Detail Katalog

ID: 31806
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

OPTIMALISASI PENGAMANAN ASET TETAP DAERAH OLEH PEMERINTAH KOTA TANJUNGPINANG PROVINSI KEPULAUAN RIAU / Devi Refita Angreni

Pengarang:
Devi Refita Angreni ; Budi Eko Lestari
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Aset daerah
Deskripsi Fisik:
12
Nomor Panggil:
352.535 981 5 DEV o
Control Number:
INLIS000000001195026
BIB ID:
0010-0426000171
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengaman aset daerah kota Tanjungpinang oleh Badan Pengelolaan keuangan dan aset daerah merupakan salah satu upaya pemerintah daerah kota Tanjungpinang dalam melakukan pengamanan aset daerah di kota Tanjungpinang. Tanah merupakan salah satu aset daerah yang sangat besar nilai nya bagi pemerintah Kota Tanjungpinang Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana optimalisasi pengamanan aset tanah milik Pemerintah Kota Tanjungpinang. Selain itu juga untuk mengetahui hambatan apa saja yang di hadapi pemerintah Kota Tanjungpinang dalam optimalisasi pengamanan aset tanah serta upaya apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam yaitu metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Skripsi ini menggunakan teori menggunakan teorin pengamanan aset menurut suwanda yaitu pengamana fisik, pengamanan administrasi, dan pengamanan hukum. Hasil/Temuan: Beberapa aset tanah di Kota Tanjungpinang yang belum memiliki sertifikat yang jelas menyebabkan beberapa aset tanah Kota Tanjungpinang hilang ataupun di klaim oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, optimalisasi pengamanan aset tanah milik Pemerintah Kota Tanjungpinang masih belum optimal. Hal ini dikarenakan beberapa tanah yang belum memiliki sertifikat, hilangnya patok serta rusaknya papan tanda kepemilikan , dan belum terdaftaranya tanah milik pemerintah kota tanjungpinang pada Badan Pertanahan Negara.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06738/IPDN/2023 352.535 981 5 DEV o Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195026 1
005 _ _ 20260407022231 2
035 # # $a 0010-0426000171 3
245 1 # $a OPTIMALISASI PENGAMANAN ASET TETAP DAERAH OLEH PEMERINTAH KOTA TANJUNGPINANG PROVINSI KEPULAUAN RIAU /$c Devi Refita Angreni 4
100 _ # $a Devi Refita Angreni 5
300 # # $a 12 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14510 7
700 _ # $a Budi Eko Lestari 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 352.535 981 5 10
084 # # $a 352.535 981 5 DEV o 11
650 # 4 $a Aset daerah 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengaman aset daerah kota Tanjungpinang oleh Badan Pengelolaan keuangan dan aset daerah merupakan salah satu upaya pemerintah daerah kota Tanjungpinang dalam melakukan pengamanan aset daerah di kota Tanjungpinang. Tanah merupakan salah satu aset daerah yang sangat besar nilai nya bagi pemerintah Kota Tanjungpinang Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana optimalisasi pengamanan aset tanah milik Pemerintah Kota Tanjungpinang. Selain itu juga untuk mengetahui hambatan apa saja yang di hadapi pemerintah Kota Tanjungpinang dalam optimalisasi pengamanan aset tanah serta upaya apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam yaitu metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Skripsi ini menggunakan teori menggunakan teorin pengamanan aset menurut suwanda yaitu pengamana fisik, pengamanan administrasi, dan pengamanan hukum. Hasil/Temuan: Beberapa aset tanah di Kota Tanjungpinang yang belum memiliki sertifikat yang jelas menyebabkan beberapa aset tanah Kota Tanjungpinang hilang ataupun di klaim oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, optimalisasi pengamanan aset tanah milik Pemerintah Kota Tanjungpinang masih belum optimal. Hal ini dikarenakan beberapa tanah yang belum memiliki sertifikat, hilangnya patok serta rusaknya papan tanda kepemilikan , dan belum terdaftaranya tanah milik pemerintah kota tanjungpinang pada Badan Pertanahan Negara. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name