Detail Katalog

ID: 31585
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI PRINSIP TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN DI DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA BANDAR LAMPUNG PROVINSI LAMPUNG / Achmad Farhan

Pengarang:
Achmad Farhan ; Mulyadi
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Akuntabilitas keuangan
Deskripsi Fisik:
10
Nomor Panggil:
352.435 981 81 ACH i
Control Number:
INLIS000000001194809
BIB ID:
0010-0326000256
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Salah satu kegunaan dari keuangan daerah adalah pendistribusian anggaran di bidang Pendidikan agar dapat meningkatkan mutu Pendidikan di suatu daerah. Pada pemerintah Kota Bandar Lampung, anggaran tersebut diberikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung sebagai OPD yang bergerak di bidang Pendidikan. Dalam pengelolaan keuangan daerah sering terjadi penyelewengan atau penyimpangan dalam pelaksanan pengelolaan keuangan daerah yang dapat merugikan keuangan daerah dan juga rakyat, seperti korupsi dana anggaran dari APBD. Untuk itu dalam penyusunan dan pengelolaan APBD terdapat beberapa prinsip yang harus digunakan untuk dapat menjadikan pengelolaan keuangan daerah menjadi pengelolaan keuangan daerah yang bersih dan menuju pemerintahan yang good governance. Diantara prinsip tersebut yang terpenting adalah prinsip transparansi dan akuntabilitas. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, mengetahui faktor penghambat yang dihadapi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung Dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan dan upaya yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung dalam mengatasi hambatan yang ada. Metode: Penelitian yang dilakukan peneliti menggunakan Penelitian kualitatif menurut Creswell yang sudah diterjemahkan, penelitian dengan metode kualitatif adaIah dengan mengandalkan data berupa teks dan gambar, memiliki langkah-langkah unik daIam anaLisis datanya, dan bersumber dari strategi penelitian yang berbeda-beda. Data primer dan data sekunder diperoleh dengan teknik pengumpulan data wawancara dan studi kepustakaan yang dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif Hasil/Temuan: Dalam beberapa tahun terakhir di kota bandar lampung terjadi beberapa kasus penyelewengan dana APBD. Untuk itu prinsip transparansi dan akuntabilitas sangat diperlukan untuk diterapkan dalam pengelolaan APBD. Kesimpulan: Penulis menyimpulkan bahwa penerapan transparansi dilakukan sekolah dengan melibatkan seluruh komponen sekolah, dengan keterlibatan ini sekolah dapat menyampaikan kebutuhan yang harus dipenuhi. Komite sekolah sebagai pihak yang mewakili suara masyarakat dan walimurid juga mendapatkan kesempatan untuk mengutarakan ide gagasan yang dapat secara langsung membantu kemajuan sekolah. Lalu dari sisi akuntabilitas pada penggunaan dana BOS, dapat terlihat dari laporan yang disetorkan sekolah kepada dinas pusat percaturwulan dan laporan tersebut juga dilaporkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan laporan dana tersebut, salah satunya komite sekolah.Kata kunci: Transparansi, Akuntabilitas, Pengelolaan Keuangan.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06557/IPDN/2023 352.435 981 81 ACH i Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194809 1
005 _ _ 20260317103456 2
035 # # $a 0010-0326000256 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI PRINSIP TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN DI DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA BANDAR LAMPUNG PROVINSI LAMPUNG /$c Achmad Farhan 4
100 _ # $a Achmad Farhan 5
300 # # $a 10 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14140 7
700 _ # $a Mulyadi 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 352.435 981 81 10
084 # # $a 352.435 981 81 ACH i 11
650 # 4 $a Akuntabilitas keuangan 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Salah satu kegunaan dari keuangan daerah adalah pendistribusian anggaran di bidang Pendidikan agar dapat meningkatkan mutu Pendidikan di suatu daerah. Pada pemerintah Kota Bandar Lampung, anggaran tersebut diberikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung sebagai OPD yang bergerak di bidang Pendidikan. Dalam pengelolaan keuangan daerah sering terjadi penyelewengan atau penyimpangan dalam pelaksanan pengelolaan keuangan daerah yang dapat merugikan keuangan daerah dan juga rakyat, seperti korupsi dana anggaran dari APBD. Untuk itu dalam penyusunan dan pengelolaan APBD terdapat beberapa prinsip yang harus digunakan untuk dapat menjadikan pengelolaan keuangan daerah menjadi pengelolaan keuangan daerah yang bersih dan menuju pemerintahan yang good governance. Diantara prinsip tersebut yang terpenting adalah prinsip transparansi dan akuntabilitas. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, mengetahui faktor penghambat yang dihadapi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung Dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan dan upaya yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung dalam mengatasi hambatan yang ada. Metode: Penelitian yang dilakukan peneliti menggunakan Penelitian kualitatif menurut Creswell yang sudah diterjemahkan, penelitian dengan metode kualitatif adaIah dengan mengandalkan data berupa teks dan gambar, memiliki langkah-langkah unik daIam anaLisis datanya, dan bersumber dari strategi penelitian yang berbeda-beda. Data primer dan data sekunder diperoleh dengan teknik pengumpulan data wawancara dan studi kepustakaan yang dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif Hasil/Temuan: Dalam beberapa tahun terakhir di kota bandar lampung terjadi beberapa kasus penyelewengan dana APBD. Untuk itu prinsip transparansi dan akuntabilitas sangat diperlukan untuk diterapkan dalam pengelolaan APBD. Kesimpulan: Penulis menyimpulkan bahwa penerapan transparansi dilakukan sekolah dengan melibatkan seluruh komponen sekolah, dengan keterlibatan ini sekolah dapat menyampaikan kebutuhan yang harus dipenuhi. Komite sekolah sebagai pihak yang mewakili suara masyarakat dan walimurid juga mendapatkan kesempatan untuk mengutarakan ide gagasan yang dapat secara langsung membantu kemajuan sekolah. Lalu dari sisi akuntabilitas pada penggunaan dana BOS, dapat terlihat dari laporan yang disetorkan sekolah kepada dinas pusat percaturwulan dan laporan tersebut juga dilaporkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan laporan dana tersebut, salah satunya komite sekolah.Kata kunci: Transparansi, Akuntabilitas, Pengelolaan Keuangan. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name