Detail Katalog

ID: 31881
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI PROGRAM INTERVENSI GIZI SENSITIF DAN GIZI SPESIFIK DALAM PENURUNAN STUNTING OLEH DINAS KESEHATAN DI KABUPATEN KARO / SEMBIRING, YOLA BERGI

Pengarang:
SEMBIRING, YOLA BERGI ; Tarigan, Meliasta Hapri
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
masalah stunting
Deskripsi Fisik:
10
Nomor Panggil:
344.045 981 283 SEM i
Control Number:
INLIS000000001195100
BIB ID:
0010-0426000245
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Stunting merupakan masalah nasional yang kini dihadapi oleh Negara Indonesia. Salah satu kebijakan untuk menanggulangi stunting di Indonesia adalah Program Intervensi Gizi Sensitif dan Gizi Spesifik. Tujuan : penelitian ini guna mendeskripsikan Implementasi Program Intervensi Gizi Sensitif dan Gizi Spesifik dalam Penurunan Stunting oleh Dinas Kesehatan di Kabupaten Karo dan untuk menganalisis faktor penghambat dan pendukungnya serta upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Metode : penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan : penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Program Intervensi Gizi Sensitif dan Gizi Spesifik dalam Penurunan Stunting oleh Dinas Kesehatan di Kabupaten Karo belum efektif. Hal ini dibuktikan dengan beberapa variabel yang peneliti gunakan sebagai acuan yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Kesimpulan : Keseluruhan variabel belum berjalan optimal, sehingga masih diperlukan peningkatan pada faktor internal yaitu peningkatan koordinasi dengan OPD terkait, sumber daya dibidang kompetensi pegawai di puskesmas serta pemenuhan alat ukur yang valid, peningkatan kuantitas kinerja melalui konsistensi kegiatan, selain itu diperlukan suatu komitmen dalam pembagian tugas yang jelas antara Intervensi Gizi Sensitif dan Gizi Spesifik agar program dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Diharapkan pada variabel tersebut untuk segera dilakukan perbaikan agar kebijakan Intervensi Gizi Sensitif dan Spesifik dapat benar-benar menurunkan jumlah stunting khususnya di Kabupaten Karo.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06801/IPDN/2023 344.045 981 283 SEM i Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195100 1
005 _ _ 20260410014231 2
035 # # $a 0010-0426000245 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI PROGRAM INTERVENSI GIZI SENSITIF DAN GIZI SPESIFIK DALAM PENURUNAN STUNTING OLEH DINAS KESEHATAN DI KABUPATEN KARO /$c SEMBIRING, YOLA BERGI 4
100 _ # $a SEMBIRING, YOLA BERGI 5
300 # # $a 10 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13302 7
700 _ # $a Tarigan, Meliasta Hapri 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 344.045 981 283 10
084 # # $a 344.045 981 283 SEM i 11
650 # 4 $a masalah stunting 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Stunting merupakan masalah nasional yang kini dihadapi oleh Negara Indonesia. Salah satu kebijakan untuk menanggulangi stunting di Indonesia adalah Program Intervensi Gizi Sensitif dan Gizi Spesifik. Tujuan : penelitian ini guna mendeskripsikan Implementasi Program Intervensi Gizi Sensitif dan Gizi Spesifik dalam Penurunan Stunting oleh Dinas Kesehatan di Kabupaten Karo dan untuk menganalisis faktor penghambat dan pendukungnya serta upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Metode : penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan : penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Program Intervensi Gizi Sensitif dan Gizi Spesifik dalam Penurunan Stunting oleh Dinas Kesehatan di Kabupaten Karo belum efektif. Hal ini dibuktikan dengan beberapa variabel yang peneliti gunakan sebagai acuan yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Kesimpulan : Keseluruhan variabel belum berjalan optimal, sehingga masih diperlukan peningkatan pada faktor internal yaitu peningkatan koordinasi dengan OPD terkait, sumber daya dibidang kompetensi pegawai di puskesmas serta pemenuhan alat ukur yang valid, peningkatan kuantitas kinerja melalui konsistensi kegiatan, selain itu diperlukan suatu komitmen dalam pembagian tugas yang jelas antara Intervensi Gizi Sensitif dan Gizi Spesifik agar program dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Diharapkan pada variabel tersebut untuk segera dilakukan perbaikan agar kebijakan Intervensi Gizi Sensitif dan Spesifik dapat benar-benar menurunkan jumlah stunting khususnya di Kabupaten Karo. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 09 Apr 2026
Export