Detail Katalog

ID: 31953
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBERDAYAMANUSIA DAERAH KOTA MAKASSAR PROVINSI SULAWESI SELATAN / MUH. ALDI ANAS

Pengarang:
MUH. ALDI ANAS ; Ni Gusti Made Ayu Ambarawati
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Pegawai Negri Sipil
Deskripsi Fisik:
14
Nomor Panggil:
352.630 959 847 71 MUH p
Control Number:
INLIS000000001195172
BIB ID:
0010-0426000317
Catatan
Masalah/Latar Belakang (GAP): Dengan realisasi kinerja pada tahun 2020 yang dimana tahun 2020 kegiatan diklat yang tidak terlaksana dengan baik dikarenakan masa peralihan dari pandemic ke masa pasca pandemic covid-19 bahwa yang menyebabkan banyak kegiatan pemerintahan menjadi tidak terlaksana sehingga capaian realisasi kinerja tahun 2020 untuk indikator presentase pejabat ASN yang telah mengikuti diklat struktural hanya 0% tetapi pada tahun 2021 capaian kinerja untuk indikator tersebut masih tetap sama diangka 0% . Tujuan: maka penulis menganalisis bahwa pengembangan kompetensi manajerial di Kota Makassar belum berjalan dengan maksimal. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitiandeskriptif-kualitatif dengan pendekatan induktif. Analisis deskriptif merupakan jenis penelitian yang bertujuan untuk mengetahui nilai dari masing-masing variabel penelitian, dapat digunakan untuk mengetahui nilai dari satu variabel yang sifatnya independen tanpa melakukan perbandingan ataupun membuat hubungan dengan variabel yang lain. Hasil/Temuan: Pengembangan kompetensi yang dilakukan oleh BKPSDMD belum berjalan dengan efektif. Hal tersebut disebabkan karena kurangnya kerjasama yang dibangun oleh dengan PNS di Kota Makassar, belum maksimalnya pelaksanaan Analisis Kebutuhan Diklat (AKD), tidak efektifnya penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan, masih ada intervensi politik terhadap pelaksanaan mutasi, serta belum maksimalnya pemberian motivasi kepada PNS Kota Makassar. Padahal anggaran BKPSDMD Makassar sudah cukup memadai untuk pengelolaan pengembangan kompetensi manajerial PNS. Kesimpulan: Faktor pendukung dalam pengembangan kompetensi PNS pada meliputi adanya ketersediaan anggaran yang cukup, adanya komitmen kuat yang dibangun oleh setiap stakeholder dalam mendukung pengembangan kompetensi manajerial PNS, faktor ekonomi Indonesia yang mengalami kenaikan pesat di tahun 2022, adanya dukungan dari faktor kemajuan dan perkembangan teknologi serta Adanya regulasi pemerintah yang mendukung pengembangan kompetensi manajerial PNS
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06872/IPDN/2023 352.630 959 847 71 MUH p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195172 1
005 _ _ 20260413083945 2
035 # # $a 0010-0426000317 3
245 1 # $a PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBERDAYAMANUSIA DAERAH KOTA MAKASSAR PROVINSI SULAWESI SELATAN /$c MUH. ALDI ANAS 4
100 _ # $a MUH. ALDI ANAS 5
300 # # $a 14 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15458 7
700 _ # $a Ni Gusti Made Ayu Ambarawati 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 352.630 959 847 71 10
084 # # $a 352.630 959 847 71 MUH p 11
650 # 4 $a Pegawai Negri Sipil 12
520 # # $a Masalah/Latar Belakang (GAP): Dengan realisasi kinerja pada tahun 2020 yang dimana tahun 2020 kegiatan diklat yang tidak terlaksana dengan baik dikarenakan masa peralihan dari pandemic ke masa pasca pandemic covid-19 bahwa yang menyebabkan banyak kegiatan pemerintahan menjadi tidak terlaksana sehingga capaian realisasi kinerja tahun 2020 untuk indikator presentase pejabat ASN yang telah mengikuti diklat struktural hanya 0% tetapi pada tahun 2021 capaian kinerja untuk indikator tersebut masih tetap sama diangka 0% . Tujuan: maka penulis menganalisis bahwa pengembangan kompetensi manajerial di Kota Makassar belum berjalan dengan maksimal. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitiandeskriptif-kualitatif dengan pendekatan induktif. Analisis deskriptif merupakan jenis penelitian yang bertujuan untuk mengetahui nilai dari masing-masing variabel penelitian, dapat digunakan untuk mengetahui nilai dari satu variabel yang sifatnya independen tanpa melakukan perbandingan ataupun membuat hubungan dengan variabel yang lain. Hasil/Temuan: Pengembangan kompetensi yang dilakukan oleh BKPSDMD belum berjalan dengan efektif. Hal tersebut disebabkan karena kurangnya kerjasama yang dibangun oleh dengan PNS di Kota Makassar, belum maksimalnya pelaksanaan Analisis Kebutuhan Diklat (AKD), tidak efektifnya penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan, masih ada intervensi politik terhadap pelaksanaan mutasi, serta belum maksimalnya pemberian motivasi kepada PNS Kota Makassar. Padahal anggaran BKPSDMD Makassar sudah cukup memadai untuk pengelolaan pengembangan kompetensi manajerial PNS. Kesimpulan: Faktor pendukung dalam pengembangan kompetensi PNS pada meliputi adanya ketersediaan anggaran yang cukup, adanya komitmen kuat yang dibangun oleh setiap stakeholder dalam mendukung pengembangan kompetensi manajerial PNS, faktor ekonomi Indonesia yang mengalami kenaikan pesat di tahun 2022, adanya dukungan dari faktor kemajuan dan perkembangan teknologi serta Adanya regulasi pemerintah yang mendukung pengembangan kompetensi manajerial PNS 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name