Detail Katalog

ID: 31933
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH (LKPD) DI KABUPATEN TANAH BUMBU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN / MUHAMMAD ILAL HAMDI

Pengarang:
MUHAMMAD ILAL HAMDI ; Decky Dwi Utomo
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Keuangan daerah
Deskripsi Fisik:
14 : ilus
Nomor Panggil:
336.013 598 365 2 MUH k
Control Number:
INLIS000000001195152
BIB ID:
0010-0426000297
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) harus berdasarkan peraturan dan pedoman yang telah ditetapkan, seiring perkembangan zaman tata cara pengelolaan keuangan selalu berubah menjadi lebih baik. Berdasarkan aturan terbaru laporan keuangan saat ini disusun menggunakan sebuah aplikasi yang telah terintegrasi yaitu Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Dalam penyusunan laporan keuangan, penerapan SIPD masih terdapat beberapa permasalahan dan kualitas dari kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) juga mempengaruhi hasil dari kualitas laporan keuangan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas dari LKPD, faktor kendala penyusunan LKPD, dan upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu faktor kendala tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk informan ditentukan penulis dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak lima orang. Teknik analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil/Temuan: Penggunaan aplikasi SIPD pada proses penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) di Kabupaten Tanah Bumbu belum dapat terlaksana sepenuhnya karena terdapat beberapa masalah pada sistemnya, sehingga penyusunan laporan keuangan menggunakan cara manual. Pada pelaksanaan penyusunan laporan keuangan selain terkendala pada aplikasi SIPD dan kualitas dari Sumber Daya Manusia juga berpengaruh dimana terdapat beberapa bendahara dari beberapa SKPD yang terlambat dalam menyampaikan laporan keuangannya sehingga terjadi keterlambatan dalam penysunan laporan keuangan. Hal ini dikarenakan pemahaman akuntansinya yang kurang, sehingga syarat normatif laporan keuangan dikatakan berkualitas tidak tercapai. Syarat kualitas laporan keuangan yang tidak tercapai ini yaitu relevan, untuk itu pemerintah daerah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah tersebut. Kesimpulan: Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dengan menggunakan aplikasi SIPD belum dapat berjalan sepenuhnya dikarenakan masih terdapat beberapa masalah pada sistemnya yang mengharuskan penyusunan laporan keuangan dilakukan secara manual. Selain terkendala pada aplikasi SIPD, proses penyusunan laporan keuangan juga terkendala pada kualitas dari SDM nya. Untuk mengatasi masalah tersebut pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas laporan keuangan pemerintah dengan menyusun laporan keuangan secara manual dan tetap memperhatikan prosedur penyusunan laporan keuangan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kemudian melakukan evaluasi kebutuhan dan kinerja Sumber Daya Aparatur (SDA) pada setiap SKPD dan membuatkan BIMTEK (Bimbingan Teknis), pelatihan-pelatihan atau diklat untuk menambah pengetahuan dan skill pegawai yang bekerja sebagai akuntan di masing-masing SKPD. Dan juga melakukan regenrasi pegawai untuk meningkatkan kualitas SDM.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06852/IPDN/2023 336.013 598 365 2 MUH k Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195152 1
005 _ _ 20260410030936 2
035 # # $a 0010-0426000297 3
245 1 # $a KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH (LKPD) DI KABUPATEN TANAH BUMBU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN /$c MUHAMMAD ILAL HAMDI 4
100 _ # $a MUHAMMAD ILAL HAMDI 5
300 # # $a 14 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14976 7
700 _ # $a Decky Dwi Utomo 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 336.013 598 365 2 10
084 # # $a 336.013 598 365 2 MUH k 11
650 # 4 $a Keuangan daerah 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) harus berdasarkan peraturan dan pedoman yang telah ditetapkan, seiring perkembangan zaman tata cara pengelolaan keuangan selalu berubah menjadi lebih baik. Berdasarkan aturan terbaru laporan keuangan saat ini disusun menggunakan sebuah aplikasi yang telah terintegrasi yaitu Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Dalam penyusunan laporan keuangan, penerapan SIPD masih terdapat beberapa permasalahan dan kualitas dari kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) juga mempengaruhi hasil dari kualitas laporan keuangan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas dari LKPD, faktor kendala penyusunan LKPD, dan upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu faktor kendala tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk informan ditentukan penulis dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak lima orang. Teknik analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil/Temuan: Penggunaan aplikasi SIPD pada proses penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) di Kabupaten Tanah Bumbu belum dapat terlaksana sepenuhnya karena terdapat beberapa masalah pada sistemnya, sehingga penyusunan laporan keuangan menggunakan cara manual. Pada pelaksanaan penyusunan laporan keuangan selain terkendala pada aplikasi SIPD dan kualitas dari Sumber Daya Manusia juga berpengaruh dimana terdapat beberapa bendahara dari beberapa SKPD yang terlambat dalam menyampaikan laporan keuangannya sehingga terjadi keterlambatan dalam penysunan laporan keuangan. Hal ini dikarenakan pemahaman akuntansinya yang kurang, sehingga syarat normatif laporan keuangan dikatakan berkualitas tidak tercapai. Syarat kualitas laporan keuangan yang tidak tercapai ini yaitu relevan, untuk itu pemerintah daerah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah tersebut. Kesimpulan: Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dengan menggunakan aplikasi SIPD belum dapat berjalan sepenuhnya dikarenakan masih terdapat beberapa masalah pada sistemnya yang mengharuskan penyusunan laporan keuangan dilakukan secara manual. Selain terkendala pada aplikasi SIPD, proses penyusunan laporan keuangan juga terkendala pada kualitas dari SDM nya. Untuk mengatasi masalah tersebut pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas laporan keuangan pemerintah dengan menyusun laporan keuangan secara manual dan tetap memperhatikan prosedur penyusunan laporan keuangan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kemudian melakukan evaluasi kebutuhan dan kinerja Sumber Daya Aparatur (SDA) pada setiap SKPD dan membuatkan BIMTEK (Bimbingan Teknis), pelatihan-pelatihan atau diklat untuk menambah pengetahuan dan skill pegawai yang bekerja sebagai akuntan di masing-masing SKPD. Dan juga melakukan regenrasi pegawai untuk meningkatkan kualitas SDM. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name