Detail Katalog

ID: 31972
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

ANALISIS SMART GOVERNANCE DI KABUPATEN REMBANG / Yashinta Gusti Vallenty

Pengarang:
Yashinta Gusti Vallenty ; Sadu Wasistiono
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Administrasi Pemerintahan Daerah
Deskripsi Fisik:
10
Nomor Panggil:
352.150 959 826 73 YAS a
Control Number:
INLIS000000001195191
BIB ID:
0010-0426000336
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): (Berisi background yang melatarbelakangi penelitian). Penulis berfokus pada Smart Governance oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Rembang. Berdasarkan dengan hasil evaluasi yang dilakukan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengenai SPBE Tahun 2021, nilai indeks SPBE terhadap 15 Kabupaten/Kota yang memiliki pogram Smart City di Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Rembang dinilai masih dalam angka yang rendah. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini Tujuannya untuk mengetahui dan menganalisis Smart Governance oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Rembang. Metode: Metode yang digunakan dalam menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Teknik penegumpulan data diperoleh dari berbagai sumber data guna mennjawab permasalahan peneliti menggunakan data primer dan sekunder dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dokumentasi, dan triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tiga dimensi smart governance yang dikemukakan oleh Cohen, bahwa smart governance sudah baik. Namun, ada beberapa hal yang harus diperbaiki dan ditambahkan. Seperti perluasan pembayaran online dalam penyelenggaraan pemerintahan perlu diperluas kembali, infrastruktur seperti ketersediaan wifi umum gratis, data center, integrasi pelayanan kesehatan dan keselamatan perlu ditingkatkan dan ditambah jumlahnya. Oleh karena itu, peneliti menyarankan kepada Dinas Komunikasi, Informasi Kabupaten Rembang untuk membangun super apps, membangun data center yang ideal serta mengajak pihak di luar pemerintahan untuk melakukan produksi data pada Portal Open Kabupaten Rembang Kesimpulan: Proses Smart Governance di Kabupaten Rembang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Rembang sudah terlaksana dengan baik dan tentunya perlu dimaksimalkan dan ditingkatkan mengingat TIK yang selalu berkembang setiap saatnya.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06891/IPDN/2023 352.150 959 826 73 YAS a Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195191 1
005 _ _ 20260413091849 2
035 # # $a 0010-0426000336 3
245 1 # $a ANALISIS SMART GOVERNANCE DI KABUPATEN REMBANG /$c Yashinta Gusti Vallenty 4
100 _ # $a Yashinta Gusti Vallenty 5
300 # # $a 10 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14478 7
700 _ # $a Sadu Wasistiono 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 352.150 959 826 73 10
084 # # $a 352.150 959 826 73 YAS a 11
650 # 4 $a Administrasi Pemerintahan Daerah 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): (Berisi background yang melatarbelakangi penelitian). Penulis berfokus pada Smart Governance oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Rembang. Berdasarkan dengan hasil evaluasi yang dilakukan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengenai SPBE Tahun 2021, nilai indeks SPBE terhadap 15 Kabupaten/Kota yang memiliki pogram Smart City di Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Rembang dinilai masih dalam angka yang rendah. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini Tujuannya untuk mengetahui dan menganalisis Smart Governance oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Rembang. Metode: Metode yang digunakan dalam menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Teknik penegumpulan data diperoleh dari berbagai sumber data guna mennjawab permasalahan peneliti menggunakan data primer dan sekunder dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dokumentasi, dan triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tiga dimensi smart governance yang dikemukakan oleh Cohen, bahwa smart governance sudah baik. Namun, ada beberapa hal yang harus diperbaiki dan ditambahkan. Seperti perluasan pembayaran online dalam penyelenggaraan pemerintahan perlu diperluas kembali, infrastruktur seperti ketersediaan wifi umum gratis, data center, integrasi pelayanan kesehatan dan keselamatan perlu ditingkatkan dan ditambah jumlahnya. Oleh karena itu, peneliti menyarankan kepada Dinas Komunikasi, Informasi Kabupaten Rembang untuk membangun super apps, membangun data center yang ideal serta mengajak pihak di luar pemerintahan untuk melakukan produksi data pada Portal Open Kabupaten Rembang Kesimpulan: Proses Smart Governance di Kabupaten Rembang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Rembang sudah terlaksana dengan baik dan tentunya perlu dimaksimalkan dan ditingkatkan mengingat TIK yang selalu berkembang setiap saatnya. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name