Detail Katalog

ID: 31575
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

OPTIMALISASI FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DAN ROB DI KOTA PEKALONGAN PROVINSI JAWA TENGAH / Diah Utami Sekar Sari

Pengarang:
Diah Utami Sekar Sari ; M. Amin
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Banjir & rob
Deskripsi Fisik:
8
Nomor Panggil:
363.349 309 598 249 DIA o
Control Number:
INLIS000000001194799
BIB ID:
0010-0326000246
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): permasalahan Kota Pekalongan yang mudah di identifikasi dan sering terjadi yaitu masalah banjir dan rob, karena secara topografi wilayah Kota Pekalongan terletak di dataran rendah pantai utara pulau jawa dengan ketinggian lahan 0-6 meter dpl. Keseluruhan wilayah Kota Pekalongan lereng 0-8%. Kondisi ini dapat menggambarkan bahwa keseluruhan wilayah Kota Pekalongan sangat datar, beda tinggi yang sangat kecil dan bahkan di beberapa tempat tertentu teridentifikasi memiliki ketinggian di bawah permukaan air laut seperti di Kawasan Pabean, Kelurahan Padukuhan Karton, Kecamatan Pekalongan Utara. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya penurunan permukaan tanah di wilayah Kota Pekalongan. Berdasarkan penelitian dan pendapat ahli, penurunan tanah di Kota Pekalongan menjadi ancaman bagi pengembangan wilayah kota kedepannya sehingga perlu perhatian untuk menanggulanginya. Pemanasan global juga menjadi faktor meningkatnya permukaan air laut. Pemerintah Daerah Kota Pekalongan didukung oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah melakukan berbagai pembangunan sarana dan prasana dalam menanggulangi bencana banjir dan rob tersebut. Ada beberapa hal yang masih menjadi pemicu tingginya luasan banjir dan rob; 1. Drainase perkotaan yang belum optimal, 2. Tanah mengalami penurunan sekitar 3-4 meter per tahun, 3. Kurangnya kualitas lingkungan permukiman. Tujuan: untuk mengetahui fungsi dinas pekerjaan umum dan penataan ruang sudah optimal atau belum dalam menanggulangi bencana banjir dan rob, mengetahui deskripsi dan analisis terhadap faktor pendukung dan faktor penghambat dalam optimalisasi fungsi dinas pekerjaan umum dan penataan ruang dalan penanggulangan bencana banjir dan rob, mengetahui upaya apa saja yang dilakukan dinas pekerjaan umum dan penataan ruang dalam menanggulangi bencana banjir dan rob di Kota Pekalongan. Metode: penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teori yang digunakan adalah Teori Optimalisasi dari Machfud Sidiq. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancana mendalam dengan 5 infoman serta dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu dinas pekerjaan umum dan penataan ruang kota pekalongan dalam menanggulangi bencana banjir dan rob yang didukung oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan melakukan sosialisasi terhadap masyarakat, pembangunan stasiun pompa pengendali banjir, pembangunan tanggul guna pengendalian rob, pembersihan dan pengurasan drainase perkotaan secara rutin. Kesimpulan: optimalisasi fungsi dinas pekerjaan umum dan penataan ruang dalam penanggulangan bencana banjir dan rob sudah berjalan dengan optimal hal ini dibuktikan dengan menurunnya luas genangan banjir dan rob melalui program-program yang dilakukan oleh DPUPR Kota Pekalongan.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06547/IPDN/2023 363.349 309 598 249 DIA o Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194799 1
005 _ _ 20260317091741 2
035 # # $a 0010-0326000246 3
245 1 # $a OPTIMALISASI FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DAN ROB DI KOTA PEKALONGAN PROVINSI JAWA TENGAH /$c Diah Utami Sekar Sari 4
100 _ # $a Diah Utami Sekar Sari 5
300 # # $a 8 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14193 7
700 _ # $a M. Amin 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 363.349 309 598 249 10
084 # # $a 363.349 309 598 249 DIA o 11
650 # 4 $a Banjir & rob 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): permasalahan Kota Pekalongan yang mudah di identifikasi dan sering terjadi yaitu masalah banjir dan rob, karena secara topografi wilayah Kota Pekalongan terletak di dataran rendah pantai utara pulau jawa dengan ketinggian lahan 0-6 meter dpl. Keseluruhan wilayah Kota Pekalongan lereng 0-8%. Kondisi ini dapat menggambarkan bahwa keseluruhan wilayah Kota Pekalongan sangat datar, beda tinggi yang sangat kecil dan bahkan di beberapa tempat tertentu teridentifikasi memiliki ketinggian di bawah permukaan air laut seperti di Kawasan Pabean, Kelurahan Padukuhan Karton, Kecamatan Pekalongan Utara. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya penurunan permukaan tanah di wilayah Kota Pekalongan. Berdasarkan penelitian dan pendapat ahli, penurunan tanah di Kota Pekalongan menjadi ancaman bagi pengembangan wilayah kota kedepannya sehingga perlu perhatian untuk menanggulanginya. Pemanasan global juga menjadi faktor meningkatnya permukaan air laut. Pemerintah Daerah Kota Pekalongan didukung oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah melakukan berbagai pembangunan sarana dan prasana dalam menanggulangi bencana banjir dan rob tersebut. Ada beberapa hal yang masih menjadi pemicu tingginya luasan banjir dan rob; 1. Drainase perkotaan yang belum optimal, 2. Tanah mengalami penurunan sekitar 3-4 meter per tahun, 3. Kurangnya kualitas lingkungan permukiman. Tujuan: untuk mengetahui fungsi dinas pekerjaan umum dan penataan ruang sudah optimal atau belum dalam menanggulangi bencana banjir dan rob, mengetahui deskripsi dan analisis terhadap faktor pendukung dan faktor penghambat dalam optimalisasi fungsi dinas pekerjaan umum dan penataan ruang dalan penanggulangan bencana banjir dan rob, mengetahui upaya apa saja yang dilakukan dinas pekerjaan umum dan penataan ruang dalam menanggulangi bencana banjir dan rob di Kota Pekalongan. Metode: penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teori yang digunakan adalah Teori Optimalisasi dari Machfud Sidiq. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancana mendalam dengan 5 infoman serta dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu dinas pekerjaan umum dan penataan ruang kota pekalongan dalam menanggulangi bencana banjir dan rob yang didukung oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan melakukan sosialisasi terhadap masyarakat, pembangunan stasiun pompa pengendali banjir, pembangunan tanggul guna pengendalian rob, pembersihan dan pengurasan drainase perkotaan secara rutin. Kesimpulan: optimalisasi fungsi dinas pekerjaan umum dan penataan ruang dalam penanggulangan bencana banjir dan rob sudah berjalan dengan optimal hal ini dibuktikan dengan menurunnya luas genangan banjir dan rob melalui program-program yang dilakukan oleh DPUPR Kota Pekalongan. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name