Detail Katalog

ID: 31997
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PENGAWASAN BANGUNAN LIAR OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DIKABUPATEN SIDOARJO PROVINSI JAWA TIMU / Marpaung, Angela Kristin

Pengarang:
Marpaung, Angela Kristin ; Wiredarme
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Bangunan
Deskripsi Fisik:
9
Nomor Panggil:
690.598 286 2 MAR p
Control Number:
INLIS000000001195216
BIB ID:
0010-0426000361
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang: Pertumbuhan penduduk diakibatkan oleh arus urbanisasi berdampak pada permintaan lahan yang makin meningkat, baik digunakan untuk kebutuhan sosial, budaya maupun ekonomi sehungga menyebabkan banyaknya masyarakat medirikan bangunan liar di taman kota, pinggir rel kereta api dan sempadan sungai, sering dijakan lokasi tempat tinggal yang melanggar Peraturan Daerah yang berlaku. Satuan Polisi Pamong Praja memiliki tugas dan tanggung jawab dalam menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan di daerah sangat penting untuk mengatasi permasalahan-permasalahan sosial yang sering terjadi di masyarakat. Dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab khususnya pada saat menertibkan bangunan tanpa izin atau bangunan liar, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sidoarjo sering mendapatkan perlawanan darimasyarakat, salah satu faktornya adalah kurangnya pendekatan kepada masyarakat sebelum melaksanakan tugas. Salah satu upaya untuk menghadapi permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan pendekatan yang sifatnya mengajak atau memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar dapat memahami tujuan dan maksud dari penertiban dan mau menaati kebijakan yang sudah dibuat pemerintah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pengawasan Bangunan Liar dilakukan serta mendeskripsikan faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaan pengawasan Bangunan Liar oleh Satuan Polisi Pamong Praja di Kabupaten Sidoarjo. Metode:Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif. Penentuan informan dan responden dalam penelitian ini menggunakan Teknik purposive sampling dan, dengan Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Satuan Polisi Pamong Praja dalam Pengawasan Bangunan Liar di Kabupaten Sidoarjo telah dijalankan namun belum maksimal. Adapun yang menjadi faktor penghambat yaitu 1) Keterbatasan anggaran pada setiap pelaksanaan, 2) terbatasnya ketersediaan sarana dan prasarana 3) kurangnya kesadaran masyarakat terhadap Perda yang berlaku. terdapat faktor pendukung yakni, mengenai terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang efektif di lingkungan internal (antar lingkup Satpol PP) maupun eksternal (dinas yang bekerjasama dengan Satpol PP). Direkomendasikan agar dilakukan peningkatan sosialisasi Perda, peningkatan anggaran sarana dan prasarana, memberikan sanski tegas terhadap pelanggar, serta dilakukan pendataan pelaporan yang akurat dan dibuat system untuk dinas-dinas yang bekerjasama, secara online agar setiap bangunan yang ada di Kabupaten Sidoarjo dapat dipantau dengan efektif.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06916/IPDN/2023 690.598 286 2 MAR p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195216 1
005 _ _ 20260413095916 2
035 # # $a 0010-0426000361 3
245 1 # $a PENGAWASAN BANGUNAN LIAR OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DIKABUPATEN SIDOARJO PROVINSI JAWA TIMU /$c Marpaung, Angela Kristin 4
100 _ # $a Marpaung, Angela Kristin 5
300 # # $a 9 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14179 7
700 _ # $a Wiredarme 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 690.598 286 2 10
084 # # $a 690.598 286 2 MAR p 11
650 # 4 $a Bangunan 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang: Pertumbuhan penduduk diakibatkan oleh arus urbanisasi berdampak pada permintaan lahan yang makin meningkat, baik digunakan untuk kebutuhan sosial, budaya maupun ekonomi sehungga menyebabkan banyaknya masyarakat medirikan bangunan liar di taman kota, pinggir rel kereta api dan sempadan sungai, sering dijakan lokasi tempat tinggal yang melanggar Peraturan Daerah yang berlaku. Satuan Polisi Pamong Praja memiliki tugas dan tanggung jawab dalam menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan di daerah sangat penting untuk mengatasi permasalahan-permasalahan sosial yang sering terjadi di masyarakat. Dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab khususnya pada saat menertibkan bangunan tanpa izin atau bangunan liar, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sidoarjo sering mendapatkan perlawanan darimasyarakat, salah satu faktornya adalah kurangnya pendekatan kepada masyarakat sebelum melaksanakan tugas. Salah satu upaya untuk menghadapi permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan pendekatan yang sifatnya mengajak atau memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar dapat memahami tujuan dan maksud dari penertiban dan mau menaati kebijakan yang sudah dibuat pemerintah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pengawasan Bangunan Liar dilakukan serta mendeskripsikan faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaan pengawasan Bangunan Liar oleh Satuan Polisi Pamong Praja di Kabupaten Sidoarjo. Metode:Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif. Penentuan informan dan responden dalam penelitian ini menggunakan Teknik purposive sampling dan, dengan Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Satuan Polisi Pamong Praja dalam Pengawasan Bangunan Liar di Kabupaten Sidoarjo telah dijalankan namun belum maksimal. Adapun yang menjadi faktor penghambat yaitu 1) Keterbatasan anggaran pada setiap pelaksanaan, 2) terbatasnya ketersediaan sarana dan prasarana 3) kurangnya kesadaran masyarakat terhadap Perda yang berlaku. terdapat faktor pendukung yakni, mengenai terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang efektif di lingkungan internal (antar lingkup Satpol PP) maupun eksternal (dinas yang bekerjasama dengan Satpol PP). Direkomendasikan agar dilakukan peningkatan sosialisasi Perda, peningkatan anggaran sarana dan prasarana, memberikan sanski tegas terhadap pelanggar, serta dilakukan pendataan pelaporan yang akurat dan dibuat system untuk dinas-dinas yang bekerjasama, secara online agar setiap bangunan yang ada di Kabupaten Sidoarjo dapat dipantau dengan efektif. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 13 Apr 2026
Export