Detail Katalog

ID: 31868
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT INDUSTRI KECIL PENGRAJIN KAIN TENUN SEKOMANDI OLEH DINAS KOPERASI UKM DAN PERINDUSTRIAN KABUPATEN MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT / Andi Alifia Wulandari Abidin

Pengarang:
Andi Alifia Wulandari Abidin ; Didi Supriadi
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Produksi dan industri
Deskripsi Fisik:
7 : ilus
Nomor Panggil:
388.598 461 AND p
Control Number:
INLIS000000001195087
BIB ID:
0010-0426000232
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kerajinan tenun merupakan salah satu bentuk dam wujud kearifan lokal. Para pengrajin tenun di Indonesia menghasilkan kain tenun yang merupakan salah satu dari banyak kekayaan budaya Indonesia yang keberadaannya tersebar luas di seluruh kepulauan Indonesia, Salah satunya pulau Sulawesi Barat. Tujuan: Salah satu kelompok pengrajin yang mewariskan kain tenun di Indonesia diantaranya kelompok pengrajin tenun yang berada Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, sehingga desa tersebut didorong oleh pemerintah setempat untuk terus menjaga kelangsunhan warisan tradisi leluhur yaitu kain tenun “Sekomandi”. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dimensi pemberdayaan menurut Mardikanto dan Soebiato. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik Analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Pemberdayaan pengrajin tenun Sekomandi di Kabupaten Mamuju yang dilakukan oleh Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian meliputi 4 (empat) upaya pokok yakni, bina manusia yang sudah terlaksana dengan baik sesuai dengan prosedur-prosedur yang sudah ditetapkan dimana untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan pengrajin tenun sekomandi di Kabupaten Mamuju. Kesimpulan: Dinas Koperasi, UKM dan Perinduatrian Kabupaten Mamuju sebaiknya mengajukan penganggaran dalam APBD Kaupaten Mamuju mengenai pemberian bantuan modal berupa dana dan sarana prasarana pertahunnya kepada industri kerajinan tenun sekomandi karena merupakan ciri khas Kabupaten Mamuju.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06790/IPDN/2023 388.598 461 AND p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195087 1
005 _ _ 20260409115916 2
035 # # $a 0010-0426000232 3
245 1 # $a PEMBERDAYAAN MASYARAKAT INDUSTRI KECIL PENGRAJIN KAIN TENUN SEKOMANDI OLEH DINAS KOPERASI UKM DAN PERINDUSTRIAN KABUPATEN MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT /$c Andi Alifia Wulandari Abidin 4
100 _ # $a Andi Alifia Wulandari Abidin 5
300 # # $a 7 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14383 7
700 _ # $a Didi Supriadi 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 388.598 461 10
084 # # $a 388.598 461 AND p 11
600 # 4 $a Produksi dan industri 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kerajinan tenun merupakan salah satu bentuk dam wujud kearifan lokal. Para pengrajin tenun di Indonesia menghasilkan kain tenun yang merupakan salah satu dari banyak kekayaan budaya Indonesia yang keberadaannya tersebar luas di seluruh kepulauan Indonesia, Salah satunya pulau Sulawesi Barat. Tujuan: Salah satu kelompok pengrajin yang mewariskan kain tenun di Indonesia diantaranya kelompok pengrajin tenun yang berada Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, sehingga desa tersebut didorong oleh pemerintah setempat untuk terus menjaga kelangsunhan warisan tradisi leluhur yaitu kain tenun “Sekomandi”. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dimensi pemberdayaan menurut Mardikanto dan Soebiato. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik Analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Pemberdayaan pengrajin tenun Sekomandi di Kabupaten Mamuju yang dilakukan oleh Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian meliputi 4 (empat) upaya pokok yakni, bina manusia yang sudah terlaksana dengan baik sesuai dengan prosedur-prosedur yang sudah ditetapkan dimana untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan pengrajin tenun sekomandi di Kabupaten Mamuju. Kesimpulan: Dinas Koperasi, UKM dan Perinduatrian Kabupaten Mamuju sebaiknya mengajukan penganggaran dalam APBD Kaupaten Mamuju mengenai pemberian bantuan modal berupa dana dan sarana prasarana pertahunnya kepada industri kerajinan tenun sekomandi karena merupakan ciri khas Kabupaten Mamuju. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name