis faktor-faktor yang menjadi penghambat dan pendukungnya serta mendeskripiskan dan menganalisis upaya-upaya yang untuk mengatasi hambatannya. Metode: penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan observasi. Teori yang digunakan peneliti adalah teori kinerja menurut Mitchel dalam buku Bintoro dan Daryanto (2017:158). Hasil: penelitian ini menunjukan bahwa, Satuan Polisi Pamong Praja dalam melaksanakan ketertiban umum di Kabupaten Tollikara sudah berjalan namun belum maksimal. Adapun yang menjadi faktor penghambat yaitu 1. Kurangnya personal anggota pada saat pelaksanaan apel pagi di kantor. 2.Terbatasnya sarana dan prasarana serta kurangnya pemeliarahan yang baik, faktor pendukungnya yaitu 1. Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik. terjalinnya komunikasi dan koordinasiyang baik di lingkungan internal Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tolikara. Kesimpulan: Pelaksanaan ketertiban umum sudah berjalan dengan baik. Namun masih ada beberapa kendala yang menghambat ketertiban umum. Saran yang di berikan dalam melaksanakan ketertiban umum adalah Perlunya aparat Satpol PP meningkatkan kemampuannya dengan mengikuti pendidikan formal dan non formal. Agar tugas-tugas organisasi dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan .Perlunya pembinaan dilakukan secara terus menerus kepada aparat melalui latihan manajemen kepemimpinan, agar aparat memiliki inisiatif yang tinggi dalam bekerja, dan berusaha melaksanakan pekerjaan sesuai dengan rencana. Serta dapat memahami tupoksinya dengan baik, agar tugas-tugas organisasi lebih efektif dilaksanakan .Perlunya perhatian pemerintah Daerah dalam menyediakan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang menunjang digunakan oleh Kantor Satpol PP Kabupaten Tolikara dalam mendukung pelaksanaan tugas organisasi.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06523/IPDN/2023 361.598 815 3 MIT e Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 14 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194774 1
005 _ _ 20260316024926 2
035 # # $a 0010-0326000221 3
035 # # $a 0010-0326000214 4
245 1 # $a EVALUASI KINERJA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM MELAKSANAKAN KETERTIBAN UMUM DI KABUPATEN TOLIKARA PROVINSI PAPUA /$c Mitera Yikwa 5
100 _ # $a Mitera Yikwa 6
300 # # $a 7 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14390 8
700 _ # $a Deti Mulyati 9
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 10
082 # # $a 361.598 815 3 11
084 # # $a 361.598 815 3 MIT e 12
650 # 4 $a Permasalahan Sosial dan Layanan Sosial pada Umumnya 13
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang: Evaluasi Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja dalam Melaksanakan Ketertiban Umum di Kabupaten Tolikara Tujuan: untuk mendeskripsikan dan menganalisis Evaluasi Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja dalam Melaksanakan Ketertiban Umum di Kabupaten Tolikara, mendeskripsikan dan menganalisis faktor-faktor yang menjadi penghambat dan pendukungnya serta mendeskripiskan dan menganalisis upaya-upaya yang untuk mengatasi hambatannya. Metode: penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan observasi. Teori yang digunakan peneliti adalah teori kinerja menurut Mitchel dalam buku Bintoro dan Daryanto (2017:158). Hasil: penelitian ini menunjukan bahwa, Satuan Polisi Pamong Praja dalam melaksanakan ketertiban umum di Kabupaten Tollikara sudah berjalan namun belum maksimal. Adapun yang menjadi faktor penghambat yaitu 1. Kurangnya personal anggota pada saat pelaksanaan apel pagi di kantor. 2.Terbatasnya sarana dan prasarana serta kurangnya pemeliarahan yang baik, faktor pendukungnya yaitu 1. Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik. terjalinnya komunikasi dan koordinasiyang baik di lingkungan internal Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tolikara. Kesimpulan: Pelaksanaan ketertiban umum sudah berjalan dengan baik. Namun masih ada beberapa kendala yang menghambat ketertiban umum. Saran yang di berikan dalam melaksanakan ketertiban umum adalah Perlunya aparat Satpol PP meningkatkan kemampuannya dengan mengikuti pendidikan formal dan non formal. Agar tugas-tugas organisasi dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan .Perlunya pembinaan dilakukan secara terus menerus kepada aparat melalui latihan manajemen kepemimpinan, agar aparat memiliki inisiatif yang tinggi dalam bekerja, dan berusaha melaksanakan pekerjaan sesuai dengan rencana. Serta dapat memahami tupoksinya dengan baik, agar tugas-tugas organisasi lebih efektif dilaksanakan .Perlunya perhatian pemerintah Daerah dalam menyediakan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang menunjang digunakan oleh Kantor Satpol PP Kabupaten Tolikara dalam mendukung pelaksanaan tugas organisasi. 14
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name